Haru dan Khidmat, Walikota Bengkulu Gelar Walimatul Safar Jelang Keberangkatan Haji 2026
Charger | Bengkulu – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama istri menggelar acara Walimatul Safar atau syukuran dan doa bersama menjelang keberangkatan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di rumah pribadi walikota pada Sabtu (11/6/2026).
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi, Sekdaprov Hewan Antoni, serta unsur Forkopimda Kota Bengkulu seperti Kapolresta, Kajari, Danlanal, dan perwakilan Dandim 0407/Bengkulu. Hadir pula Kepala Kemenag Kota Bengkulu, Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain, anggota DPRD dari fraksi PAN, Ketua MUI Provinsi Bengkulu, Rektor UINFAS, Dirut Bank Bengkulu, para ulama, serta pimpinan media di Bengkulu.
Dalam sambutannya, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa dirinya bersama istri dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 26 Juni 2026.
“Insya Allah kami akan berangkat ke Tanah Suci tanggal 26 Juni. Tahun ini, 97 persen jamaah haji yang berangkat merupakan warga Kota Bengkulu,” ujar Dedy.
Ia menegaskan bahwa keberangkatannya bukan karena jabatan sebagai walikota, melainkan telah melalui proses panjang sejak mendaftar haji pada tahun 2011.
“Ada yang bertanya, apakah saya berangkat karena walikota? Saya jawab bukan. Kami sudah mendaftar sejak 2011. Alhamdulillah, tahun ini kami mendapat kesempatan berangkat sekaligus memimpin jamaah haji,” jelasnya.
Dedy juga menyebutkan bahwa total calon jamaah haji tahun ini mencapai 1.233.000 orang. Ia menegaskan komitmennya dalam membantu para jamaah.
“Insya Allah seluruh jamaah haji akan kami berikan seragam haji, sementara Gubernur turut membantu biaya pesawat. Mohon doa dari bapak ibu semua agar kami menjadi haji yang mabrur,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan bahwa Walimatul Safar merupakan momen sakral dan penuh makna.
“Ini adalah acara yang sakral. Ibadah haji adalah undangan Allah, bukan semata karena kemampuan finansial atau jabatan. Ada yang mampu dan mendaftar lebih dulu, namun belum tentu mendapat kesempatan berangkat,” ungkap Helmi.
Ia pun berpesan agar perjalanan haji dimaknai sebagai ibadah sepenuhnya serta mendoakan kelancaran bagi Walikota Bengkulu beserta istri.
“Ketika kita mendapat undangan Allah, niatkan sepenuhnya sebagai ibadah. Semoga pak walikota dan ibu diberikan kesehatan, kekuatan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, dan kembali sebagai haji yang mabrur,” tutupnya.