Gubernur Bengkulu Syukuri Pelantikan Direktur Kepatuhan, Soroti Prestasi dan Program Semarak Merah Putih
Charger | Bengkulu — Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyampaikan rasa syukur atas pelantikan Direktur Kepatuhan di PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu yang dinilainya sebagai langkah penting dalam memperkuat kinerja perbankan daerah.
“Ya, kita bersyukur. Alhamdulillah telah ditemukan direktur terbaik. Karena waktunya cukup lama mencarinya,” ujar Helmi Hasan usai pelantikan yang digelar di Aula H. Mochtar Azehari Graha Bank Bengkulu Lantai 7, Kamis (30/4/2026).
Menurut Helmi, posisi Direktur Kepatuhan memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga operasional bank tetap berjalan sesuai aturan. Ia menegaskan bahwa fungsi utama jabatan tersebut adalah memastikan seluruh aktivitas bank berada pada jalur yang benar.
“Direktur Kepatuhan ini sangat penting. Fungsinya mengawal dan memastikan agar Bank Bengkulu berjalan on the track. Kalau sudah sesuai aturan, efektif dan efisien, maka bank akan tampil jauh lebih bermanfaat dan lebih baik,” jelasnya.

Selain itu, Helmi juga mengungkapkan capaian membanggakan Provinsi Bengkulu di tingkat regional Sumatera. Ia menyebut Bengkulu berhasil meraih peringkat pertama dalam pengendalian inflasi.
“Kita diberikan hadiah oleh Mendagri. Kita menang se-Sumatera dalam pengendalian inflasi. Bengkulu diadu dengan Sumbar, Sumut, Sumsel, dan lainnya, dan kita nomor satu,” katanya.
Atas capaian tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu memperoleh penghargaan berupa dana sebesar Rp3 miliar. Tidak hanya itu, Bengkulu juga mencatatkan prestasi dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan, yang kembali diganjar hadiah Rp3 miliar.
“Total ada enam miliar rupiah yang kita terima. Ini akan kita manfaatkan untuk kegiatan masyarakat,” tambahnya.
Dana tersebut, lanjut Helmi, akan digunakan untuk menggelar program “Semarak Merah Putih” di 12 titik di seluruh wilayah Bengkulu. Setiap titik akan berlangsung selama 10 hari dengan berbagai kegiatan hiburan dan pemberdayaan ekonomi.
“Nanti ada artis nasional, mungkin ulama nasional, juga hiburan yang disukai masyarakat. Tujuannya agar banyak orang datang dan UMKM bisa berkembang karena dagangannya laku,” jelas Helmi.
Kegiatan ini akan digelar di seluruh kabupaten/kota, termasuk di Lebong, Mukomuko, Kaur, Bengkulu Selatan, hingga tingkat provinsi, serta satu titik tambahan di Universitas Bengkulu.
“Konsepnya seperti PRJ (Pekan Raya Jakarta), ada permainan anak-anak dan berbagai hiburan. Harapannya bisa mendorong ekonomi rakyat,” tutupnya.


