charger.my.id
Bengkulu InFight Camp Gelar Internal Fight, Siapkan Fighter Muda Menuju Level Nasional

Charger | Bengkulu – Bengkulu InFight Camp sukses menggelar Internal Fight sebagai langkah awal pembinaan atlet secara berjenjang. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (27/12/2025) ini diikuti oleh fighter internal dan difokuskan pada pembentukan fondasi mental, teknik, serta kesiapan bertanding para petarung pemula.

Pembina Bengkulu InFight Camp, Dedy Armansyah, yang juga merupakan orang tua dari atlet nasional kebanggaan Bengkulu, Deni Arif dan Deni Daffa, menegaskan bahwa kegiatan ini sengaja dibatasi untuk internal guna memperkuat konsolidasi tim.

“Alhamdulillah, hari ini kami baru saja menyelesaikan internal fight di Bengkulu InFight Camp. Internal fight ini memang hanya diikuti oleh anggota kami sendiri. Untuk saat ini kami belum membuka ke peserta luar, karena kami ingin mempersiapkan internal agar lebih solid,” tegas Dedy.

Ia menjelaskan, fighter yang bertanding merupakan para pemula yang diproyeksikan menjadi tulang punggung Bengkulu di masa depan. Menurutnya, pembinaan tidak bisa instan dan harus dimulai dari tahapan paling dasar.

“Yang bertanding hari ini adalah fighter-fighter pemula. Harapan kami, ke depan mereka bisa berkembang dan menjadi fighter yang dapat diandalkan di event-event nasional. Sejauh apa pun langkah yang ingin ditempuh, semuanya harus dimulai dari langkah pertama,” ujarnya.

Dedy menambahkan, internal fight ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan regenerasi petarung Bengkulu InFight Camp yang selama ini telah menorehkan prestasi hingga level internasional.

“Ini adalah upaya kami untuk menyiapkan estafet petarung Bengkulu InFight Camp agar terus berlanjut dan berkembang lebih jauh,” lanjutnya.

Disiapkan Jadi Agenda Tahunan

Terkait keberlanjutan kegiatan, Dedy memastikan internal fight tidak berhenti sebagai event satu kali. Bengkulu InFight Camp berencana menjadikannya agenda rutin tahunan dengan dukungan berbagai pihak.

“Ke depan kami berencana berkolaborasi dengan BPD HIPMI Bengkulu, sehingga event seperti ini bisa digelar setiap tahun. Tinggal kami atur nomor pertandingan dan regulasinya,” jelasnya.

Untuk tahap awal, aturan pertandingan masih dibatasi, mulai dari boxing dengan pukulan terbatas, boxing dengan bantingan, hingga MMA dengan regulasi terbatas.

“Ke depan bisa berkembang ke submission wrestling, bantingan dan kuncian diperbolehkan, atau bahkan masuk ke rule MMA penuh. Semua akan kami atur bertahap agar kualitas event meningkat dari tahun ke tahun,” kata Dedy.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan BPD HIPMI Bengkulu. Terima kasih juga kepada Yosia Yodan dan seluruh tim serta kru yang hari ini benar-benar bekerja keras demi suksesnya acara,” ucapnya.

Petakan Fighter Potensial, Siap Dibina Serius

Selain memperebutkan medali dan piagam, internal fight ini juga menjadi ajang pemetaan atlet potensial. Dari pertandingan tersebut, tim pelatih mencatat nama-nama fighter yang akan mendapat pembinaan lanjutan.

“Pemenang hari ini kami catat sebagai fighter potensial. Ke depan mereka akan kami bina lebih serius dan diarahkan ke event regional hingga nasional,” tegas Dedy.

Meski animo cukup tinggi, peserta sengaja dibatasi hanya 20 orang agar penyelenggaraan tetap terkendali.

“Kami batasi agar skalanya kecil dulu. Dari sini kami belajar, supaya ke depan bisa menggelar event dengan skala yang lebih besar dan lebih sempurna,” tambahnya.

Sebanyak 10 kelas dipertandingkan, mulai dari kelas 45 kilogram hingga 90 kilogram.

Latihan Terbuka untuk Umum

Dedy juga menegaskan bahwa Bengkulu InFight Camp terbuka bagi masyarakat umum, baik untuk kebugaran maupun pembinaan atlet prestasi.

“Latihan terbuka untuk umum, tapi kami juga membina atlet yang ingin serius hingga ke level nasional dan profesional. Untuk atlet tentu dituntut waktu, tenaga, dan pengorbanan, karena kami melatih dengan seluruh keilmuan yang kami miliki,” jelasnya.

Lokasi latihan berada di Kompleks Stadion Bola Sawah Lebar. Berbagai cabang bela diri full contact dilatih, mulai dari MMA, Muay Thai, Kickboxing, Wushu, Combat Sambo, hingga pengembangan Karate Combat. Bahkan dua fighter Bengkulu InFight Camp telah mendapatkan tawaran tampil di Kejuaraan Nasional pada 1 Februari mendatang.

Untuk pendaftaran, saat ini Bengkulu InFight Camp menerima peserta mulai usia SMP ke atas dan belum membuka kelas untuk anak-anak tingkat SD.

DPRD Dorong Dukungan Pemerintah

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bengkulu sekaligus Pembina Bengkulu InFight Camp dan Ketua Sambo Bengkulu, Asman, turut mengapresiasi pelaksanaan internal fight tersebut.

“Insyaallah pertandingan hari ini berjalan lancar. Fighter berjibaku dengan semangat, dan panitia bekerja dengan sangat baik,” ujar Asman.

Ia menilai event berjenjang seperti ini sangat penting untuk memotivasi atlet agar terus berlatih dan memiliki tujuan yang jelas.
“Dengan adanya event seperti ini, fighter tidak hanya berlatih, tapi juga punya wadah dan jenjang yang nyata,” katanya.

Asman menegaskan, MMA dan bela diri lainnya harus menjadi ruang positif bagi generasi muda Bengkulu.

“Daripada tawuran, keributan di jalan, atau balap liar, lebih baik bakat dan energi anak-anak muda disalurkan ke sini,” tegasnya.
Sebagai anggota dewan, Asman mendorong dukungan konkret dari pemerintah, khususnya terkait sarana dan prasarana latihan.

“Ini membawa nama daerah. Pembinaan harus diakomodir dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menyoroti minimnya publikasi prestasi atlet Bengkulu, meski telah meraih hasil membanggakan di tingkat nasional dan internasional, termasuk medali perak SEA Games Filipina dan medali perunggu di Pekan Olahraga Nasional.

“Ke depan, sinergi dengan pemerintah harus diperkuat agar prestasi anak-anak Bengkulu dikenal dan diapresiasi,” pungkas Asman.

Didukung BPD HIPMI Bengkulu, Internal Fight Event 2025 Bengkulu Infight Camp Cetak Bibit Atlet MMA Berprestasi

Charger | Bengkulu — Internal Fight Event 2025 yang digelar oleh Bengkulu Infight Camp berlangsung sukses di Sasana Infight Camp, Stadion Sawah Lebar, Kota Bengkulu, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus evaluasi kemampuan para atlet Mixed Martial Arts (MMA) binaan Bengkulu Infight Camp.
Ketua Panitia, Dewo Handiko, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman bertanding dan berkompetisi bagi para atlet, sehingga mampu meningkatkan kemampuan teknis sekaligus prestasi mereka ke depan.

“Melalui internal fight event yang diikuti oleh 20 peserta ini, para atlet mendapatkan pengalaman bertanding yang sesungguhnya. Harapannya, kemampuan mereka meningkat dan ke depan bisa berprestasi serta membawa nama Bengkulu di event-event yang lebih besar,” ujar Dewo.

Pembina Bengkulu Infight Camp, Rahmat Novar Riawan, dalam sambutannya membuka acara dengan pantun untuk mencairkan suasana. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar pertandingan, melainkan sarana pembinaan mental, teknik, dan sportivitas atlet.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat juga menyampaikan apresiasi kepada para senior bela diri Bengkulu, di antaranya Asman yang merupakan ketua Sambo Bengkulu dan juga anggota DPRD Kota Bengkulu periode 2024-2029 serta Dedy Armansah, selaku Ketua Umum WUSHU Provinsi Bengkulu.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memotivasi atlet agar mampu menampilkan hasil latihan di arena, sekaligus menjaring bibit-bibit baru petarung MMA yang akan menjadi penerus atlet Bengkulu di masa depan.

“Bengkulu telah membuktikan memiliki atlet dan pelatih yang mampu bersaing hingga tingkat internasional. Ini harus terus kita kembangkan,” tegasnya.

Selain pembinaan atlet, kegiatan ini juga bertujuan menjaga silaturahmi antarpetarung serta menanamkan nilai sportivitas. Rahmat menekankan bahwa fair play merupakan nilai tertinggi dalam setiap pertandingan, yang diwujudkan dengan menghargai lawan, bertanding secara jujur, dan tidak berlaku curang.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari BPD HIPMI Bengkulu, khususnya Ketua Yosiar Yodan, serta pihak-pihak lain yang turut mendukung terselenggaranya acara tersebut. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para wasit dan juri yang diharapkan dapat menjalankan tugas secara adil dan profesional.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu yang diwakili Ketua OKK, Singgih Tri Wibowo, menyampaikan bahwa kolaborasi antara HIPMI Bengkulu dan Bengkulu Infight Camp merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan olahraga bela diri di daerah.

Ia juga menyampaikan pesan Ketua BPD HIPMI Bengkulu bahwa sportivitas merupakan nilai tertinggi dalam sebuah pertandingan. Menurutnya, latihan dan kompetisi tidak akan bermakna apabila tidak dilandasi nilai kejujuran dan ketulusan.
Dalam sambutannya, Singgih turut membagikan kisah inspiratif petinju dunia Manny Pacquiao, yang lahir dari keluarga sederhana dan tumbuh dalam keterbatasan. Namun, melalui ketekunan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah, Pacquiao mampu bangkit dan meraih puncak prestasi dunia.

“Kisah ini mengajarkan bahwa kesulitan bukanlah penghalang, melainkan proses yang membentuk seseorang menjadi lebih kuat. Atlet-atlet Bengkulu harus menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkembang,” pungkasnya.

Internal Fight Event 2025 diharapkan menjadi agenda rutin Bengkulu Infight Camp dalam mencetak atlet MMA berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Ekonomi Bengkulu 2025 Cerita Angka, Kerja Nyata dan Prestasi Yang Terasa

Catatan Ekonomi Akhir Tahun 2025
Oleh: Riswan

 

Charger| Bengkulu – Tahun 2025 pantas dikenang sebagai fase ketika ekonomi Bengkulu mulai rapi dan tertata. Sejak pasangan Gubernur Helmi Hasan–Mian resmi menjabat pada Februari hingga menutup Desember 2025 denyut ekonomi daerah ini bergerak stabil tidak meledak-ledak, namun juga jauh dari kata lesu. Ibarat memasak gulai khas Bengkulu, apinya kecil, tapi bumbunya meresap sampai ke tulang.

Data BPS Provinsi Bengkulu menunjukkan pertumbuhan ekonomi Bengkulu sepanjang 2025 berada di kisaran 4,5–5 persen (year on year). Angka ini mencerminkan kondisi ekonomi yang cukup sehat di tengah tekanan global dan dinamika nasional. Menariknya, mesin pertumbuhan Bengkulu masih ditopang sektor-sektor yang dekat dengan kehidupan rakyat konsumsi rumah tangga, pertanian, perdagangan, serta jasa pendidikan dan kesehatan. Artinya, ekonomi tumbuh karena rakyat bekerja, berdagang dan berbelanja bukan karena mainan statistik.

Dari sisi fiskal, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bengkulu 2025 tercatat di kisaran Rp1,1–1,3 triliun, sementara total belanja daerah berada pada rentang Rp4,5–5 triliun. Struktur ini menegaskan karakter fiskal Bengkulu yang ekspansif dan pro-rakyat dengan belanja pembangunan dan layanan publik tetap menjadi prioritas. Ketergantungan pada transfer pusat memang masih terasa, namun arah kebijakannya jelas PAD diperkuat belanja dijaga agar produktif dan berdampak langsung.

Belanja yang paling mudah dirasakan masyarakat adalah pembangunan infrastruktur jalan provinsi. Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Bengkulu, sepanjang 2025 sekitar 200–230 kilometer jalan provinsi berhasil diperbaiki hingga kondisi mantap dan mulus, menggunakan anggaran ratusan miliar rupiah dari APBD dan dukungan pusat. Masih ada sekitar 100–120 kilometer ruas jalan yang rusak atau dalam tahap perencanaan yang akan dituntaskan secara bertahap pada tahun berikutnya.

Dampaknya sederhana namun signifikan biaya logistik menurun, distribusi hasil pertanian lebih lancar dan ekonomi desa tidak lagi tersendat oleh lubang jalan. Tak heran jika “jalan mulus” menjelma menjadi kebijakan ekonomi paling populer di Bengkulu.

Prestasi lain datang dari program gratis yang konsisten dijalankan, seperti ambulans gratis, layanan kesehatan dan BPJS gratis serta penguatan layanan dasar. Dalam perspektif ekonomi publik, kebijakan ini adalah investasi sosial menekan pengeluaran rumah tangga, menjaga produktivitas dan memperkuat daya beli.

Dengan tingkat pengangguran relatif rendah di Sumatra dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus meningkat, Bengkulu menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi bukan sekadar angka di laporan, tetapi nyata dalam kualitas hidup. Setahun kepemimpinan Helmi Hasan–Mian membuktikan bahwa ekonomi daerah tumbuh bukan karena gaduh, melainkan karena kerja keras, arah jelas dan keberpihakan pada rakyat.

Sidomulyo, Selamat Tahun Baru 2026

OJK Terbitkan POJK 32/2025 untuk Atur Layanan Beli Sekarang Bayar Nanti

Charger | Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32 Tahun 2025 (POJK 32/2025) tentang Penyelenggaraan Beli Sekarang Bayar Nanti (Buy Now Pay Later/BNPL). Regulasi ini diterbitkan sebagai langkah mitigasi risiko atas pesatnya perkembangan pembiayaan digital di sektor jasa keuangan, Rabu (24 Desember 2025).

POJK 32/2025 bertujuan memberikan kepastian hukum, memperkuat tata kelola dan manajemen risiko, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan. Selain itu, pengaturan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri pembiayaan digital yang sehat dan berkelanjutan, sejalan dengan transformasi digital dan upaya peningkatan inklusi keuangan nasional.

Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa penyelenggaraan layanan BNPL hanya dapat dilakukan oleh Bank Umum dan Perusahaan Pembiayaan. Bank Umum dapat menyelenggarakan BNPL sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perbankan, sedangkan Perusahaan Pembiayaan wajib memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari OJK. Penyelenggaraan BNPL dapat dilakukan secara konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah.

POJK ini juga mengatur karakteristik BNPL, antara lain digunakan untuk pembiayaan pembelian barang dan/atau jasa secara nontunai, tanpa agunan, memiliki batas plafon tertentu, serta diselenggarakan melalui sistem elektronik dengan skema pembayaran angsuran yang disepakati.

Selain itu, penyelenggara BNPL diwajibkan menerapkan prinsip kehati-hatian, perlindungan konsumen, serta perlindungan data pribadi nasabah atau debitur.

Penyelenggara juga harus memberikan keterbukaan informasi yang jelas dan mudah dipahami, termasuk terkait sumber dana pembiayaan, jumlah dan frekuensi cicilan, serta informasi lain yang ditetapkan OJK.
POJK 32/2025 turut mengatur mekanisme penagihan, kewajiban pelaporan kepada OJK, serta ketentuan penghentian penyelenggaraan BNPL, baik atas inisiatif penyelenggara maupun atas perintah OJK.

OJK juga memiliki kewenangan untuk menetapkan kebijakan tertentu, termasuk batas maksimum manfaat ekonomi bagi Perusahaan Pembiayaan dalam penyelenggaraan BNPL.
POJK 32 Tahun 2025 mulai berlaku sejak diundangkan pada 15 Desember 2025. OJK berharap, dengan berlakunya aturan ini, layanan BNPL dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, mendukung inklusi keuangan, serta berkembang secara bertanggung jawab dalam pengawasan yang efektif.

UMP Bengkulu 2026 Naik 5,89 Persen, Syarifudin: Sesuai Regulasi dan Daya Beli Pekerja

Charger | Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Bengkulu Tahun 2026 sebesar Rp 2.827.250,90. Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Bengkulu Nomor K.646/DKKTRANS/Tahun 2025 tanggal 22 Desember 2025.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, Syarifudin, menjelaskan bahwa UMP Bengkulu 2026 mengalami kenaikan sebesar 5,89 persen atau Rp 157.211,90 dibandingkan tahun sebelumnya.

“Penetapan UMP tahun 2026 ini telah melalui tahapan dan mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Kenaikan tersebut mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi, inflasi, serta daya beli pekerja,” ujar Syarifudin, Rabu (24/12/2025).

Selain UMP, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2026 melalui Keputusan Gubernur Bengkulu Nomor K.647/DKKTRANS/Tahun 2025.

Adapun besaran UMK di Provinsi Bengkulu Tahun 2026 meliputi Kabupaten Mukomuko sebesar Rp 3.217.086,00, Kota Bengkulu Rp 3.089.218,66, Kabupaten Bengkulu Tengah Rp 2.945.142,20, Kabupaten Bengkulu Utara Rp 2.906.158,92, serta Kabupaten Rejang Lebong Rp 2.841.749,59.

Syarifudin menegaskan, UMK dan UMP yang telah ditetapkan wajib dipatuhi oleh seluruh perusahaan. “Pengusaha dilarang membayar upah di bawah ketentuan UMP dan UMK. Ini merupakan bentuk perlindungan negara terhadap pekerja dan buruh,” tegasnya.
Ia juga mengimbau kepada perusahaan dan pekerja agar dapat memahami dan melaksanakan kebijakan pengupahan ini secara bersama-sama.

“Kami berharap kebijakan ini dapat menjaga keseimbangan antara keberlangsungan dunia usaha dan peningkatan kesejahteraan pekerja di Provinsi Bengkulu,” tutupnya.

Pengangkatan Andaru Pranata sebagai Komisaris Non Independen Masih Menunggu OJK

Charger | Bengkulu – Bank Bengkulu tengah menunggu keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pengangkatan Andaru Pranata sebagai Komisaris Non Independen, menyusul pengunduran diri Komisaris Utama sebelumnya. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Komisaris Utama Independen Bank Bengkulu, Riduan, melalui sambungan WhatsApp, Rabu (24/12/2025).

Riduan menjelaskan bahwa RUPS telah secara resmi menerima pengunduran diri Komisaris Utama dan sekaligus menunjuk dirinya sebagai Plt Komisaris Utama Independen. Penunjukan tersebut bersifat sementara hingga seluruh proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) disahkan oleh OJK.

“Pada RUPS kemarin, pengunduran diri Komisaris Utama memang telah diterima. Dalam RUPS tersebut, saya diajukan sebagai pelaksana tugas Komisaris Utama. Status Plt ini sifatnya sementara sampai proses fit and proper test dinyatakan sah, setelah itu otomatis berakhir,” ujar Riduan, Rabu (24/12/2025).

Dalam RUPS tersebut, pemegang saham juga kembali mengajukan nama Andaru Pranata untuk dilantik sebagai Komisaris Non Independen. Riduan menyebutkan, Andaru sebelumnya telah mengikuti dan lulus uji kelayakan dan kepatutan, sehingga kini tinggal menunggu persetujuan OJK.

“Kami telah mengajukan saudara Andaru pada saat RUPS, dan kemarin kembali diajukan untuk dilantik. Nama Andaru sudah diajukan ke OJK untuk mendapatkan persetujuan karena uji kelayakan dan kepatutan beliau sudah dilakukan,” jelasnya.

Riduan juga mengungkapkan bahwa pengunduran diri Komisaris Utama sebelumnya, Ridwan Nurazi, merupakan keputusan pemegang saham, dan tidak melibatkan direksi maupun komisaris dalam pengambilan suara.

“Mengenai alasan pengunduran diri Pak Ridwan, saya tidak mengetahui secara pasti, karena pada saat pengambilan keputusan kami tidak dilibatkan. Direksi dan komisaris memang tidak memiliki hak suara dan diminta keluar dari ruang rapat saat keputusan strategis diambil,” katanya.

Saat ini, Riduan menegaskan dirinya merupakan Komisaris Independen yang menjabat sebagai Plt Komisaris Utama Independen, dan ke depan jabatan definitifnya tetap sebagai Komisaris Utama Independen.

“Tidak ada kekosongan Komisaris Independen. Saya adalah Komisaris Independen dan saat ini menjabat sebagai Plt Komisaris Utama Independen. Ke depannya, jabatan saya adalah Komisaris Utama Independen,” tegas Riduan.

Ia juga membenarkan bahwa Komisaris Non Independen direncanakan berjumlah dua orang, yakni Elva Hartati dan Andaru Pranata, apabila telah disetujui OJK.

Sementara itu, Kepala OJK Bengkulu, Ayu Laksmi memberikan penjelasan resmi terkait komposisi Dewan Komisaris Bank Bengkulu. OJK menyatakan telah menerima permohonan persetujuan pengangkatan Andaru Pranata sebagai Komisaris Non Independen berdasarkan keputusan RUPS Bank Bengkulu tanggal 11 November 2025.

“OJK telah menerima permohonan persetujuan pengangkatan Calon Komisaris Non Independen Saudara Andaru Pranata yang telah mengikuti Penilaian Kemampuan dan Kepatutan. Permohonan tersebut masih dalam proses di Kantor Pusat OJK Jakarta,” jelas Ayu Laksmi.

OJK juga mengonfirmasi telah menerima laporan penunjukan Riduan sebagai Plt Komisaris Utama, namun belum menerima dokumen pengajuan sebagai Komisaris Utama definitif.

“OJK belum menerima dokumen resmi pengajuan Saudara Riduan sebagai Komisaris Utama definitif. Perlu ditegaskan bahwa tidak ada perubahan nomenklatur jabatan, karena jabatan tersebut memang Komisaris Utama Independen,” tegasnya.

Pasca pengunduran diri Ridwan Nurazi, OJK mencatat komposisi Dewan Komisaris Bank Bengkulu saat ini baru terdiri dari dua orang, yakni Riduan sebagai Komisaris Independen dan Elva Hartati sebagai Komisaris Non Independen.

Menanggapi kemungkinan disetujuinya Andaru, Kepala OJK mengingatkan bahwa komposisi tersebut berpotensi melanggar ketentuan Peraturan OJK (POJK) tentang Tata Kelola Bank Umum.

“Jumlah Komisaris Independen wajib minimal 50 persen dari total anggota Dewan Komisaris. Apabila Saudara Andaru disetujui, maka komposisi Dewan Komisaris tidak memenuhi ketentuan POJK,” katanya.

Selain itu, OJK juga menyoroti jumlah Dewan Komisaris yang berpotensi melebihi jumlah Direksi, sementara saat ini Direksi Bank Bengkulu baru berjumlah dua orang.

Sehubungan dengan kondisi tersebut, OJK meminta Bank Bengkulu segera mengambil langkah perbaikan tata kelola.

“OJK mengharapkan Bank Bengkulu segera mengajukan calon Direktur Utama dan Direktur Kepatuhan untuk proses PKK, serta mengajukan calon Komisaris Independen tambahan agar komposisi Dewan Komisaris sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tutup Ayu Laksmi.

Proyek Jalan Rp7,3 Miliar di Lebong Molor, Pelaksana Emosi Saat Dikonfirmasi

Charger | Lebong – Rekonstruksi proyek pembangunan badan jalan atau pelapis tebing pada ruas jalan provinsi kelas I Air Dingin–Muara Aman yang berlokasi di Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, hingga kini belum juga rampung. Proyek yang dikerjakan oleh CV Artomoro tersebut diduga mengalami keterlambatan signifikan dari jadwal kontrak.

Proyek yang berada di bawah tanggung jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bengkulu (BPBD Provinsi Bengkulu) itu dimulai pada 4 Juni 2025 dan seharusnya selesai pada 1 Desember 2025.

Namun, berdasarkan pantauan awak media di lapangan, progres pekerjaan diperkirakan baru mencapai sekitar 70 persen dan dikhawatirkan tidak akan rampung hingga akhir tahun anggaran berjalan.

Selain CV Artomoro sebagai rekanan pelaksana, proyek ini juga diawasi oleh konsultan pengawas CV Utaka Essa Konsultan. Nilai kontrak proyek mencapai Rp7,3 miliar yang bersumber dari Dana Hibah Pusat (APBN).

Keterlambatan tersebut menimbulkan keluhan dari masyarakat setempat. Warga berharap pihak terkait segera mengambil langkah tegas agar pekerjaan dapat segera diselesaikan, mengingat ruas jalan tersebut sudah lama mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami berharap pekerjaan ini cepat selesai. Jalan ini sangat penting bagi aktivitas warga sehari-hari,” ujar salah seorang warga setempat.

Sumber ahli yang dimintai keterangan menjelaskan bahwa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari BPBD selaku pemilik proyek (owner) seharusnya telah menerapkan sanksi sesuai Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018. Dalam aturan tersebut, keterlambatan pekerjaan dapat dikenakan denda maksimal 5 persen dari nilai kontrak atau sebesar 1/1000 (satu per mil) per hari, serta memungkinkan dilakukan adendum kontrak dengan batas maksimal 50 hari kerja.

Namun, saat dikonfirmasi terkait keterlambatan proyek, Nanik, selaku pihak kontraktor pelaksana dari CV Artomoro, justru menunjukkan sikap emosional. Saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp pada Senin, 22 Desember 2025, Nanik berbicara dengan nada tinggi dan menolak memberikan penjelasan.

“Tidak perlu, apa tahu kamu,” ucapnya dengan nada emosi. Ia juga mengklaim bahwa kontrak pekerjaan telah diperpanjang hingga April 2026 dan menyebut sedang dalam kondisi tertekan.

Sementara itu, PPK dari BPBD Provinsi Bengkulu hingga berita ini diterbitkan belum dapat ditemui untuk dimintai klarifikasi. Awak media masih berupaya mengonfirmasi kebenaran perpanjangan kontrak hingga April 2026, serta sanksi apa saja yang telah atau akan diterapkan atas keterlambatan proyek tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kraving Roastery & Billiard Hadirkan Casual Night Dinner Sambut Tahun Baru 2025

Charger | Bengkulu – Menyambut malam pergantian tahun, Kraving Roastery & Billiard akan menggelar Casual Night Dinner pada 31 Desember 2025. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman perayaan malam tahun baru dengan suasana santai, hangat, dan penuh kebersamaan.

Dalam kegiatan tersebut, pengunjung dapat menikmati All You Can Eat Night Dinner dengan beragam menu sepuasnya. Acara juga akan dimeriahkan dengan live music acoustic serta kembang api gratis saat momen countdown pergantian tahun.

Hal ini disampaikan oleh Veren Oktarisa, selaku Manager Sales dan Marketing Yodan Land, sebagai narasumber berita. Menurutnya, konsep casual night dinner dihadirkan untuk memberikan alternatif perayaan tahun baru yang nyaman dan tidak terlalu formal bagi masyarakat.

“Konsep ini kami tawarkan agar masyarakat bisa menikmati malam pergantian tahun dengan suasana yang lebih santai, makanan sepuasnya, serta hiburan yang bisa dinikmati bersama keluarga dan sahabat,” ujar Veren disela aktivitasnya, Rabu (24/12/2025).

Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, pihak pengelola juga memberikan Early Bird Promo dengan harga Rp130.000 per orang, yang berlaku hingga 24 Desember 2025 dengan kuota terbatas.

Veren menambahkan, minat masyarakat terhadap konsep perayaan tahun baru dengan nuansa casual cukup tinggi. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk segera melakukan reservasi agar tidak kehabisan tempat.

Reservasi dapat dilakukan melalui nomor 0813 8888 8053.

Wali Kota Dedy Wahyudi Resmikan Pemanfaatan Gedung Baru Satpol PP Kota Bengkulu

Charger | Bengkulu — Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi meresmikan pemanfaatan Gedung Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu yang berlokasi di samping Polresta Bengkulu, Selasa (23/12).

Usai acara peresmian, Wali Kota Bengkulu menyampaikan bahwa gedung baru tersebut jauh lebih layak dibandingkan kantor Satpol PP sebelumnya dan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta kinerja para personel.

“Markas Satpol PP Kota Bengkulu saat ini berada di samping Mapolresta Bengkulu. Bangunan ini jauh lebih layak dibandingkan lokasi sebelumnya. Meski pembangunannya belum sepenuhnya tuntas dan akan diselesaikan pada tahun 2026, kehadiran gedung ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para anggota Satpol PP,” ujar Dedy Wahyudi.

Ia menegaskan bahwa Satpol PP memiliki peran strategis sebagai perangkat daerah yang mendukung kebijakan Wali Kota, khususnya dalam hal kebersihan dan penataan kota.

“Selama ini mungkin ada anggapan Satpol PP kurang mendapat tempat. Namun saya pastikan, karena Satpol PP adalah OPD penentu dalam kebijakan kebersihan dan penataan kota, ke depan Satpol PP akan lebih sejahtera. Insyaallah, apa pun yang dibutuhkan akan saya kabulkan,” tegasnya.

Bahkan, Dedy Wahyudi secara khusus menyampaikan bentuk perhatian pemerintah daerah agar personel Satpol PP semakin bersemangat dalam bertugas.

“Saya sampaikan agar lebih bersemangat, kendaraan dinas Satpol PP tidak boleh kalah dari kendaraan dinas Wali Kota,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bengkulu juga menyinggung kesiapan daerah dalam menyambut kunjungan wisatawan serta menegaskan pentingnya pelayanan yang baik dari para pelaku usaha.

“Kalau Kota Bengkulu menjadi tujuan wisata dan banyak dikunjungi, kami siap menerima para wisatawan. Saya imbau pelaku usaha untuk memberikan pelayanan terbaik. Satpol PP akan berkeliling memberi imbauan. Kalau masih terjadi pelanggaran, mohon maaf, kami tidak izinkan berjualan lagi,” ujarnya dengan tegas.

Terkait perayaan akhir tahun, Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa tidak akan ada kegiatan malam Tahun Baru sebagai bentuk penghormatan atas suasana duka di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Sebagai gantinya, Pemerintah Kota Bengkulu akan menggelar UMKM Expo dan Pekan Seni Budaya Bengkulu, termasuk pertunjukan dol kolosal serta pelaksanaan Car Free Night perdana.

“Ke depan, setiap malam Minggu akan rutin kita gelar Car Free Night untuk menghidupkan ekonomi. Jika sukses, Car Free Day juga tetap kita laksanakan di kawasan yang sama,” jelasnya.

Selain itu, Wali Kota Bengkulu juga meminta agar sektor pariwisata semakin diperkuat dengan mengaktifkan kelompok sadar wisata.

“Saya minta Kepala Dinas Pariwisata mengaktifkan Pokdarwis. Kalau kita sadar, para pelaku usaha ini bisa mendatangkan pendapatan. Tapi kalau lingkungan kotor dan pelayanan tidak ramah, orang tidak mau datang lagi,” katanya.

Menutup sambutannya, Dedy Wahyudi menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat yang merayakan Natal serta menyongsong Tahun Baru 2026.

“Kami ucapkan Selamat Hari Natal. Semoga cinta kasih menjadi berkat bagi kita semua, saling menghormati, tenggang rasa, karena kita satu keluarga, keluarga Kota Bengkulu. Dan selamat menyongsong Tahun Baru 2026, tahun penuh harapan dan kesuksesan. Bersama, kita pasti bisa.”

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Sahat Situmorang menyampaikan apresiasi atas perhatian Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu terhadap institusinya.

“Terima kasih atas perhatian Bapak Wali Kota Bengkulu, Bapak Dedy Wahyudi, serta Bapak Wakil Wali Kota Bengkulu, Bapak Roni Tobing. Beliau telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menggunakan bangunan ini sebagai kantor,” ujar Sahat Situmorang.

Menurutnya, lokasi gedung yang strategis sangat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Satpol PP.

“Letaknya sangat strategis, dekat dengan kawasan perkantoran Pemda, calon kantor Wali Kota, serta pasar-pasar. Gedung ini bisa dimanfaatkan secara maksimal, baik untuk latihan maupun pembinaan, karena fasilitasnya sudah cukup layak dan representatif,” pungkasnya.

Rayakan Pergantian Tahun dengan Sensasi Dunia, Hotel Santika Bengkulu Hadirkan Malam Tahun Baru “Around The World”

Charger | Bengkulu, 22 Desember 2025 — Menyambut pergantian tahun 2025 menuju 2026, Hotel Santika Bengkulu menghadirkan perayaan Malam Tahun Baru bertema “Around The World”, sebuah konsep istimewa yang mengajak para tamu menikmati pengalaman kuliner dan hiburan lintas negara dalam satu malam yang penuh kehangatan dan kemeriahan.

Perayaan Malam Tahun Baru ini akan digelar pada Rabu, 31 Desember 2025, bertempat di Serunai Restaurant dan Gazebo, mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. Mengusung konsep All You Can Eat, para tamu dapat menikmati beragam hidangan internasional yang disajikan secara eksklusif, lengkap dengan live cooking yang menghadirkan pengalaman bersantap yang interaktif dan berkesan.

Suasana malam pergantian tahun semakin semarak dengan berbagai hiburan menarik. Melody Line Band akan menghibur para tamu melalui penampilan live acoustic music, sementara gelak tawa akan dihadirkan oleh Sumax Badrun melalui pertunjukan stand-up comedy. Tak hanya itu, tamu juga dapat mengabadikan momen kebersamaan bersama keluarga dan sahabat melalui fasilitas 360° Video Booth yang tersedia khusus pada malam tersebut.

Menambah keseruan, Hotel Santika Bengkulu mengajak para tamu dan seluruh staf yang bertugas untuk tampil kreatif mengenakan kostum mancanegara sesuai tema Around The World. Dalam kesempatan ini akan dipilih “The Best Costume”, di mana pemenang berhak mendapatkan hadiah spesial. Berbagai doorprize menarik juga telah disiapkan, termasuk voucher menginap gratis di Hotel Santika Cirebon serta hadiah eksklusif lainnya yang akan diundi sepanjang acara berlangsung.

Paket makan malam Malam Tahun Baru ditawarkan dengan harga Rp188.888,- nett/orang, dengan diskon 7% khusus bagi member MyValue. Selain itu, Hotel Santika Bengkulu juga menghadirkan Paket Kamar dan Makan Malam mulai dari Rp1.250.000,- nett/malam, yang sudah termasuk menginap di kamar Superior, sarapan untuk dua orang, serta makan malam Malam Tahun Baru untuk dua orang.

Melalui perayaan bertema Around The World ini, Hotel Santika Bengkulu berkomitmen menghadirkan pengalaman Malam Tahun Baru yang hangat, meriah, dan tak terlupakan, dengan perpaduan kuliner internasional, hiburan berkualitas, serta aktivitas seru yang dapat dinikmati oleh seluruh tamu.

Informasi & Reservasi:
Telepon: (0736) 25858
WhatsApp: 0811 7306 004
Instagram: @hotelsantikabengkulu

Narahubung Media:
Ahmad Fernando
Public Relations & GM Secretary
Hotel Santika Bengkulu
Phone: 0821 1882 6861