charger.my.id
BI Dorong Bank Bengkulu Jadi Local Champion di Usia ke-55

Charger | Bengkulu – Perayaan hari jadi ke-55 Bank Bengkulu terasa berbeda tahun ini. Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu memberikan kejutan sederhana namun sarat makna berupa tumpeng pempek berhias angka “55”.

Tumpeng tersebut dibawa langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, dan diserahkan kepada Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank Bengkulu, H. Iswahyudi.

Momen ini bukan sekadar simbol perayaan, tetapi juga menjadi penegasan harapan besar terhadap peran strategis Bank Bengkulu ke depan. Di usia yang semakin matang, Wahyu menilai Bank Bengkulu memiliki posisi istimewa sebagai satu-satunya bank pembangunan daerah yang berkantor pusat di Provinsi Bengkulu.

“Di Bengkulu ini hanya ada satu bank daerah. Maka harapannya jelas, Bank Bengkulu bisa menjadi local champion dan bergerak searah dengan visi pembangunan daerah,” ujar Wahyu, Senin (13/4/2026).

Ia menekankan bahwa sebagai bank milik pemerintah daerah, Bank Bengkulu harus mampu menjadi motor penggerak berbagai program strategis, khususnya yang berkaitan dengan pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah percepatan digitalisasi transaksi pemerintah melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Menurut Wahyu, peran Bank Bengkulu harus lebih dominan dalam mendukung sistem pembayaran, belanja, hingga penerimaan pendapatan asli daerah (PAD).

“Karena banyak rekening pemerintah daerah ada di sana, maka fasilitas yang dimiliki Bank Bengkulu harus dioptimalkan,” jelasnya.

Selain itu, Wahyu juga menaruh harapan besar terhadap kontribusi Bank Bengkulu dalam pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menilai kedekatan bank daerah dengan masyarakat menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan bank nasional.

“Bank Bengkulu lebih tahu wilayahnya, lebih dekat dengan masyarakat, dan paham potensi UMKM yang perlu didorong. Ini harus dimaksimalkan,” katanya.

Menurutnya, penguatan peran Bank Bengkulu dapat difokuskan pada dua sektor utama, yakni korporasi dan UMKM, dengan perhatian lebih besar pada UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Di akhir pernyataannya, Wahyu menyampaikan pesan tegas agar Bank Bengkulu melakukan perubahan pola pikir dalam menjalankan perannya.

“Kalau saran, lebih militan saja. Jangan lagi seperti stigma lama—menunggu di ‘menara gading’. Sekarang harus lebih agresif, lebih mendekat, jemput bola,” tegasnya.

Perayaan sederhana dengan tumpeng pempek ini pun menjadi simbol harapan bahwa di usia ke-55, Bank Bengkulu tidak hanya bertambah usia, tetapi juga semakin kuat, adaptif, dan hadir nyata di tengah masyarakat.

Diduga Ada Pungutan Liar, Kasus Perampasan Ponsel Wartawati di Pantai Zakat Kian Terkuak

Charger | Bengkulu — Penanganan kasus perampasan telepon genggam milik seorang wartawati di objek wisata Pantai Zakat, Kota Bengkulu, terus bergulir dan mulai mengungkap fakta baru. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bengkulu kini mendalami dugaan praktik pungutan liar yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut.

Pada Senin (13/4/2026), tim penyidik kembali memeriksa saksi kunci, seorang pedagang mainan yang berada di lokasi saat kejadian pada 29 Maret 2026. Dalam keterangannya, saksi mengaku sempat dimintai iuran oleh oknum Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang juga menjabat sebagai Ketua RT di Kelurahan Bajak.

Keterangan ini memperkuat dugaan bahwa insiden perampasan tidak berdiri sendiri, melainkan berkaitan dengan praktik pungutan yang terjadi di kawasan wisata tersebut.

Sebelumnya, penyidik telah menyampaikan perkembangan perkara melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kepada pelapor, Ermi Yanti. Dalam dokumen itu disebutkan bahwa penyelidikan dimulai dari laporan polisi tertanggal 30 Maret 2026, yang langsung ditindaklanjuti dengan penerbitan surat perintah penyelidikan pada hari yang sama.
Kasus ini disangkakan melanggar Pasal 482 KUHP tentang perampasan. Sejumlah langkah penyidikan telah dilakukan, mulai dari pemeriksaan korban, olah tempat kejadian perkara (TKP), hingga pengumpulan keterangan saksi.

Dua saksi yang lebih dulu diperiksa adalah Dian Calista Amalia dan Dede Satria. Penyidik juga telah melengkapi administrasi penyidikan, termasuk surat perintah tugas dan dokumen pendukung lainnya guna memperkuat konstruksi hukum perkara.

Penasihat hukum korban, advokat Rizki Dini Hasanah, menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas. Ia menilai, penanganan serius atas kasus ini penting sebagai bentuk perlindungan terhadap jurnalis.

“Kasus ini harus diusut sampai selesai. Ini bukan hanya soal korban, tapi juga menyangkut perlindungan terhadap profesi wartawan agar tidak lagi menjadi sasaran kekerasan,” tegasnya.

Kasus ini pun menjadi sorotan, mengingat peristiwa terjadi di ruang publik dan melibatkan pihak yang memiliki posisi di lingkungan masyarakat setempat.

5 Balontum BPP HIPMI Resmi Ambil Formulir di Batas Akhir Pendaftaran

Charger | Jakarta — Menjelang batas akhir pengembalian formulir Calon Ketua Umum BPP HIPMI masa bakti 2026–2028 pada 12 April 2026, tercatat sebanyak lima bakal calon ketua umum (Balontum) telah resmi mengambil formulir pendaftaran.

Kelima Balontum tersebut merupakan kader-kader terbaik Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang memiliki rekam jejak kepemimpinan dan kontribusi aktif di organisasi.

Berikut nama dan profil singkat para Balontum:

1. Anthony Leong (Ketua Bidang Sinergi Danantara dan BUMN BPP HIPMI, Ketua Satgas Hilirisasi dan Pengembangan Usaha BPP HIPMI, IKAL 5 Diklatnas Lemhanas HIPMI)

2. Reynaldo Bryan (Bendahara Umum BPP HIPMI, IKAL 6 Diklatnas Lemhanas HIPMI)

3. Ade Jona Prasetyo (Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI, Ketua Umum BPD HIPMI Sumatera Utara (2021–2025), IKAL 6 Diklatnas Lemhanas HIPMI)

4. A. Afifuddin Suhaeli Kalla (Ketua Bidang ESDM, Lingkungan Hidup dan Kehutanan BPP HIPMI, Ketua Umum BPD HIPMI Jaya (2017–2021), IKAL 5 Diklatnas Lemhanas HIPMI)

5. William Heinrich (Ketua Umum BPD HIPMI Papua Barat Masa Bakti (2021–2025), Ketua IKAL 6 Diklatnas Lemhanas HIPMI)

Proses selanjutnya akan menjadi bagian penting dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI XVIII yang akan menentukan kepemimpinan organisasi untuk periode mendatang. (Rilis Sekretariat BPP HIPMI, Jakarta, 12 April 2026)

Dedy Wahyudi Rencanakan Pembangunan Gantangan Permanen, Kicau Mania Bengkulu Siap Bangkit

Charger | Bengkulu — Wali Kota Bengkulu, , berkomitmen membangun arena gantangan permanen bagi komunitas burung berkicau sebagai upaya mendukung hobi sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Komitmen tersebut disampaikannya saat menghadiri ajang Wali Kota Cup, Minggu (12/04/2026).

Dedy menegaskan, pembangunan gantangan permanen tersebut akan dipercepat jika lokasi yang tepat segera ditemukan. Ia pun meminta komunitas burung berkicau untuk ikut berperan aktif dalam menentukan tempat strategis agar rencana ini dapat segera direalisasikan.

“Kalau memungkinkan tahun ini kita mulai. Jika belum, ini tetap jadi prioritas ke depan,” ujar Dedy.

Menurutnya, pembangunan tidak akan dilakukan secara sembarangan. Pemerintah Kota Bengkulu akan merancang konsep secara matang, mengingat wilayah Bengkulu yang berada di kawasan pesisir rentan terhadap korosi. Oleh karena itu, pemilihan material bangunan serta desain konstruksi akan menjadi perhatian utama agar fasilitas dapat digunakan dalam jangka panjang.

Selain pembangunan fisik, Dedy juga mendorong agar lomba burung berkicau dapat digelar secara rutin setiap minggu. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki potensi besar dalam menggerakkan sektor pariwisata, khususnya di kawasan pantai.

“Kalau rutin digelar, orang dari luar daerah akan datang. Mereka menginap, makan, belanja. Ini bisa jadi penggerak ekonomi,” jelasnya.

Ia optimistis, jika dikelola dengan baik, aktivitas kicau mania dapat menjadi salah satu daya tarik wisata baru di Kota Bengkulu. Dampaknya diharapkan tidak hanya dirasakan oleh komunitas, tetapi juga oleh pelaku usaha kecil seperti pedagang dan pengelola penginapan.

Sementara itu, Ketua komunitas burung berkicau Bengkulu, , menyambut positif rencana tersebut. Ia menilai langkah pemerintah kota sebagai bentuk perhatian nyata terhadap komunitas yang selama ini terus berkembang.

“Ini langkah yang sangat kami apresiasi. Belum pernah ada komitmen seperti ini sebelumnya,” kata Shap.

Ia menambahkan, apabila gantangan permanen tersebut terealisasi, komunitas siap menggelar kegiatan rutin secara berkala. Bahkan, setiap kecamatan diharapkan dapat berpartisipasi dalam penyelenggaraan event secara bergiliran.

“Rencananya nanti setiap kecamatan bisa mengadakan event setiap bulan di gantangan permanen yang direncanakan Pak Wali Kota,” ujarnya.

HIPMI Bengkulu Gelar Business Plan Competition 2026, Dorong Ide Bisnis Lokal Jadi Nyata

Charger | Bengkulu – Dalam rangka menyambut FORBISDA 2026, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bengkulu menggelar HIPMI Business Plan Competition 2026 sebagai wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan ide bisnis kreatif dan inovatif.

Mengusung tema “Wujudkan Ide Bisnismu Jadi Nyata”, kompetisi ini terbuka untuk mahasiswa maupun masyarakat umum dengan batas usia maksimal 40 tahun.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong lahirnya pelaku usaha baru sekaligus mengangkat potensi lokal Bengkulu agar mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.

Peserta diperbolehkan mengajukan proposal baik dalam bentuk ide bisnis yang masih berupa konsep maupun bisnis yang sudah berjalan dengan usia maksimal enam bulan.

Proposal yang dikumpulkan wajib dalam format PDF dengan maksimal 10 halaman, berisi penjelasan mengenai ide bisnis, keunggulan, serta analisis pasar dan potensi usaha.

Adapun timeline pelaksanaan dimulai dari tahap pendaftaran dan pengumpulan proposal pada 10 hingga 20 April 2026. Selanjutnya, panitia akan mengumumkan 10 besar peserta terbaik pada 21 April 2026, yang kemudian akan mengikuti tahap presentasi pada 22 April 2026. Lima besar akan diumumkan pada 23 April 2026, dan puncaknya adalah pengumuman juara pada 28 April 2026.

Kompetisi ini menghadirkan dua subtema utama, yaitu industri kreatif serta Food and Beverage (F&B), yang dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi daerah.

Dalam ajang ini, panitia menyediakan total hadiah pembinaan hingga Rp10.000.000 dengan rincian juara pertama sebesar Rp5.000.000, juara kedua Rp3.000.000, dan juara ketiga Rp2.000.000. Selain itu, para pemenang juga akan mendapatkan sertifikat, piala, serta kesempatan mengikuti mentoring lanjutan bersama mentor bisnis dari HIPMI.

Melalui kegiatan ini, HIPMI Bengkulu berharap dapat menciptakan ekosistem kewirausahaan yang lebih kuat serta mendorong generasi muda untuk berani memulai dan mengembangkan usaha mereka.

Bagi masyarakat yang berminat, proposal dapat dikirimkan melalui email ke hipmibisnisplanbkl@gmail.com. Informasi lebih lanjut juga dapat diakses melalui Instagram @bpdhipmibengkulu atau menghubungi kontak panitia di nomor 0811-7320-195.

Haru dan Khidmat, Walikota Bengkulu Gelar Walimatul Safar Jelang Keberangkatan Haji 2026

Charger | Bengkulu – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama istri menggelar acara Walimatul Safar atau syukuran dan doa bersama menjelang keberangkatan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di rumah pribadi walikota pada Sabtu (11/6/2026).

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi, Sekdaprov Hewan Antoni, serta unsur Forkopimda Kota Bengkulu seperti Kapolresta, Kajari, Danlanal, dan perwakilan Dandim 0407/Bengkulu. Hadir pula Kepala Kemenag Kota Bengkulu, Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain, anggota DPRD dari fraksi PAN, Ketua MUI Provinsi Bengkulu, Rektor UINFAS, Dirut Bank Bengkulu, para ulama, serta pimpinan media di Bengkulu.

Dalam sambutannya, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa dirinya bersama istri dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 26 Juni 2026.

“Insya Allah kami akan berangkat ke Tanah Suci tanggal 26 Juni. Tahun ini, 97 persen jamaah haji yang berangkat merupakan warga Kota Bengkulu,” ujar Dedy.

Ia menegaskan bahwa keberangkatannya bukan karena jabatan sebagai walikota, melainkan telah melalui proses panjang sejak mendaftar haji pada tahun 2011.

“Ada yang bertanya, apakah saya berangkat karena walikota? Saya jawab bukan. Kami sudah mendaftar sejak 2011. Alhamdulillah, tahun ini kami mendapat kesempatan berangkat sekaligus memimpin jamaah haji,” jelasnya.

Dedy juga menyebutkan bahwa total calon jamaah haji tahun ini mencapai 1.233.000 orang. Ia menegaskan komitmennya dalam membantu para jamaah.

“Insya Allah seluruh jamaah haji akan kami berikan seragam haji, sementara Gubernur turut membantu biaya pesawat. Mohon doa dari bapak ibu semua agar kami menjadi haji yang mabrur,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan bahwa Walimatul Safar merupakan momen sakral dan penuh makna.

“Ini adalah acara yang sakral. Ibadah haji adalah undangan Allah, bukan semata karena kemampuan finansial atau jabatan. Ada yang mampu dan mendaftar lebih dulu, namun belum tentu mendapat kesempatan berangkat,” ungkap Helmi.

Ia pun berpesan agar perjalanan haji dimaknai sebagai ibadah sepenuhnya serta mendoakan kelancaran bagi Walikota Bengkulu beserta istri.

“Ketika kita mendapat undangan Allah, niatkan sepenuhnya sebagai ibadah. Semoga pak walikota dan ibu diberikan kesehatan, kekuatan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, dan kembali sebagai haji yang mabrur,” tutupnya.

Polresta Bengkulu Percepat Penyelidikan Kasus Dugaan Perampasan di Pantai Zakat

Charger | Bengkulu – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bengkulu terus mengakselerasi penyelidikan kasus dugaan perampasan yang terjadi di kawasan Pantai Zakat, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu.

Perkembangan penanganan perkara ini disampaikan melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang dikirim kepada pelapor, Ermi Yanti alias Yanti binti A Malik Abubakar (alm), pada 11 April 2026. Penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan polisi tertanggal 30 Maret 2026 yang langsung ditindaklanjuti dengan penerbitan surat perintah penyelidikan pada hari yang sama, dengan dugaan pelanggaran Pasal 482 KUHP.

Dalam proses penyelidikan, penyidik telah melakukan sejumlah langkah penting, di antaranya pemeriksaan terhadap pelapor, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta pendalaman keterangan saksi. Dua saksi yang telah dimintai keterangan yakni Dian Calista Amalia dan Dede Satria.

Selain itu, aparat kepolisian juga telah merampungkan berbagai administrasi penyelidikan, termasuk penerbitan surat perintah tugas serta dokumen pendukung lainnya. Penanganan kasus ini melibatkan tim penyidik Satreskrim dengan komposisi personel dari berbagai jenjang kepangkatan.

Polisi memastikan bahwa proses penyelidikan berjalan tanpa kendala berarti. Untuk memperkuat konstruksi hukum, penyidik akan kembali memanggil sejumlah saksi tambahan dalam waktu dekat.

“Undangan wawancara akan dikirim kepada pihak terkait untuk mempercepat proses penyelidikan,” demikian keterangan dalam SP2HP.

Polresta Bengkulu juga membuka akses informasi bagi pelapor melalui penyidik langsung maupun layanan call center Unit Pidum. Hingga saat ini, kasus dugaan perampasan tersebut masih terus didalami guna memastikan kepastian hukum serta akuntabilitas dalam penegakan hukum.

Cekcok Arisan Berujung Vonis: Terdakwa Kasus Penghinaan Dijatuhi Hukuman Percobaan

Charger | Bengkulu – Perkara dugaan tindak pidana ringan berupa penghinaan disidangkan di Pengadilan Negeri Bengkulu dengan agenda pembacaan putusan oleh hakim tunggal terhadap terdakwa Muchidar alias Indah, warga Bumi Ayu.

Dalam persidangan terungkap, peristiwa bermula dari pertemuan arisan KSNJ (Keluarga Srikandi No Jaim) yang digelar pada Selasa, 24 Desember 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, di sebuah kafe di kawasan Jalan Pariwisata Pantai Panjang, Kota Bengkulu.

Dalam pertemuan tersebut terjadi cekcok antara terdakwa dan pelapor, Isna Mulyani.
Menurut keterangan pelapor, perselisihan dipicu oleh ucapan terdakwa yang diduga menyebut dirinya dengan kata-kata yang dianggap merendahkan. Tidak terima atas hal tersebut, pelapor kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Ratu Agung untuk diproses secara hukum.

Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan bahwa perbuatan terdakwa terbukti memenuhi unsur tindak pidana ringan sebagaimana yang didakwakan. Namun, hakim juga menilai bahwa kejadian tersebut dipicu oleh emosi sesaat dalam situasi konflik interpersonal.

Berdasarkan hal itu, hakim menjatuhkan vonis pidana kurungan selama satu bulan. Meski demikian, hukuman tersebut tidak perlu dijalani selama masa percobaan, dengan ketentuan terdakwa tidak mengulangi perbuatannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan.

Dalam amar putusannya, hakim juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan ucapan dalam kehidupan bermasyarakat guna mencegah terjadinya konflik serupa di masa mendatang.

BI Gelar Sarasehan, Tegaskan Stabilitas Ekonomi Bengkulu Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global

Charger | Bengkulu — Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu menggelar Sarasehan Perekonomian Bengkulu bertajuk “Sinergi Moneter dan Fiskal: Menjaga Stabilitas Aktivitas Produksi dan Distribusi di Tengah Tekanan Geopolitik Global Menuju Ekonomi Bengkulu yang Berkelanjutan” di Hotel Santika, Kamis (9/4/2026).

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Muhammad Irfan Octama, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Bengkulu pada triwulan I 2026 berada di kisaran 4,47–5,03 persen secara tahunan. Namun, ia mengingatkan adanya potensi perlambatan akibat penurunan transfer ke daerah sekitar 20,38 persen serta belum pulihnya sektor pertambangan.

Dari sisi harga, inflasi Bengkulu pada Maret 2026 tercatat sebesar 2,85 persen (year on year), lebih rendah dibandingkan inflasi nasional sebesar 3,48 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Mukomuko sebesar 3,83 persen, sementara Kota Bengkulu sebesar 2,52 persen.

BI juga mencatat perkembangan positif dalam digitalisasi sistem pembayaran. Hingga November 2025, jumlah pengguna QRIS di Bengkulu mencapai 267.952 orang dengan 229.532 merchant yang telah memanfaatkan sistem tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, RA Denni menyampaikan bahwa perekonomian Bengkulu pada 2025 tumbuh 4,82 persen (year on year), meningkat dibandingkan 2024 sebesar 4,62 persen. Capaian ini mendekati rata-rata pertumbuhan ekonomi Sumatra sebesar 4,81 persen dan relatif sejalan dengan pertumbuhan nasional sebesar 5,11 persen.

Menurutnya, sektor pertanian dan perkebunan—khususnya kelapa sawit dan kopi—perikanan, serta perdagangan masih menjadi tulang punggung ekonomi Bengkulu. Pemerintah daerah juga terus mendorong program strategis seperti ketahanan pangan, cetak sawah, pengembangan komoditas kopi, penguatan UMKM, hingga optimalisasi distribusi antarwilayah.

“Stabilitas ekonomi daerah juga tercermin dari inflasi Bengkulu yang tetap terkendali pada level 2,7 persen secara tahunan pada 2025,” ujarnya saat membuka acara Sarasehan Perekomian secara resmi yang mewakili sekda provinsi Bengkulu.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, Mohamad Irfan Surya Wardana, melaporkan bahwa pendapatan negara hingga Februari 2026 mencapai Rp409,5 miliar atau tumbuh 24,18 persen. Belanja negara tercatat Rp942,94 miliar atau tumbuh 25,33 persen.

Penyaluran transfer ke daerah telah mencapai Rp1,9 triliun atau 22,71 persen dari pagu APBN. Di tingkat daerah, realisasi pendapatan APBD Bengkulu sebesar Rp656,31 miliar dengan belanja daerah Rp811,8 miliar.

Kota Bengkulu mencatat pendapatan asli daerah (PAD) tertinggi sebesar Rp21,6 miliar, sementara Pemerintah Provinsi Bengkulu mencatat realisasi transfer ke daerah tertinggi sebesar 25,36 persen.

Dari sisi global, Kepala Departemen Riset Industri dan Regional Bank Mandiri, Dendi Ramdani, mengingatkan risiko geopolitik yang dapat memengaruhi harga minyak dunia dan perekonomian Indonesia.

Ia memproyeksikan, dalam skenario terburuk, harga minyak dunia bisa mencapai 132 dolar AS per barel jika konflik Iran–Israel berkembang menjadi perang terbuka dan mengganggu produksi minyak OPEC. Pada skenario perang proksi, harga minyak diperkirakan mencapai 99,7 dolar AS per barel, sedangkan konflik terbatas dapat mendorong harga ke level 84 dolar AS per barel.

Meski dihadapkan pada ketidakpastian global, sejumlah sektor dinilai tetap prospektif, seperti telekomunikasi, kesehatan, manufaktur hilir, makanan dan minuman, utilitas, serta sektor pemerintahan yang diperkirakan mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.

Yosia Yodan: HIPMI Bengkulu Mendukung Kehadiran Bima 2000 Group

Charger | Bengkulu – Semangat kewirausahaan anak muda kembali terlihat di Provinsi Bengkulu dengan hadirnya Bima 2000 Group, sebuah usaha rental mobil yang resmi diluncurkan. Kegiatan ini dihadiri Ketua BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bengkulu, Yosia Yodan, bersama Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, serta Owner Bima 2000 Group, Bima Dwi Putra.

Dalam keterangannya, Yosia menilai kehadiran Bima 2000 Group membawa dampak positif bagi perekonomian daerah. Ia menyebut usaha rental mobil tersebut tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja baru.

“Ini tentu sangat membantu perekonomian Bengkulu. Mendongkrak lapangan kerja, terlebih lagi Bima yang masih sangat muda ini memiliki semangat membangkitkan dunia usaha dan memberi motivasi bagi anak muda lainnya,” ujar Yosia.

Ia menegaskan bahwa HIPMI Provinsi Bengkulu mendukung penuh tumbuhnya pelaku usaha muda. Menurutnya, perjalanan bisnis Bima yang dimulai dari nol hingga berkembang saat ini menjadi contoh nyata bahwa kerja keras dan konsistensi dapat membuahkan hasil.

“Tadi kita dengar langsung bagaimana perjalanan usahanya dari awal hingga bisa berkembang. Ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani memulai usaha,” tambahnya.

Sementara itu, Owner Bima 2000 Group, Bima Dwi Putra, mengapresiasi dukungan yang diberikan HIPMI Provinsi Bengkulu. Ia berharap sinergi antara pengusaha muda terus terjalin untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Terima kasih atas dukungan kakanda Yosia dan jajaran HIPMI. Semoga kebersamaan ini bisa terus mendorong pelaku usaha lain untuk berkembang, khususnya di sektor rental mobil di Bengkulu,” tutupnya.

Kehadiran Bima 2000 Group diharapkan menjadi bagian dari geliat baru dunia usaha di Bengkulu, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam membangun ekonomi daerah secara berkelanjutan.