charger.my.id
Siswa Middle School Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu Raih Prestasi Gemilang pada Olimpiade Akbar Bumi Merah Putih Tingkat Provinsi 2026

Charger | Bengkulu — Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui capaian gemilang siswa Middle School dalam ajang Olimpiade Akbar Bumi Merah Putih Tingkat Provinsi 2026, sebuah kompetisi akademik yang diikuti oleh pelajar terbaik tingkat SMP dari berbagai sekolah di Provinsi Bengkulu.

Dalam kompetisi tersebut, Reinard Nathanael Hendrian berhasil meraih Medali Perunggu pada Olimpiade Bahasa Inggris Tingkat SMP. Prestasi ini menunjukkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris, pemahaman akademik, serta kepercayaan diri siswa dalam berkompetisi di tingkat provinsi.

Prestasi membanggakan lainnya juga diraih oleh Davienna Letizia Mosselle Tanaya yang sukses memperoleh Medali Perak pada Olimpiade Matematika Tingkat SMP. Keberhasilan ini mencerminkan kemampuan berpikir kritis, ketelitian, serta konsistensi dalam penguasaan konsep matematika dan pemecahan masalah.

 

Middle School Principal Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu, Rezita Ayu Febriyani, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dedikasi serta kerja keras para siswa dalam meraih prestasi tersebut.

“Prestasi ini merupakan hasil dari semangat belajar, kerja keras, serta dukungan yang baik antara siswa, guru, dan orang tua. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani berkompetisi dalam berbagai ajang akademik,” ujar Rezita Ayu Febriyani.

Ia juga menambahkan bahwa Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas yang mampu menumbuhkan generasi pembelajar aktif, berkarakter, dan berdaya saing tinggi, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.

Prestasi yang diraih Reinard Nathanael Hendrian dan Davienna Letizia Mosselle Tanaya diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan di Bengkulu.

Alexander Franklin Jaya Raih Medali Emas pada Olimpiade Akbar Bumi Merah Putih 2026

Charger | Bengkulu — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Alexander Franklin Jaya, siswa Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu, yang berhasil meraih Medali Emas dalam ajang Olimpiade Akbar Bumi Merah Putih 2026. Kompetisi bergengsi yang memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Bengkulu tersebut diselenggarakan pada Minggu, 17 Mei 2026.

Olimpiade Akbar Bumi Merah Putih 2026 diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah yang menampilkan kemampuan akademik terbaik mereka dalam suasana kompetisi yang kompetitif dan inspiratif. Dalam ajang tersebut, Alexander menunjukkan kemampuan, ketekunan, serta semangat belajar yang tinggi hingga berhasil meraih penghargaan tertinggi berupa medali emas.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian luar biasa sekaligus membanggakan bagi Alexander, keluarga, dan Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu. Prestasi yang diraih tidak hanya mencerminkan kemampuan akademik yang unggul, tetapi juga menunjukkan dedikasi, disiplin, serta kerja keras dalam proses pembelajaran.

 

Kepala Sekolah SD HighScope Indonesia Bengkulu, Atanasius Gabe Hardional Sinaga, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh Alexander Franklin Jaya. Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi diri, berani menghadapi tantangan, serta aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi akademik.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi sekolah dan menunjukkan bahwa siswa Bengkulu mampu bersaing serta meraih hasil terbaik dalam ajang akademik. Kami berharap keberhasilan ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih besar di masa mendatang,” ujar Atanasius Gabe Hardional Sinaga, S.Pd.

Melalui keberhasilan ini, Alexander Franklin Jaya kembali membuktikan bahwa siswa Bengkulu memiliki kemampuan untuk berprestasi dan bersaing secara unggul dalam ajang pendidikan tingkat regional maupun nasional.

Yosia Yodan Apresiasi Talenta Muda Bengkulu

Charger | Bengkulu – Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu, Yosia Yodan, secara resmi membuka gelaran

“Public Speaking Show 2026” yang diinisiasi Professional Skill Center Bengkulu dalam rangkaian kegiatan Eduvision di Atrium Bencoolen Mall, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan ini menjadi panggung unjuk bakat bagi 85 anak dari berbagai tingkatan usia di Provinsi Bengkulu. Dalam sambutannya, Yosia Yodan memberikan apresiasi kepada Founder Professional Skill Center Bengkulu, Ranggi Dwinanda, atas konsistensinya membangun sumber daya manusia daerah melalui pelatihan public speaking.

Menurut Yosia, kemampuan berbicara di depan publik merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan.

“Menjadi seorang pemimpin itu harus pintar berbicara di depan publik. Kita harus mampu meyakinkan orang lain. Kuncinya, kita harus yakin dulu dengan diri sendiri, baru kemudian kita bisa menggerakkan teman-teman dan organisasi,” ujar Yosia.

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan karakter bagi generasi muda, mulai dari iman yang kuat, adab yang baik, hingga etika yang luhur.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap keberanian peserta, Yosia Yodan memberikan reward berupa tiket bermain gratis di Playodania bagi seluruh anak yang tampil dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Founder Professional Skill Center, Ranggi Dwinanda, menjelaskan bahwa Public Speaking Show telah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya.

“Tujuannya adalah melatih peserta didik untuk berani berkompetisi. Di sini kami menguji nyali mereka serta mengevaluasi perkembangan vokal, gestur, dan kepercayaan diri yang telah dipelajari selama pelatihan,” jelas Ranggi.

Tahun ini, kegiatan dibagi dalam tiga kategori, mulai dari pembacaan puisi hingga pertunjukan monolog untuk peserta tingkat SD hingga SMA.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Bengkulu yang percaya diri, kompetitif, dan siap menyongsong bonus demografi Indonesia pada 2035–2045 mendatang.

Yosia Yodan Dorong Regenerasi Pengusaha Muda Lewat HIPMI Goes To Campus di UMB

Charger | Bengkulu – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak regenerasi pengusaha di Bumi Rafflesia. Melalui program unggulan “HIPMI Goes To Campus”, kali ini BPD HIPMI bersinergi dengan Universitas Muhammadiyah Bengkulu menggelar Seminar Nasional Praktik Terpadu Kewirausahaan (PTK) 2026.

Kegiatan bertajuk “Wirausaha Sukses: Mitos atau Fakta?” tersebut berlangsung di Aula Hasan Din, Kampus IV UMB, Selasa pagi (5/5/2026), dan diikuti ratusan mahasiswa.

Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, yang hadir secara virtual, menegaskan bahwa kesuksesan dalam bisnis bukanlah sekadar mitos, melainkan hasil dari proses yang terukur.

“Modal uang bukanlah faktor utama. Yang terpenting adalah riset mendalam, validasi pasar, serta pemahaman terhadap rantai pasok dan permintaan. Mahasiswa harus jeli melihat peluang investasi dan potensi daerah di era kolaborasi ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, yang hadir langsung sebagai pemateri utama, menekankan pentingnya pembangunan karakter bagi generasi muda.

“Mahasiswa wajib memiliki tiga pilar, yaitu sikap (attitude), pengetahuan, dan keterampilan. Asah soft skill seperti personal branding dan kemampuan komunikasi. Karakter yang kuat akan membuat Anda mampu bersaing di tingkat global,” kata Yosia.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMB, Furqonti Ranidiah, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari kurikulum Praktik Terpadu Kewirausahaan. Ia juga mengapresiasi kolaborasi erat antara UMB dan HIPMI.

“Kerja sama kami sudah berjalan nyata, salah satunya melalui program magang mahasiswa di perusahaan-perusahaan anggota HIPMI. Kami ingin mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki mentalitas tangguh sebelum terjun ke dunia kerja,” ungkapnya.

Seminar ini dipandu oleh Meilaty Finthariasari sebagai moderator, serta menghadirkan narasumber Marini.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus BPD HIPMI Bengkulu, Ketua Umum BPC HIPMI se-Provinsi Bengkulu, serta mendapat dukungan dari pelaku usaha lokal seperti Le Petit Artisan Bakery dan Yodan Land Group.

Melalui sinergi ini, HIPMI dan UMB berharap dapat melahirkan generasi “intelektual wirausaha” yang siap berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta menciptakan lapangan kerja baru di Provinsi Bengkulu.“`

🎱 Promo Spesial 5.5 di Bengkulu: Main Biliar Premium Setengah Harga di Luma Kraving!

Charger | Bengkulu – PT Yodan Land Group kembali menghadirkan inovasi menarik melalui unit bisnis gaya hidup terbarunya, Luma Kraving. Menyambut momen tanggal kembar 5 Mei 2026, mereka meluncurkan promo eksklusif bertajuk “Billiard 5.5” yang menawarkan pengalaman bermain biliar premium dengan harga jauh lebih terjangkau.

Bagi pencinta bola sodok maupun masyarakat yang ingin bersantai di tempat berkelas, promo ini jadi kesempatan emas. Pengunjung bisa menikmati fasilitas biliar indoor dengan desain interior modern, estetik, dan nyaman—ciri khas properti yang dikelola oleh Yodan Land Group.

Head Sales Marketing Corporate PT Yodan Land Group, Veren Oktarisa, menjelaskan bahwa promo ini bertujuan memperkenalkan konsep lifestyle yang terintegrasi dengan kenyamanan hunian.

“Kami ingin masyarakat merasakan langsung atmosfer premium yang kami bangun. Melalui promo ‘Billiard 5.5’ di Luma Kraving, pengunjung bisa menikmati fasilitas biliar berkualitas tinggi sambil merasakan kenyamanan desain interior elegan. Sesuai jargon kami, ini adalah momen untuk Bayar Setengah Harga, Full Seru,” ujarnya.

Lebih dari sekadar tempat bermain, Luma Kraving dirancang sebagai ruang kreatif dan titik kumpul yang inspiratif. Dengan pencahayaan hangat dan furnitur kelas atas, aktivitas biliar di sini terasa lebih seperti pengalaman relaksasi eksklusif.

💥 Detail Promo “Billiard 5.5”
Diskon 50%: Dari Rp120.000/jam menjadi hanya Rp60.000/jam
Tanggal: 5 Mei 2026 (satu hari saja)
Jam Berlaku: 08.00 – 18.00 WIB
Lokasi: Luma Kraving, Jl. Ciliwung Raya, Padang Harapan, Kec. Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

Veren juga mengajak seluruh kalangan—mulai dari anak muda, mahasiswa, hingga profesional—untuk datang dan merasakan langsung pengalaman ini.

“Ini adalah komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan gaya hidup masa kini,” tutupnya.

⏰ Jangan sampai ketinggalan! Tandai tanggalnya dan nikmati sensasi bermain biliar eksklusif dengan harga hemat hanya di Luma Kraving.

Siswa HighScope Indonesia Bengkulu Borong Juara Lomba English Little Newscaster UNIB

Charger | Bengkulu — Prestasi membanggakan kembali diraih siswa-siswi HighScope Indonesia Bengkulu dalam ajang Lomba English Little Newscaster EDCASPARK yang diselenggarakan oleh Universitas Bengkulu. Dalam kompetisi tersebut, para siswa berhasil meraih sejumlah gelar juara sekaligus menunjukkan kualitas unggul di bidang bahasa Inggris dan public speaking, Jumat (1/5/2026).

Tiga siswa yang berhasil mengukir prestasi tersebut adalah Alexander Franklin Jaya sebagai Juara 1, Cindy Khairiah Kurniawan sebagai Juara 2, serta Gianna Lentera Aloina Perangin-angin yang meraih Juara Harapan 1. Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah, orang tua, maupun masyarakat Bengkulu.

Lomba English Little Newscaster sendiri merupakan kompetisi yang menuntut peserta memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik, pelafalan yang jelas, penguasaan materi, serta kepercayaan diri dalam membawakan berita layaknya presenter profesional. Ketiga siswa tersebut tampil percaya diri di hadapan dewan juri dan mampu menunjukkan performa yang menonjol dibandingkan peserta lainnya.

 

Direktur Operasional HighScope Indonesia Bengkulu, Korneles, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta peran aktif guru dalam membimbing dan mengembangkan potensi peserta didik.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa siswa-siswi kami mampu bersaing dan tampil percaya diri di tingkat kompetisi. Kami sangat bangga atas pencapaian Xander, Cindy, dan Gianna,” ujarnya.

Lebih lanjut, Korneles menambahkan bahwa keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi muda yang berprestasi, komunikatif, dan siap menghadapi tantangan global.

Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengasah kemampuan dan meraih pencapaian yang lebih tinggi di masa mendatang.

Pelatihan Table Manners bagi Mahasiswa Poltekkes Bengkulu: Membangun Etika di Jamuan Formal

Charger | Bengkulu — Kegiatan pelatihan table manners diselenggarakan di Two K Azana Style Hotel Bengkulu dan diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari mahasiswa serta jajaran dosen Poltekkes Kota Bengkulu, pada 22 dan 25 April 2026.

Acara diawali dengan sambutan dari pihak hotel yang disampaikan oleh Veren Oktarisa. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pemahaman etika dan tata krama, khususnya dalam situasi formal dan profesional yang menuntut sikap serta perilaku yang tepat.

Kegiatan inti kemudian dipandu oleh Lopan Azwar selaku instruktur dari pihak hotel. Dalam sesi ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung mengenai table manners. Peserta dibekali pemahaman tentang etika makan formal, penggunaan peralatan makan yang benar, serta tata cara bersikap dalam jamuan resmi sesuai standar profesional.

Selain itu, kegiatan ini turut dilengkapi dengan sesi demonstrasi memasak yang dipandu oleh Chef Evri. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada teknik pengolahan ikan salmon secara profesional, mulai dari tahap persiapan bahan hingga penyajian hidangan yang menarik.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan wawasan serta keterampilan dalam menerapkan etika makan yang baik, terutama dalam konteks formal dan dunia profesional.

Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu Jadi Pemateri di University of Tokyo

Charger|Tokyo, Jepang — Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, MM, MBA, menegaskan pentingnya peran mahasiswa Indonesia di luar negeri untuk berani naik kelas dari sekadar pengamat menjadi pelaku usaha. Pesan tersebut disampaikan Yosia saat menjadi pemateri dalam kegiatan Expert Insight Session yang digelar di University of Tokyo, Komaba Campus, Meguro City, pada 31 Januari 2026.

Dalam forum bertema “Amonia dan Hidrogen sebagai Energi Masa Depan serta How to Be an Entrepreneur: Membangun Pengusaha Lintas Sektor”, Yosia menekankan bahwa tantangan masa depan tidak cukup dihadapi hanya dengan gelar akademik.

Menurutnya, dibutuhkan keberanian untuk membangun usaha nyata melalui pendekatan joint venture, kolaborasi, dan co-creation lintas negara dan sektor.

“Intinya jelas, kita tidak boleh berhenti hanya sebagai penonton atau analis. Mahasiswa Indonesia, termasuk yang tergabung dalam PPI Jepang, harus berani menjadi pelaku usaha. Jepang membuka banyak peluang konkret, tinggal siapa yang siap mengeksekusi,” tegas Yosia.

Dalam pemaparannya, Yosia menguraikan sejumlah peluang usaha strategis yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi Indonesia–Jepang. Di antaranya sektor pertanian modern seperti anggur, stroberi, dan matcha yang memiliki nilai tambah tinggi serta pasar global yang kuat. Selain itu, sektor food and beverage seperti coffee shop dan bakery dinilai sangat potensial jika dikembangkan dengan konsep diferensiasi produk, storytelling, dan kualitas.

Yosia juga menyoroti peluang besar di sektor energi terbarukan, khususnya pemanfaatan limbah dan cangkang yang dapat diolah menjadi sumber energi untuk biomass power plant. Menurutnya, sektor ini membuka ruang kolaborasi antara akademisi, pengusaha, dan investor, sekaligus menjadi jawaban atas tantangan transisi energi berkelanjutan.

“Energi masa depan tidak hanya soal teknologi tinggi, tetapi juga bagaimana kita mengubah limbah menjadi nilai ekonomi. Di sinilah peran entrepreneur sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Assoc. Prof. Muhammad Aziz dari Institute of Industrial Science, University of Tokyo; Dr. Anggawira, Sekretaris Jenderal BPP HIPMI sekaligus Komisaris PLN EPI; serta Ahmad Adisuryo, ST., MSc, TIP, Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI. Diskusi berlangsung aktif dengan partisipasi mahasiswa PPI Jepang yang antusias menggali peluang usaha dan kolaborasi lintas negara.

Yosia berharap forum ini dapat menjadi pemantik lahirnya wirausaha muda Indonesia yang berorientasi global, mampu memanfaatkan jejaring internasional, membangun usaha berbasis kolaborasi, serta memberikan dampak nyata bagi Indonesia.

“HIPMI siap menjadi jembatan. Tinggal keberanian generasi mudanya untuk melangkah dan menciptakan bersama,” tutup Yosia.

HighScope Indonesia Bengkulu Gelar Musical Exhibition, Asah Bakat dan Percaya Diri Siswa Sejak Dini

Charger | Bengkulu — Ratusan siswa HighScope Indonesia Bengkulu menampilkan bakat seni musik mereka dalam kegiatan Musical Exhibition yang digelar di Atrium Bencoolen Mall, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi sekaligus pembinaan bakat siswa di bidang seni, khususnya musik, sejak usia dini.

Musical Exhibition tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sarana melatih mental dan kepercayaan diri anak dengan tampil langsung di hadapan orang tua dan masyarakat umum. Panggung ini dirancang sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman yang diterapkan oleh HighScope Indonesia Bengkulu.

Owner HighScope Indonesia Bengkulu sekaligus Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaring serta meningkatkan kompetensi siswa yang menempuh pendidikan di HighScope Indonesia Bengkulu.

“Kita membuka kegiatan Musical Exhibition untuk menjaring anak-anak generasi muda dalam meningkatkan kompetensi mereka yang bersekolah di HighScope Indonesia Bengkulu. Ini merupakan bagian penting dari proses pembelajaran berbasis pengalaman,” ujar Yosia.

Ia menjelaskan, kegiatan ini juga melibatkan peran aktif orang tua agar dapat menyaksikan secara langsung perkembangan serta kemampuan anak-anak mereka. Dengan tampil di hadapan orang tua dan teman sebaya, siswa dilatih untuk lebih berani dan percaya diri.

“Kita mengajak orang tua melihat sendiri kemampuan siswa-siswa kita. Ketika anak tampil di depan orang tua dan teman-temannya, mental mereka terlatih sehingga kepercayaan diri semakin kuat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yosia menegaskan bahwa HighScope Indonesia Bengkulu tidak hanya menitikberatkan pada pendidikan akademik. Sekolah juga berkomitmen mengembangkan kreativitas, keterampilan sosial, dan karakter anak sebagai bekal menghadapi masa depan.

“HighScope bukan hanya soal akademik, tetapi bagaimana anak-anak berani mengekspresikan diri, mampu bersosialisasi, dan memiliki karakter serta daya tarik positif sebagai generasi muda,” ungkapnya.

Saat ini, jumlah siswa HighScope Indonesia Bengkulu tercatat sekitar 250 anak. Berbagai kegiatan berbasis bakat dan minat terus dikembangkan sebagai bagian dari metode pembelajaran yang menyeluruh, aktif, dan menyenangkan.

Sementara itu, salah satu siswa, Maria Aletta Joanes, tampak antusias dan percaya diri saat tampil bernyanyi dalam Musical Exhibition tersebut. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman positif selama menempuh pendidikan di HighScope Indonesia Bengkulu.

“Saya senang bisa tampil bernyanyi di depan orang tua dan teman-teman. Belajar di HighScope membuat saya lebih berani dan percaya diri,” kata Maria Aletta.

Maria Aletta dikenal sebagai salah satu talenta vokal yang dibina di HighScope Indonesia Bengkulu. Penampilannya mendapat apresiasi dari para orang tua yang hadir dan menjadi bukti bahwa pendidikan yang memberikan ruang berekspresi mampu mendorong perkembangan mental serta bakat anak.

Melalui kegiatan Musical Exhibition ini, HighScope Indonesia Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang inspiratif, mendorong anak-anak untuk berani tampil, kreatif, dan tumbuh menjadi generasi muda yang percaya diri serta berkarakter positif.

Bangun Bisnis Berkelanjutan, HIPMI Bengkulu Sasar Pemuda Lewat Seminar Entrepreneur

Charger | Bengkulu – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI Bengkulu) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong lahirnya wirausaha muda berdaya saing melalui Seminar Entrepreneur Blueprint bertajuk “Membangun Bisnis Tangguh di Era Kompetitif” yang akan digelar pada Maret 2026 mendatang.

Kegiatan ini menyasar kalangan anak muda dan mahasiswa di Provinsi Bengkulu, serta pengurus BPD dan BPC HIPMI se-Provinsi Bengkulu. Seminar tersebut diharapkan menjadi wadah edukasi dan penguatan kapasitas kewirausahaan bagi generasi muda agar mampu membangun bisnis yang berkelanjutan.

Ketua Umum HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, mengatakan bahwa seminar ini merupakan bagian dari upaya HIPMI dalam mempersiapkan pengusaha muda yang tidak hanya berani memulai usaha, tetapi juga memiliki pemahaman bisnis yang menyeluruh.

“Melalui seminar ini, kami ingin membekali anak muda dan mahasiswa dengan blueprint kewirausahaan yang kuat, mulai dari pemasaran, pengelolaan operasional, hingga keuangan dan perpajakan. Dengan bekal ini, mereka diharapkan siap menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompetitif,” ujar Yosia Yodan saat ditemui di PT Yodan Land Group, Rabu (14/1/2026).

Seminar Entrepreneur Blueprint akan menghadirkan para pemateri dari kalangan praktisi dan profesional di lingkungan PT Yodan Land Group. Yosia Yodan dijadwalkan hadir sebagai pembicara utama, didampingi oleh Lili Yodan, Founder Le Petit Yodan Bakery dan Kraving.

Adapun materi yang disampaikan meliputi strategi pemasaran oleh Veren Oktarisa, pengelolaan operasional serta pengendalian biaya oleh Yuliana Rotua, serta pengelolaan keuangan dan perpajakan oleh Ricky Sukma Wijaya.

Yosia menambahkan, seminar ini tidak hanya menitikberatkan pada teori, tetapi juga berbagi pengalaman praktis dari para pelaku usaha kepada peserta, sehingga dapat memberikan gambaran nyata tentang tantangan dan peluang dalam dunia bisnis.

“HIPMI Bengkulu ingin melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang mampu mengelola dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah,” jelasnya.

Seminar tersebut rencananya akan digelar di Hotel Two K Azana Style Bengkulu dengan kuota peserta terbatas sebanyak 300 orang dan dapat diikuti secara gratis. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu agenda strategis HIPMI Bengkulu dalam mendorong pertumbuhan wirausaha muda di Provinsi Bengkulu.