charger.my.id
ASKI Bengkulu Dukung Penguatan Branding Kopi Bengkulu Tembus Pasar Nasional dan Internasional

Charger | Bengkulu — Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Kopi Indonesia (DPD ASKI) Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan branding kopi Bengkulu agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Strategi Penguatan Branding Kopi Bengkulu Menembus Pasar Nasional dan Internasional” yang digelar di Ruang Rapat Bank Indonesia, Minggu (25/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Umum DPD ASKI Bengkulu, Fernando Sijabat, hadir mewakili Ketua Umum ASKI Bengkulu, Yosia Yodan. FGD diikuti oleh berbagai pihak terkait, antara lain UMKM binaan Bank Indonesia, Ketua AEKI Bengkulu Budi, para barista peserta lomba yang diselenggarakan Bank Indonesia, perwakilan Dinas Perkebunan, serta PT Alko yang diwakili oleh Dirga.

Melalui forum diskusi tersebut, berbagai langkah strategis untuk memajukan kopi Bengkulu dibahas bersama. Salah satu agenda yang akan dilaksanakan adalah Festival Kopi Dataran Tinggi yang direncanakan digelar di Kabupaten Kepahiang pada Juni atau Juli 2026.

 

Selain itu, terdapat tawaran kontrak ekspor sebanyak dua kontainer kopi robusta Grade 4A dari PT Alko untuk pengiriman Juni 2026 dengan membawa identitas Provinsi Bengkulu melalui SKA Bengkulu. Hal ini dinilai menjadi peluang besar bagi petani dan pelaku usaha kopi di Bengkulu untuk memperluas pasar ekspor.

Bank Indonesia juga terus melakukan pendampingan terhadap UMKM kopi di Provinsi Bengkulu sebagai upaya mendorong ekspor dan menjaga stabilisasi nilai tukar rupiah. Dalam diskusi tersebut turut muncul usulan pembentukan badan usaha di tingkat kelompok tani guna mempermudah akses bantuan alat pertanian yang dapat digunakan bersama oleh para petani kopi.

ASKI Bengkulu menegaskan dukungannya terhadap seluruh langkah kolaboratif yang bertujuan meningkatkan kualitas, daya saing, serta citra kopi Bengkulu di tingkat nasional maupun internasional. Organisasi ini berharap sinergi antara petani, pelaku usaha, pemerintah, dan lembaga pendukung dapat menjadikan kopi Bengkulu semakin dikenal luas di pasar dunia.

BMP Tegaskan Hanya Pemilik Merek, Produksi den Semua Perizinan Diserahkan ke Pabrik

Charger | Bengkulu – Pabrik Minyak Goreng Bumi Merah Putih yang berlokasi di Jalan H.A. Wahid Nul RT 5 RW 1, Kelurahan Sawah Lebar Baru, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, disegel oleh pihak kepolisian.
Kondisi tersebut berbeda dari biasanya, di mana para karyawan tampak sibuk menyiapkan produksi minyak goreng untuk kebutuhan masyarakat.

Direktur rumah produksi Minyak Goreng Bumi Merah Putih (BMP), Riswan, menegaskan bahwa penyegelan pabrik yang memproduksi minyak goreng merek BMP tidak berkaitan langsung dengan perusahaannya.

Menurut Riswan, BMP hanya memiliki merek dagang, sementara proses produksi dilakukan oleh pihak ketiga melalui sistem maklon.

“Usaha kami ini berbasis maklon. Pemilik pabriknya adalah Pak Heru. Kami memesan minyak untuk diproduksi oleh beliau,” ujar Riswan saat dihubungi di Bengkulu, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa dalam sistem tersebut BMP bertindak sebagai pemilik merek, sedangkan seluruh proses produksi dilakukan oleh pihak pabrik.

“Saya memiliki merek, sementara mereka yang memproduksi. Jadi, kami membeli produk yang diproduksi oleh pihak pabrik dengan menggunakan merek kami sendiri,” jelasnya.

Riswan menambahkan bahwa BMP telah memiliki izin merek dan hak kekayaan intelektual yang lengkap. Namun, terkait izin operasional pabrik dan produksi lainnya merupakan tanggung jawab pihak pabrikan.

“Untuk izin merek BMP, kami sudah lengkap dan tidak ada masalah. Namun, izin operasional pabrik sepenuhnya diurus oleh pihak pabrikan,” kata Riswan.

Ia juga menyebutkan bahwa pabrik tersebut tidak hanya memproduksi minyak goreng merek BMP, tetapi juga berbagai merek lainnya.

“Di pabrik itu tidak hanya BMP, ada banyak merek lain yang juga diproduksi di sana,” pungkasnya.

Mendunia! Pegadaian Sabet The Asset Triple A 2026, Dorong Inklusi Keuangan & MengEMASkan Indonesia

Charger | Hong Kong, 14 April 2026 – PT Pegadaian kembali mencatatkan prestasi di kancah global dengan meraih penghargaan dalam ajang The Asset Triple A Sustainable Finance Award 2026. Pegadaian dinobatkan sebagai pemenang kategori Best Social Bond/Sukuk – Non Bank Financial Institution (NBFI) dalam acara yang diselenggarakan di Hong Kong.

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pegadaian dalam menerbitkan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 serta Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Berkelanjutan Tahap III Tahun 2025 dengan total nilai mencapai Rp3,49 triliun.

Capaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan Pegadaian dalam mengintegrasikan prinsip Sustainable Finance ke dalam strategi pendanaan perusahaan, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan mendukung inklusi keuangan. Penilaian dilakukan oleh tim juri independen berdasarkan aspek inovasi instrumen, kekuatan peringkat kredit, serta keberhasilan eksekusi di pasar modal.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen Pegadaian dalam menghadirkan solusi keuangan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga berdampak sosial.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Pegadaian mampu menghadirkan inovasi keuangan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran Pegadaian dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi,” ujar Novryandi.

Ia juga menambahkan bahwa pencapaian ini sejalan dengan semangat Pegadaian dalam MengEMASkan Indonesia, yakni menghadirkan nilai tambah ekonomi melalui solusi keuangan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

“Melalui berbagai inovasi dan instrumen keuangan yang kami hadirkan, Pegadaian berkomitmen untuk terus MengEMASkan Indonesia, tidak hanya dari sisi bisnis, tetapi juga dalam menciptakan dampak sosial yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambah Novryandi.

Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara Pegadaian dengan para mitra strategis. Dalam proses penerbitan instrumen ini, PT Pegadaian didukung oleh jajaran Joint Lead Underwriters (JLU), diantaranya PT CIMB Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, serta PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas.

Melalui keberhasilan ini, Pegadaian optimistis dapat terus memperkuat kepercayaan investor dan nasabah, sekaligus menjadi role model dalam penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) di industri keuangan non-bank di Asia Tenggara.

Tentang Pegadaian

PT Pegadaian didirikan di Kota Sukabumi, Jawa Barat pada 1 April 1901. Tak hanya bergerak di Industri Gadai, Pegadaian kini bertransformasi menjadi lembaga keuangan inklusif yang menyediakan beragam produk dan layanan finansial. Sejak tahun 2021, Pegadaian tergabung dalam Holding Ultra Mikro (UMi) bersama BRI dan PNM, berkomitmen penuh dalam mendukung UMKM naik kelas.

Pegadaian kini mengukuhkan posisinya sebagai pelopor Layanan Bank Emas di Indonesia dengan produk terlengkap, sejak resmi mengantongi izin yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024. Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Bulion yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi maupun Perdagangan Emas.

Selain Layanan Bank Emas, Pegadaian juga memiliki ragam produk investasi emas yang mudah diakses masyarakat, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas, serta produk pembiayaan yang lengkap (Haji & Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, hingga KUR Syariah).

Seluruh produk dan layanan Pegadaian dapat diakses melalui Outlet, Agen Pegadaian, serta aplikasi Tring! by Pegadaian yang dirancang dengan fokus pada pengembangan ekosistem emas dan transformasi digital, untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan dalam bertransaksi finansial bagi masyarakat.

Sebagai lembaga pembiayaan sosial, Pegadaian juga berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif, menciptakan dampak positif bagi komunitas, dan meningkatkan kesejahteraan secara luas. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.pegadaian.co.id.

BLINC 3.0 Resmi Digelar, Bengkulu Perkuat Kesiapan Proyek untuk Menarik Investasi Global

Charger | Bengkulu – Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, secara resmi membuka kegiatan Kick Off Capacity Building BLINC 3.0 (Bencoolen Investment Challenge) Tahun 2026 yang mengusung tema Penguatan Kesiapan Proyek Investasi Daerah untuk Menjangkau Peluang Investasi Global. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Santika Bengkulu, Rabu (15/4).

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh sekretaris daerah kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, Kepala Bapperida Provinsi Bengkulu Yuliswani, serta berbagai instansi terkait.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menegaskan bahwa investasi menjadi kunci penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di tengah keterbatasan fiskal dan dinamika geopolitik global.

Menurutnya, Bengkulu memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti pertanian, perkebunan, kelautan, hingga kawasan pesisir. Namun, tantangan utama saat ini bukan hanya terletak pada besarnya potensi tersebut, melainkan pada kemampuan daerah dalam menyiapkan, mengemas, dan memasarkan proyek investasi agar sesuai dengan kebutuhan investor.

“Potensi Bengkulu sangat besar. Yang diperlukan saat ini adalah bagaimana kita mengemas potensi tersebut menjadi proyek investasi yang siap ditawarkan sehingga dapat menjangkau peluang investasi global,” ujar Wahyu.

Sementara itu, Herwan Antoni menyampaikan bahwa peningkatan investasi merupakan salah satu langkah strategis untuk menekan angka kemiskinan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Bengkulu.

Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen pada tahun 2029, yang didukung oleh penguatan infrastruktur serta peningkatan konektivitas antarwilayah.

Melalui BLINC 3.0, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap kabupaten dan kota dapat meningkatkan kapasitas dalam menyiapkan proyek investasi yang matang, terstruktur, dan siap ditawarkan kepada investor. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja serta mempercepat pengentasan kemiskinan di Provinsi Bengkulu.

Yosia Yodan: HIPMI Bengkulu Mendukung Kehadiran Bima 2000 Group

Charger | Bengkulu – Semangat kewirausahaan anak muda kembali terlihat di Provinsi Bengkulu dengan hadirnya Bima 2000 Group, sebuah usaha rental mobil yang resmi diluncurkan. Kegiatan ini dihadiri Ketua BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bengkulu, Yosia Yodan, bersama Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, serta Owner Bima 2000 Group, Bima Dwi Putra.

Dalam keterangannya, Yosia menilai kehadiran Bima 2000 Group membawa dampak positif bagi perekonomian daerah. Ia menyebut usaha rental mobil tersebut tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja baru.

“Ini tentu sangat membantu perekonomian Bengkulu. Mendongkrak lapangan kerja, terlebih lagi Bima yang masih sangat muda ini memiliki semangat membangkitkan dunia usaha dan memberi motivasi bagi anak muda lainnya,” ujar Yosia.

Ia menegaskan bahwa HIPMI Provinsi Bengkulu mendukung penuh tumbuhnya pelaku usaha muda. Menurutnya, perjalanan bisnis Bima yang dimulai dari nol hingga berkembang saat ini menjadi contoh nyata bahwa kerja keras dan konsistensi dapat membuahkan hasil.

“Tadi kita dengar langsung bagaimana perjalanan usahanya dari awal hingga bisa berkembang. Ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani memulai usaha,” tambahnya.

Sementara itu, Owner Bima 2000 Group, Bima Dwi Putra, mengapresiasi dukungan yang diberikan HIPMI Provinsi Bengkulu. Ia berharap sinergi antara pengusaha muda terus terjalin untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Terima kasih atas dukungan kakanda Yosia dan jajaran HIPMI. Semoga kebersamaan ini bisa terus mendorong pelaku usaha lain untuk berkembang, khususnya di sektor rental mobil di Bengkulu,” tutupnya.

Kehadiran Bima 2000 Group diharapkan menjadi bagian dari geliat baru dunia usaha di Bengkulu, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam membangun ekonomi daerah secara berkelanjutan.

HIPMI Bengkulu dan Yodan Land Bangkitkan Semangat Wirausaha 400 Anak Muda di Seminar Entrepreneur Blueprint

Charger | Bengkulu, 12 Maret 2026 – Semangat kewirausahaan generasi muda Bengkulu kembali mendapat dorongan kuat melalui Seminar Entrepreneur Blueprint: Membangun Bisnis Tangguh di Era Kompetitif yang diselenggarakan oleh BPD HIPMI Bengkulu di Ballroom Hotel Two K Azana Style Bengkulu, Rabu (12/3). Kegiatan ini dihadiri sekitar 400 peserta yang terdiri dari mahasiswa, pengurus organisasi kepemudaan, serta pengurus daerah dan cabang HIPMI se-Provinsi Bengkulu.

Seminar ini menjadi ruang inspiratif bagi generasi muda untuk memperluas wawasan kewirausahaan, memahami strategi bisnis modern, serta membangun karakter kepemimpinan di tengah persaingan ekonomi yang semakin kompetitif.

Kegiatan ini menghadirkan Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu sekaligus Direktur Utama PT. Yodan Land Group, Yosia Yodan, sebagai pembicara utama. Dalam paparannya, ia membagikan pengalaman serta strategi membangun bisnis yang berkelanjutan di era modern.

Turut mendampingi, Lili Yodan, Founder Le Petit Yodan Bakery dan Kraving, yang berbagi kisah sukses membangun brand kuliner serta pentingnya inovasi dalam mempertahankan bisnis di tengah persaingan pasar.

Dalam sambutannya, Yosia Yodan menekankan pentingnya keberanian generasi muda untuk memulai usaha sejak dini serta memanfaatkan peluang di era digital.

“Anak muda tidak perlu menunggu sempurna untuk memulai. Yang terpenting adalah keberanian untuk melangkah, belajar dari proses, dan terus berinovasi agar mampu bersaing di era kompetitif,” ujarnya di hadapan ratusan peserta.

Selain pembicara utama, seminar ini juga menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai bidang bisnis yang memberikan materi praktis dan aplikatif, di antaranya Julian Tanel selaku Ketua Organizing Committee sekaligus Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu, Veren Oktarisa (Head Sales Marketing Corporate PT. Yodan Land Group) yang membawakan materi marketing, serta Yuliana Rotua (Direktur Operasional PT. Yodan Land Group) yang menyampaikan materi operasional dan cost control.

Materi lainnya disampaikan oleh Wendri Surya Pratama, Ketua IPK Indonesia Wilayah Bengkulu – Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu, yang membahas pentingnya karakter dalam dunia usaha, serta Ricky Sukma Wijaya, Direktur Pajak dan Pengembangan Bisnis PT. Yodan Land Group, yang mengupas strategi pengelolaan pajak dan keuangan bagi pelaku bisnis.

Acara ini juga dihadiri oleh anak muda berprestasi sekaligus pengurus BPD HIPMI Bengkulu, yaitu Master Dedi, Deni Arif, dan Deni Daffa, yang turut memberikan motivasi kepada peserta agar aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Peserta seminar berasal dari berbagai Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI se-Provinsi Bengkulu, di antaranya BPC Seluma, BPC Bengkulu Selatan, BPC Kaur, BPC Kepahiang, BPC Rejang Lebong, BPC Kota Bengkulu, BPC Bengkulu Utara, BPC Mukomuko, dan BPC Bengkulu Tengah.

Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh berbagai organisasi dan mahasiswa dari sejumlah kampus serta komunitas pemuda di Bengkulu seperti Putera Puteri Kampus Bengkulu, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Bengkulu, HIMATANSI Universitas Bengkulu, Bujang Gadis Kota Bengkulu, Putra Putri Kebudayaan Bengkulu, Fakultas Hukum Universitas Prof. Dr. Hazairin (UNIHAZ), serta komunitas SANS Bengkulu.

Ketua Organizing Committee Julian Tanel menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya HIPMI Bengkulu untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di kalangan generasi muda.

“Melalui seminar ini, kami berharap lahir lebih banyak pengusaha muda yang tidak hanya sukses secara bisnis, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah,” ujarnya.

Dengan tingginya antusiasme peserta yang mencapai 400 orang, seminar ini menjadi bukti bahwa semangat kewirausahaan di kalangan anak muda Bengkulu terus tumbuh dan berkembang, sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai motor penggerak ekonomi daerah di masa depan.

Well The Food Resmi Buka Cabang di HIPMI Center Pagar Dewa dengan Promo Buy 1 Get 1

Charger | Bengkulu – Well The Food secara resmi membuka cabang terbarunya di HIPMI Center Pagar Dewa, Sabtu (14/2/2026). Pembukaan cabang ini diramaikan dengan promo Buy 1 Get 1 Free yang hanya berlaku selama satu hari.

Cabang Well The Food yang berlokasi di kawasan Pagar Dewa ini menyasar segmen anak muda serta pelaku usaha yang beraktivitas di sekitar HIPMI Center. Promo pembukaan diberikan khusus untuk menu-menu andalan yang tercantum dalam poster resmi outlet.

Pada momen grand opening tersebut, pengunjung dapat menikmati dua menu utama dengan harga terjangkau. Combo 1 seharga Rp25.000 berisi empat sayap ayam krispi dengan pilihan saus Chiz Lava atau BBQ. Sementara Nasi Ayam Geprek dibanderol Rp16.000 dengan sajian ayam goreng renyah, sambal khas pedas, dan nasi hangat.

Manajemen Well The Food menjelaskan bahwa promo Buy 1 Get 1 Free berlaku dengan ketentuan terbatas, yakni hanya pada hari pembukaan, khusus untuk 50 pembeli pertama, dan hanya berlaku di cabang HIPMI Center Pagar Dewa.

“Kami berharap kehadiran cabang ini dapat menjadi pilihan kuliner baru bagi masyarakat sekitar, sekaligus mendukung ekosistem pelaku usaha di HIPMI Center,” ujar perwakilan manajemen Well The Food.

Dengan kuota promo yang terbatas dan tingginya minat masyarakat, pengunjung disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan kesempatan menikmati promo pembukaan.

Ketum BPD HIPMI Bengkulu Apresiasi Putra Daerah Buka Store Sofa Kean di Kota Bengkulu

Charger | Bengkulu – Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, mengapresiasi kehadiran Store Sofa Kean Cabang Kota Bengkulu yang dinilai menjadi bukti nyata kemampuan anak muda daerah dalam membangun usaha yang profesional dan berdaya saing. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri langsung acara Opening Store Sofa Kean yang digelar pada Sabtu, 24 Januari 2026, di Yayasan Nuraini Najamudin, kawasan Jalan Terminal Regional, Kota Bengkulu.

Yosia Yodan hadir bersama Sekretaris Umum BPD HIPMI Bengkulu, Julian Tanel, dalam kegiatan yang berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. Menurut Yosia, hadirnya Sofa Kean di Bengkulu memiliki makna strategis, terlebih usaha tersebut dimiliki oleh Ovan Ariea Firmansyah, putra daerah Bengkulu yang telah berhasil mengembangkan bisnis furnitur hingga membuka cabang di daerah asalnya.

“Saya melihat ini bukan sekadar pembukaan store, tetapi bukti bahwa anak muda Bengkulu mampu membangun usaha yang profesional, berdaya saing, dan kembali memberikan kontribusi nyata bagi daerahnya,” ujar Yosia Yodan di sela-sela acara.

Ia menilai, kehadiran Sofa Kean menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan sektor usaha kreatif dan industri furnitur lokal di Bengkulu. Selain membuka peluang lapangan kerja, usaha ini juga dinilai mampu memperkuat ekosistem kewirausahaan daerah, sejalan dengan komitmen HIPMI dalam mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda yang tangguh dan berkelanjutan.

Yosia Yodan menegaskan, BPD HIPMI Bengkulu akan terus memberikan dukungan kepada pelaku usaha lokal, khususnya putra-putri daerah yang berani berinvestasi dan membuka usaha di tanah kelahirannya.

“Kami di HIPMI Bengkulu percaya, membangun daerah dimulai dari keberanian anak daerah untuk berusaha di daerahnya sendiri. Apa yang dilakukan Saudara Ovan Ariea Firmansyah patut menjadi inspirasi bagi generasi muda Bengkulu lainnya,” tegasnya.

Acara opening store Sofa Kean turut dimeriahkan dengan berbagai promo menarik, pembagian doorprize, serta kehadiran tamu undangan dari berbagai kalangan. Yosia Yodan berharap, ke depan Sofa Kean dapat terus berkembang dan menjadi salah satu brand furnitur kebanggaan Bengkulu yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Penataan Kawasan Belungguk Dongkrak Omzet UMKM hingga 200 Persen

Charger | Kota Bengkulu – Penataan kawasan UMKM di Belungguk yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu mulai menunjukkan dampak positif terhadap pertumbuhan pelaku usaha kecil. Jumlah UMKM terus bertambah, sementara omzet pedagang dilaporkan mengalami peningkatan signifikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Nelawati, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kota Bengkulu, saat memantau perkembangan aktivitas usaha di kawasan Belungguk.

Menurut Nelawati, hingga saat ini minat pelaku UMKM untuk bergabung di kawasan tersebut sangat tinggi. Hampir setiap hari, pihaknya menerima permintaan dari pelaku usaha yang ingin ikut berjualan.

“Setiap hari pelaku UMKM minta bergabung. Kita juga rutin melakukan pembinaan karena masih banyak hal yang perlu kita benahi. Kalau ada kendala, langsung kita carikan solusi,” ujar Nelawati.

Ia mengungkapkan, hasil pembinaan dan penataan kawasan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan pedagang. Bahkan, sejumlah pelaku usaha mengaku omzet mereka meningkat hingga 200 persen.

“Alhamdulillah, dari pengakuan pelaku usaha, omzet mereka naik sampai 200 kali lipat. Ini karena hampir setiap malam minggu kita adakan event dan kegiatan. Program Farklinac sangat membantu,” jelasnya.

Saat ini, jumlah pedagang yang tergabung di kawasan Belungguk mencapai sekitar 160 pelaku UMKM yang tersebar di sisi kiri dan kanan kawasan. Konsep lapak yang digunakan pun beragam, mulai dari food truck, motor gerobak, hingga tenda.

Meski demikian, Nelawati mengakui masih ada tantangan dalam hal penyeragaman tampilan lapak. Ke depan, pihaknya berencana menggandeng pihak sponsor agar kawasan UMKM dapat ditata lebih rapi, indah, dan seragam.

“Harapan kita ke depan bisa lebih tertata dan nyaman. Kita sedang berkomunikasi dengan sponsorship agar lapak bisa diseragamkan,” katanya.

Terkait fasilitas, Pemkot Bengkulu hanya menarik retribusi kebersihan sebesar Rp2.000 per hari. Sementara untuk kebutuhan listrik, pelaku UMKM difasilitasi untuk mendaftar secara resmi ke PLN sesuai kapasitas penggunaan masing-masing.

Lebih jauh, Nelawati menegaskan penataan kawasan Belungguk merupakan bagian dari program Wali Kota Bengkulu untuk meningkatkan kelas UMKM dan menggerakkan perekonomian daerah.

Jika penataan di Belungguk dinilai berhasil, Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu berencana memperluas konsep serupa ke kawasan lain, seperti Jalan Suprapto, KZ Abidin, kawasan Smart City, hingga Pasar Baru Koto yang baru dibangun.

“Kita ingin menyediakan ruang usaha yang layak dan nyaman bagi UMKM. Harapannya, pertumbuhan UMKM terus meningkat dan perekonomian Kota Bengkulu semakin bergerak,” tutupnya.

BIMA 2000 Rent Car Konsisten Hadirkan Layanan Transportasi Premium di Bengkulu

Charger | Bengkulu – Kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi tidak lepas dari kualitas armada dan profesionalisme pelayanan. Hal inilah yang sejak awal menjadi komitmen BIMA 2000 Rent Car, perusahaan penyewaan mobil premium yang telah beroperasi sejak tahun 2008 di Provinsi Bengkulu.

Owner BIMA 2000 Rent Car, Bima, menjelaskan bahwa perusahaan yang ia dirikan hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi yang aman, nyaman, dan terpercaya.

“Kami ingin BIMA 2000 menjadi perusahaan transportasi terbaik, terpercaya, dan profesional dalam setiap pelayanan. Itu yang menjadi visi utama kami sejak awal berdiri,” ujar Bima saat ditemui di kantornya di Jalan Sungai Rupat 1, Kota Bengkulu, Rabu (14/1/26).

Menurut Bima, hingga saat ini BIMA 2000 Rent Car telah memiliki lebih dari 50 unit armada yang terdiri dari berbagai jenis kendaraan premium. Seluruh armada tersebut dirawat secara rutin agar selalu dalam kondisi prima dan optimal saat digunakan oleh konsumen.

“Kami sangat menjaga kualitas kendaraan. Setiap armada harus siap pakai dan aman, karena kenyamanan serta keselamatan konsumen adalah prioritas utama kami,” tegasnya.

Tidak hanya mengandalkan armada, BIMA 2000 Rent Car juga didukung oleh driver yang berpengalaman dan profesional. Hal ini dinilai menjadi nilai tambah yang membuat pelanggan merasa lebih aman dan nyaman selama perjalanan.

“Driver kami sudah melalui seleksi dan pembinaan. Mereka tidak hanya bisa mengemudi, tetapi juga memahami etika pelayanan kepada konsumen,” jelas Bima.

Sebagai premium rent car terlengkap di Bengkulu, BIMA 2000 Rent Car menawarkan berbagai layanan, mulai dari sewa mobil harian, bulanan, hingga sewa mobil lepas kunci dengan syarat dan ketentuan tertentu.

Selain itu, BIMA 2000 juga menyediakan layanan khusus Wedding Car dengan armada premium seperti Fortuner, Pajero, Vellfire, dan Alphard.

“Untuk momen pernikahan, kami ingin pelanggan mendapatkan kendaraan terbaik agar hari bahagianya semakin berkesan, tentunya dengan harga yang tetap kompetitif,” ungkap Bima.

Keunggulan lain yang ditawarkan BIMA 2000 Rent Car adalah jaminan penggantian armada apabila terjadi kendala teknis pada kendaraan yang disewa. Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap kepuasan pelanggan.

“Kami satu-satunya premium rent car di Bengkulu yang memberikan jaminan ganti unit. Jadi konsumen tidak perlu khawatir jika terjadi kendala di luar dugaan,” tambahnya.

Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, Bima berharap BIMA 2000 Rent Car terus berkembang dan menjadi mitra transportasi terpercaya bagi masyarakat, instansi, maupun perusahaan di Bengkulu.

“Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan agar BIMA 2000 selalu menjadi pilihan utama masyarakat,” pungkasnya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan transportasi premium, BIMA 2000 Rent Car dapat dikunjungi langsung di Jalan Sungai Rupat 1, Kota Bengkulu, atau menghubungi 0853 7904 2000.