charger.my.id
Perkuat Sinergi Daerah, Caketum BPP HIPMI Ade Jona Prasetyo Sowan ke Ketua DPD RI

Charger | Jakarta – Calon Ketua Umum (Caketum) Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Ade Jona Prasetyo, melakukan kunjungan silaturahmi dengan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B. Najamudin. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pengusaha muda dan pemangku kebijakan dalam mendorong pembangunan ekonomi nasional dan daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Ade Jona Prasetyo didampingi Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, serta Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu, Julian Tanel.

Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu, Julian Tanel, mengatakan pertemuan tersebut berlangsung hangat dan produktif. Menurutnya, silaturahmi itu menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara HIPMI dengan lembaga negara dalam mendukung pengembangan dunia usaha, khususnya bagi generasi muda.

“Pertemuan ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara pengusaha muda dan para pemangku kebijakan. Kami melihat sosok Ade Jona Prasetyo memiliki visi yang jelas dalam membawa HIPMI menjadi organisasi yang semakin progresif dan mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan,” ujar Julian.

Ia menambahkan, dukungan yang diberikan BPD HIPMI Bengkulu kepada Ade Jona Prasetyo didasarkan pada keyakinan bahwa figur tersebut memiliki kapasitas, pengalaman, serta jaringan yang luas untuk memperkuat peran HIPMI di tingkat nasional.

“Kami dari BPD HIPMI Bengkulu memberikan dukungan penuh kepada Bang Ade Jona Prasetyo sebagai Calon Ketua Umum BPP HIPMI. Kami optimistis di bawah kepemimpinannya, HIPMI akan semakin solid, inovatif, dan mampu menjadi wadah yang mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda yang tangguh,” tambahnya.

Pertemuan dengan Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin juga menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi yang lebih erat antara organisasi pengusaha dan lembaga negara dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah serta meningkatkan daya saing pengusaha muda Indonesia.

Dukungan yang ditunjukkan jajaran BPD HIPMI Bengkulu tersebut mencerminkan soliditas organisasi dalam menyongsong agenda pemilihan Ketua Umum BPP HIPMI, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan untuk membawa HIPMI semakin berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan daerah.

Debat Kedua di Bali HIPMI Bengkulu Solid Menangkan Ade Jona Prasetyo

Charger | Bali – Delegasi BPD HIPMI Bengkulu menghadiri langsung agenda Debat Kedua Calon Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026–2029 yang berlangsung di MARUSAKA Hotel Bali, pada 23 Mei 2026. Kehadiran delegasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, sebagai bentuk dukungan kepada Calon Ketua Umum BPP HIPMI Nomor Urut 2, Ade Jona Prasetyo.

Dalam agenda nasional tersebut, BPD HIPMI Bengkulu menunjukkan komitmennya untuk terus aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi organisasi serta mendukung lahirnya kepemimpinan HIPMI yang progresif dan mampu membawa organisasi semakin maju di tingkat nasional.

Delegasi BPD HIPMI Bengkulu dipimpin langsung Ketua Umum Yosia Yodan Sekertaris Umum Julian Tanel nampak selalu mendampingi dan kompak, hadir membersamai Dewan Pembina Ruli Krisna dan Emil Reza “kehadiran kita disini membuktikan bahwa Bengkulu solid untuk memenangkan caketum Ade Jona Prasetyo” ujar Wanbin BPD HIPMI Bengkulu hadir juga Ketua OKK Singgih Tri Wibowo ” untuk Ade Jona Prasetyo kita maen sampai jadi!!” Dengan penuh semangat mengepalkan tangan.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menyampaikan bahwa kehadiran delegasi Bengkulu dalam debat calon ketua umum ini bukan hanya sebagai bentuk dukungan politik organisasi, namun juga menjadi simbol semangat persatuan dan kolaborasi antar kader HIPMI di seluruh Indonesia.

“Kami hadir membawa semangat kebersamaan dan optimisme untuk masa depan HIPMI. Sosok Ade Jona Prasetyo kami nilai memiliki visi, energi, dan komitmen yang kuat dalam membawa HIPMI menjadi organisasi yang semakin progresif, adaptif, serta dekat dengan generasi muda pengusaha di Indonesia,” ujar Yosia Yodan.

Menurut Yosia, momentum debat calon ketua umum BPP HIPMI harus menjadi ruang adu gagasan yang sehat dan membangun, sehingga mampu melahirkan pemimpin yang dapat memperkuat peran HIPMI sebagai wadah pengusaha muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

“HIPMI harus terus menjadi rumah besar bagi para pengusaha muda Indonesia untuk bertumbuh, berkolaborasi, dan menciptakan inovasi. Kami berharap siapapun yang terpilih nantinya mampu membawa HIPMI semakin solid, berintegritas, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” tambahnya.

Hadir juga ikut memberikan dukungan Ketua BPC HIPMI Kabupaten Bengkulu Tengah Reming Rahmad dan Angga Jerri Sekum BPC HIPMI Kabupaten Kepahiang Sekertaris Executive Andre

Debat kedua calon Ketua Umum BPP HIPMI tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan dihadiri kader HIPMI dari berbagai daerah di Indonesia.

Kompak di Jambi, HIPMI Bengkulu Nyatakan Dukungan untuk Ade Jona

Charger | Jambi – Delegasi BPD HIPMI Bengkulu menghadiri langsung agenda Debat Pertama Calon Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026–2029 yang berlangsung di BW Luxury Hotel Jambi, pada 8 Mei 2026. Kehadiran delegasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, sebagai bentuk dukungan kepada Calon Ketua Umum BPP HIPMI Nomor Urut 2, Ade Jona Prasetyo.

Dalam agenda nasional tersebut, BPD HIPMI Bengkulu menunjukkan komitmennya untuk terus aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi organisasi serta mendukung lahirnya kepemimpinan HIPMI yang progresif dan mampu membawa organisasi semakin maju di tingkat nasional.

Adapun delegasi BPD HIPMI Bengkulu yang hadir terdiri dari:
Yosia Yodan selaku Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Julian Tanel sebagai Sekretaris Umum, Ihsan Sobari selaku Bendahara Umum, Ruli Krisna dari Dewan Pembina, Singgih Tri Wibowo selaku OKK BPD HIPMI Bengkulu, Rafid Gatam sebagai Wasekum OKK, Arieo Thanico selaku Ketua Umum BPC HIPMI Bengkulu Utara, Alif selaku Ketua Umum BPC HIPMI Kaur, Findra Afrizal selaku Ketua Umum BPC HIPMI Kepahiang, Ricko Novriansyah selaku Ketua Umum BPC HIPMI Mukomuko, Jaya Marlian selaku Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bengkulu, serta Jopandu Ilham Prasetyo dan Ahmad Dzaki selaku Wakil Bendahara Umum BPD HIPMI Bengkulu.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menyampaikan bahwa kehadiran delegasi Bengkulu dalam debat calon ketua umum ini bukan hanya sebagai bentuk dukungan politik organisasi, namun juga menjadi simbol semangat persatuan dan kolaborasi antar kader HIPMI di seluruh Indonesia.

“Kami hadir membawa semangat kebersamaan dan optimisme untuk masa depan HIPMI. Sosok Ade Jona Prasetyo kami nilai memiliki visi, energi, dan komitmen yang kuat dalam membawa HIPMI menjadi organisasi yang semakin progresif, adaptif, serta dekat dengan generasi muda pengusaha di Indonesia,” ujar Yosia Yodan.

Menurut Yosia, momentum debat calon ketua umum BPP HIPMI harus menjadi ruang adu gagasan yang sehat dan membangun, sehingga mampu melahirkan pemimpin yang dapat memperkuat peran HIPMI sebagai wadah pengusaha muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

“HIPMI harus terus menjadi rumah besar bagi para pengusaha muda Indonesia untuk bertumbuh, berkolaborasi, dan menciptakan inovasi. Kami berharap siapapun yang terpilih nantinya mampu membawa HIPMI semakin solid, berintegritas, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” tambahnya.

Agenda debat pertama calon Ketua Umum BPP HIPMI tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan dihadiri kader HIPMI dari berbagai daerah di Indonesia.

Yosia Yodan Apresiasi Talenta Muda Bengkulu

Charger | Bengkulu – Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu, Yosia Yodan, secara resmi membuka gelaran

“Public Speaking Show 2026” yang diinisiasi Professional Skill Center Bengkulu dalam rangkaian kegiatan Eduvision di Atrium Bencoolen Mall, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan ini menjadi panggung unjuk bakat bagi 85 anak dari berbagai tingkatan usia di Provinsi Bengkulu. Dalam sambutannya, Yosia Yodan memberikan apresiasi kepada Founder Professional Skill Center Bengkulu, Ranggi Dwinanda, atas konsistensinya membangun sumber daya manusia daerah melalui pelatihan public speaking.

Menurut Yosia, kemampuan berbicara di depan publik merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan.

“Menjadi seorang pemimpin itu harus pintar berbicara di depan publik. Kita harus mampu meyakinkan orang lain. Kuncinya, kita harus yakin dulu dengan diri sendiri, baru kemudian kita bisa menggerakkan teman-teman dan organisasi,” ujar Yosia.

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan karakter bagi generasi muda, mulai dari iman yang kuat, adab yang baik, hingga etika yang luhur.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap keberanian peserta, Yosia Yodan memberikan reward berupa tiket bermain gratis di Playodania bagi seluruh anak yang tampil dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Founder Professional Skill Center, Ranggi Dwinanda, menjelaskan bahwa Public Speaking Show telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya.

“Tujuannya adalah melatih peserta didik untuk berani berkompetisi. Di sini kami menguji nyali mereka serta mengevaluasi perkembangan vokal, gestur, dan kepercayaan diri yang telah dipelajari selama pelatihan,” jelas Ranggi.

Tahun ini, kegiatan dibagi dalam tiga kategori, mulai dari pembacaan puisi hingga pertunjukan monolog untuk peserta tingkat SD hingga SMA.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Bengkulu yang percaya diri, kompetitif, dan siap menyongsong bonus demografi Indonesia pada 2035–2045 mendatang.

FORBISDA HIPMI Bengkulu 2026 Dibuka Wakil Gubernur, Tekankan Kolaborasi dan Hilirisasi Ekonomi

Charger | Bengkulu – Pembukaan FORBISDA (Forum Bisnis Daerah) BPD HIPMI Bengkulu resmi digelar di Hotel Two Azana dan dibuka oleh Wakil Gubernur Bengkulu pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi pengusaha muda untuk memperkuat jaringan, mendorong investasi, serta membangun ekosistem ekonomi yang berkelanjutan di daerah.

Ketua Bidang X BPD HIPMI Bengkulu sekaligus Ketua OC Forbisda 2026, Masdi Hari Bowo, menyampaikan laporan kegiatan secara langsung.

“Izinkan saya menyampaikan laporan pelaksanaan Forum Bisnis Daerah (Forbisda) yang telah dilaksanakan pada tanggal 27–28 di Hotel Kazana Style serta di area halaman parkir Kraving. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta yang berasal dari Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI kabupaten dan kota se-Bengkulu,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Turut hadir para Ketua BPC HIPMI dari berbagai daerah, di antaranya dari Kota Bengkulu, Mukomuko, serta perwakilan dari daerah lainnya. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh Badan Semi Otonom, seperti HIPMI Culinary Indonesia (HCI), HIPMI Kuliner, HIPMI Peduli, dan HIPMI Golf, HIPMI PT,”

Masdi menjelaskan bahwa Forbisda tahun ini menghadirkan berbagai agenda. “Forbisda kali ini terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan. Salah satunya adalah Business Plan Competition yang diikuti oleh 43 peserta, dengan total hadiah lebih dari 10 juta rupiah. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ananda Wafi yang telah menyukseskan pelaksanaan kegiatan ini,” katanya.

Ia juga menekankan apresiasi kepada panitia. “Pada kesempatan ini, kami juga ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras selama dua hari penuh demi terselenggaranya acara ini dengan baik,” ujarnya.

“Kami menyadari bahwa tidak ada yang dapat kami berikan sebanding dengan dedikasi dan pengorbanan yang telah diberikan. Namun, kami berharap kerja keras ini menjadi amal baik dan memberikan manfaat bagi kemajuan bersama,” lanjutnya.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran pengusaha muda daerah. “Sebagai putra-putri Bengkulu, kita semua membutuhkan kolaborasi, dukungan, dan semangat untuk maju bersama. Tujuan kita adalah menjadi tuan rumah di daerah sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Hal itu dapat kita wujudkan dengan menjadi pelaku usaha—menjadi praktisi, pengguna, sekaligus penggerak ekonomi di daerah kita. Untuk mencapai itu, kita tidak bisa berjalan sendiri.”

Menurut Yosia, kekuatan utama ada pada kolaborasi. “Kolaborasi tersebut tentu harus dibangun di atas kompetensi yang kuat, dan diperluas dengan jaringan yang luas,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembelajaran lintas bidang. “Sebagai anak muda dan pelaku usaha, kita harus memahami tidak hanya ekonomi, tetapi juga hukum, sehingga kita mampu menghadapi tantangan bisnis secara utuh,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Yosia turut membagikan perjalanan hidupnya. “Saya lahir dan besar di Bengkulu dari satu toko kecil berkembang menjadi tiga hingga empat toko. Namun, saya memilih kembali ke Bengkulu karena ingin dekat dengan orang tua dan berkontribusi untuk daerah,” ungkapnya.

Ia menegaskan prinsip hidupnya. “Untuk mencapai kesuksesan, ada dua hal penting yang harus kita miliki, yaitu kompetensi dan jaringan,” ujarnya.

“Saya sering mengibaratkan kehidupan seperti mimbar fondasinya adalah etika, lalu kompetensi dan jaringan,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Yosia mengajak seluruh peserta. “Mari kita bersama-sama menjadi tuan rumah di daerah sendiri dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan. Pengusaha pejuang, pejuang pengusaha!”

Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI, Sona Maesana, dalam paparannya menyoroti peluang investasi Bengkulu. “Kami melihat bahwa Bengkulu memiliki potensi yang sangat besar, namun memang belum dimaksimalkan secara optimal,” ujarnya.

Ia mengungkapkan data investasi. “Berdasarkan data triwulan pertama tahun 2026, realisasi investasi di Bengkulu telah mencapai Rp2,6 triliun, namun masih terpusat di Kota Bengkulu,” jelasnya.

Menurutnya, peran HIPMI sangat krusial. “Di sinilah peran pengusaha muda menjadi sangat penting dan strategis,” katanya.

Sona juga menyinggung arah kebijakan nasional. “Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%, investasi memiliki peran besar,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya hilirisasi. “Kita harus mulai beralih dari ekspor bahan mentah menuju pengolahan di dalam negeri agar nilai tambah dinikmati oleh masyarakat Bengkulu,” tegasnya.

Ia pun mengajak kolaborasi lintas sektor. “Melalui forum seperti ini, kita bisa bersama-sama mencari peluang investasi dan menciptakan pengusaha baru hingga konglomerat baru,” tutupnya.

Wakil Gubernur Bengkulu, Ir. Mian, yang mewakili Gubernur Helmi Hasan, menegaskan komitmen pemerintah daerah. “Izinkan saya menyampaikan salam hormat dari Bapak Gubernur Bengkulu, beliau belum dapat hadir karena agenda penting lainnya,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya sinergi. “Pembangunan daerah harus ditopang oleh tiga pilar, yaitu pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, HIPMI memiliki peran strategis. “Kami melihat semangat luar biasa dari pengusaha muda HIPMI menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pembangunan infrastruktur. “Kami terus mendorong kemudahan investasi, termasuk melalui peningkatan infrastruktur,” jelasnya.

Selain itu, ia memaparkan rencana kawasan industri. “Kami tengah mengembangkan kawasan industri Pulau Baai sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Potensi Bengkulu sangat besar, namun belum memberikan nilai tambah maksimal ini menjadi tantangan sekaligus peluang,” katanya.

Menutup sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan, “Forum ini tidak boleh hanya menjadi seremonial, tetapi harus melahirkan langkah konkret dan kolaborasi nyata untuk kemajuan ekonomi Bengkulu.”

Pemkot Bengkulu Tegaskan Dukungan Penuh untuk HIPMI, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Expo 2026

Charger | Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh peran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sebagai mitra strategis dalam mendorong kemajuan UMKM dan pembangunan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu, Nela Wati saat mewakili Wali Kota Bengkulu dalam kegiatan Expo Forbisda HIPMI 2026 yang digelar di Halan Two K Hotel, Senin (27/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Nela menyampaikan bahwa Wali Kota Bengkulu tidak dapat hadir karena sedang menunaikan ibadah haji.

“Kita doakan Bapak Wali Kota beserta seluruh jamaah haji, khususnya dari Bengkulu, agar diberikan kelancaran, kemudahan, serta kembali dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan salam dari Wakil Wali Kota yang berhalangan hadir karena mengikuti agenda paripurna DPRD.
Lebih lanjut, Nela menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan HIPMI, khususnya dalam upaya meningkatkan kapasitas UMKM.

“HIPMI merupakan mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah. Para pengusaha muda adalah tulang punggung ekonomi, yang tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menghadirkan inovasi dan kreativitas,” jelasnya.

Menurutnya, pemerintah terus membuka berbagai ruang pengembangan UMKM, baik yang sudah berjalan maupun yang akan dikembangkan. Di antaranya kawasan Belungguk, Berendo, Pojok Durian, hingga pusat kuliner di sekitar BIM.

Selain itu, Kampung Cina juga menjadi salah satu fokus pengembangan ke depan yang diharapkan dapat dikolaborasikan bersama HIPMI.

“Kami membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya. HIPMI diharapkan bisa berperan lebih besar, tidak hanya sebagai mitra, tetapi juga sebagai motivator bahkan pengelola kawasan UMKM,” tambahnya.

Nela juga mengapresiasi semangat para pelaku UMKM dan generasi muda yang dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang di tengah tantangan ekonomi.

“Kami melihat semangat yang luar biasa dari adik-adik semua. Ini menjadi kekuatan besar untuk mendorong UMKM agar terus naik kelas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan menegaskan komitmen HIPMI dalam membantu UMKM agar naik kelas melalui peningkatan kompetensi dan perluasan jaringan.

“UMKM harus memiliki skill dan jaringan. Oleh karena itu, kami menghadirkan berbagai narasumber nasional untuk memberikan wawasan ekonomi dan hukum agar pelaku usaha bisa berkembang lebih cepat,” katanya.

Ia menyebutkan, HIPMI Bengkulu juga telah menyiapkan berbagai program, seperti HIPMI Center sebagai wadah pelatihan, serta HIPMI Kulineri untuk pengembangan sektor kuliner.

Selain itu, HIPMI juga siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam mengembangkan kawasan Kampung Cina, termasuk dari sisi pemasaran digital, pengelolaan tenant, hingga penguatan ekosistem usaha.

Di sisi lain, Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu, Julian Tanel menjelaskan bahwa Expo tahun ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya.

“Tahun lalu kita fokus mendorong inovasi UMKM. Tahun ini kita dorong agar produk-produk tersebut dikenal luas dan bisa menembus pasar nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam rangkaian kegiatan Forbisda, HIPMI juga akan menghadirkan berbagai tokoh dan kolega nasional untuk memperkuat jaringan dan kolaborasi.

Sementara itu, Ketua HCI Muhammad Ropiq Akbar menyampaikan bahwa kegiatan expo diikuti oleh 14 tenant UMKM yang berasal dari berbagai komunitas, baik dari HIPMI Kuliner Bengkulu, HCI, maupun pelaku UMKM lainnya.

“Kami berupaya merangkul semua pihak agar dapat berkolaborasi. Harapannya, ke depan akan ada kerja sama yang lebih luas untuk memajukan UMKM di Bengkulu,” ujarnya.

Senada, Ketua Bidang 9 BPD HIPMI Bengkulu, Dwi Ressy Widya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menaungi seluruh UMKM agar dapat berkembang.

“Dengan semangat HIPMI sebagai pengusaha pejuang, kita ingin UMKM di Bengkulu bisa naik kelas dan maju bersama,” tutupnya.
Melalui Expo Forbisda HIPMI 2026 ini, sinergi antara pemerintah dan HIPMI diharapkan semakin kuat dalam mendorong UMKM Bengkulu menjadi lebih kompetitif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional.

HIPMI Expo 2026 Dorong UMKM Bengkulu Naik Kelas dan Tembus Pasar Nasional

Charger | Bengkulu – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu menggelar Expo Forbisda HIPMI 2026 yang berlangsung di Halan Two K Hotel, Senin (27/4/2026). Kegiatan ini menjadi ajang strategis dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas serta memperluas jangkauan pasar hingga tingkat nasional.

Ketua HCI, Muhammad Ropiq Akbar selaku PIC dan penanggung jawab kegiatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya acara tersebut.

“Hari ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir di tengah cuaca yang cukup panas. Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam Expo tersebut terdapat 14 tenant yang berpartisipasi, terdiri dari pelaku UMKM binaan HIPMI Kuliner Bengkulu, anggota HCI, serta UMKM dari luar HCI. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam memajukan UMKM.

Ropiq juga berharap adanya sinergi berkelanjutan dengan berbagai instansi, termasuk pengembangan kawasan Kampung Cina yang dinilai memiliki potensi besar sebagai pusat wisata dan UMKM.

“Kami siap untuk terlibat dalam pengelolaan dan menghidupkan kembali kawasan Kampung Cina serta potensi wisata lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Bidang 9 BPD HIPMI Bengkulu, Dwi Ressy Widya menegaskan bahwa ruh utama kegiatan ini adalah menaungi seluruh UMKM agar dapat naik kelas.

“Ini sejalan dengan arahan pemerintah, bahwa melalui HIPMI, UMKM diharapkan bisa berkembang dan naik kelas. Dengan semangat ‘HIPMI pengusaha pejuang, pejuang pengusaha’, kita optimistis bisa maju bersama,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bengkulu, Nela Wati yang mewakili Wali Kota Bengkulu menyampaikan bahwa kepala daerah tidak dapat hadir karena sedang menunaikan ibadah haji.

“Kita doakan Bapak Wali Kota beserta seluruh jamaah agar diberikan kelancaran dan kembali dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Bengkulu mendukung penuh kegiatan HIPMI sebagai mitra strategis dalam pembangunan ekonomi daerah, khususnya dalam pengembangan UMKM.

Menurutnya, pemerintah terus membuka ruang pengembangan UMKM melalui berbagai program, seperti pengembangan kawasan Belungguk, Berendo, Pojok Durian, hingga pusat kuliner di sekitar BIM. Selain itu, Kampung Cina juga menjadi fokus pengembangan yang diharapkan dapat dikolaborasikan bersama HIPMI.

“Kami membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya. HIPMI diharapkan bisa berperan sebagai motivator, bahkan pengelola dalam mengembangkan kawasan UMKM,” jelasnya.

Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu, Julian Tanel menambahkan bahwa tema Expo tahun ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya.

“Tahun lalu kita mendorong UMKM untuk berinovasi. Tahun ini fokus kita adalah memviralkan produk dan menghubungkannya ke pasar nasional. Karena produk yang bagus tanpa dikenal tidak akan memberikan dampak maksimal,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa rangkaian kegiatan Forbisda akan menghadirkan berbagai tokoh dan kolega HIPMI yang diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran bagi kemajuan organisasi dan UMKM.

Di sisi lain, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan menegaskan komitmen HIPMI dalam mendorong UMKM naik kelas melalui peningkatan kompetensi dan perluasan jaringan.

“UMKM harus memiliki skill melalui pelatihan dan juga jaringan yang kuat. Oleh karena itu, kami menghadirkan narasumber nasional seperti anggota DPR RI, praktisi, Wakil Wali Kota Jambi, staf khusus Menteri Investasi, hingga tokoh dari asosiasi kopi dan advokat,” jelasnya.

Menurutnya, HIPMI juga telah menyiapkan berbagai program pendukung seperti HIPMI Center sebagai wadah pelatihan, serta HIPMI Kulineri untuk pengembangan sektor kuliner.

Selain itu, pihaknya juga akan segera melaksanakan pelantikan Asosiasi Kopi Indonesia Bengkulu sebagai upaya akselerasi komoditas kopi agar lebih kompetitif.

Yosia turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Bengkulu yang konsisten dalam mendukung program UMKM. Ia menegaskan kesiapan HIPMI untuk berkolaborasi dalam pengembangan Kampung Cina, baik dari sisi digital marketing, pemasaran, hingga pengelolaan tenant.

“Saat ini kami memiliki sekitar 25 anggota yang siap berkontribusi untuk menghidupkan kawasan tersebut agar menjadi pusat UMKM yang aktif, inovatif, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Melalui Expo Forbisda HIPMI 2026 ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, HIPMI, dan pelaku UMKM dapat terus terjalin, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Bengkulu yang lebih maju dan berkelanjutan.

BPD HIPMI Bengkulu Solid Dukung Ade Jona Prasetyo di Munas HIPMI 2026

Charger | Jakarta — Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu menunjukkan komitmen kuat dalam kontestasi nasional dengan menghadiri langsung agenda pengambilan nomor urut calon Ketua Umum (Caketum) HIPMI, Ade Jona Prasetyo.

Kehadiran BPD HIPMI Bengkulu menjadi simbol kekompakan dan keseriusan dukungan daerah terhadap salah satu kandidat yang dinilai memiliki visi besar dalam membawa HIPMI ke arah yang lebih progresif. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu diwakili oleh Sekretaris Umum, Julian Tanel, bersama Ketua OKK, Singgih Tri Wibowo, serta sejumlah ketua bidang dan jajaran pengurus lainnya.

Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu, Julian Tanel, menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata dukungan penuh terhadap Ade Jona Prasetyo. Ia menyampaikan bahwa seluruh elemen HIPMI Bengkulu telah sepakat untuk bersatu memenangkan kandidat tersebut pada Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI 2026.

“Bengkulu solid. Kami datang dengan semangat kebersamaan untuk mengawal dan memenangkan Ade Jona Prasetyo. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk masa depan HIPMI yang lebih kuat,” ujar Tanel mewakili Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu Yosia Yodan, Kamis (24/4/26).

Senada dengan itu, Ketua OKK Singgih Tri Wibowo menambahkan bahwa konsolidasi internal telah dilakukan secara menyeluruh di tingkat daerah. Ia optimistis dukungan dari Bengkulu akan menjadi bagian penting dalam pemenangan Ade Jona di tingkat nasional.

“Kami tidak hanya hadir, tetapi juga membawa semangat juang. Bengkulu siap menjadi bagian dari kemenangan Ade Jona Prasetyo di Munas HIPMI 2026,” tegas Singgih.

Momentum pengambilan nomor urut ini menjadi langkah awal menuju pertarungan di Munas HIPMI 2026. Dengan dukungan solid dari berbagai daerah, termasuk Bengkulu, Ade Jona Prasetyo dinilai memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan dan memimpin HIPMI ke depan.

FORBISDA 2026: Sinergi Pengusaha Muda Bengkulu Mendorong Ekonomi Daerah ke Panggung Nasional

Bengkulu — BPD HIPMI Bengkulu akan menggelar Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) 2026, sebuah forum kolaborasi ekonomi yang mempertemukan pengusaha muda, pelaku UMKM, serta pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 27–28 April 2026 di Hotel Two K Azana Bengkulu.

Forum yang mengusung tema “Sinergi Daerah Membangun Kemajuan Bangsa” ini menjadi wadah strategis bagi para pengusaha muda untuk memperkuat jejaring bisnis, berbagi gagasan inovatif, sekaligus mempromosikan potensi ekonomi daerah Bengkulu ke tingkat nasional.

Rangkaian kegiatan FORBISDA juga akan diisi dengan berbagai agenda kreatif dan kompetitif seperti Business Plan Competition, Business Expo, Business Matching, HIPMI Talks, HIPMI PT Mentoring, Dance Competition, Fashion Show Competition, hingga Cake Decoration Competition. Agenda ini diharapkan mampu menghidupkan ekosistem kewirausahaan sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda Bengkulu untuk menunjukkan kreativitas dan inovasinya.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menyampaikan bahwa FORBISDA merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pengusaha muda daerah dengan jaringan nasional HIPMI.

Menurutnya, Bengkulu memiliki potensi ekonomi yang besar, namun membutuhkan kolaborasi dan ruang pertemuan antar pelaku usaha agar potensi tersebut dapat berkembang lebih cepat.

“FORBISDA 2026 menjadi ruang kolaborasi bagi pengusaha muda Bengkulu untuk bertemu, berdiskusi, dan membangun kemitraan bisnis. Kami ingin menghadirkan ekosistem yang mendorong lahirnya ide-ide baru, memperkuat UMKM, serta membuka peluang investasi bagi daerah,” ujar Yosia Yodan.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar forum diskusi, tetapi juga langkah nyata HIPMI Bengkulu dalam memperkuat peran pengusaha muda sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

“Kami percaya bahwa kemajuan bangsa dimulai dari kemajuan daerah. Melalui FORBISDA, HIPMI Bengkulu ingin menunjukkan bahwa pengusaha muda mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan membawa Bengkulu semakin dikenal dalam peta bisnis nasional,” tambahnya.

Dengan menghadirkan tokoh-tokoh nasional HIPMI serta berbagai kegiatan yang melibatkan generasi muda, FORBISDA 2026 diharapkan menjadi platform strategis bagi pengembangan kewirausahaan, inovasi bisnis, dan promosi potensi ekonomi Bengkulu.

BPD HIPMI Bengkulu Gelar Lomba Fashion Show Anak Bertema Batik Besurek Mendunia

Charger | Bengkulu — Upaya menanamkan kecintaan terhadap warisan budaya lokal sejak usia dini terus digalakkan. Salah satunya melalui Lomba Fashion Show Anak dengan tema “Batik Besurek Mendunia” yang akan digelar di Kraving Rostery & Billiard pada 28 April 2026 mendatang.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Forbisda yang diinisiasi oleh BPD HIPMI Bengkulu. Lomba ini diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai Batik Besurek, sekaligus mendukung para pengrajin lokal di Provinsi Bengkulu.

Ketua OKK BPD HIPMI Bengkulu, Singgih Tri Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya pelestarian budaya.

“Kami ingin anak-anak sejak dini bangga memakai Batik Besurek. Ini bukan hanya soal fashion show, tapi juga bentuk dukungan nyata terhadap pengrajin lokal agar batik khas Bengkulu bisa semakin dikenal hingga ke tingkat global,” ujarnya mewakili Ketua Umum Yosia Yodan, Minggu, 19 April 2026.

Lomba ini terbuka untuk anak-anak dengan biaya pendaftaran sebesar Rp50.000. Adapun batas akhir pendaftaran ditetapkan pada 27 April 2026.

Para peserta nantinya akan memperebutkan hadiah menarik, yakni:
Juara 1: Rp750.000 + piagam + piala
Juara 2: Rp600.000 + piagam + piala
Juara 3: Rp500.000 + piagam + piala

Acara akan dimulai pukul 15.00 WIB dan diharapkan berlangsung meriah dengan menampilkan kreativitas anak-anak dalam mengenakan busana Batik Besurek yang dikemas secara modern dan mendunia.

Dengan adanya kegiatan ini, HIPMI Bengkulu berharap Batik Besurek tidak hanya dikenal sebagai warisan budaya daerah, tetapi juga mampu bersaing dan tampil di panggung nasional hingga internasional.