HighScope Indonesia Bengkulu Gelar Musical Exhibition, Asah Bakat dan Percaya Diri Siswa Sejak Dini
Charger | Bengkulu — Ratusan siswa HighScope Indonesia Bengkulu menampilkan bakat seni musik mereka dalam kegiatan Musical Exhibition yang digelar di Atrium Bencoolen Mall, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini menjadi wadah ekspresi sekaligus pembinaan bakat siswa di bidang seni, khususnya musik, sejak usia dini.
Musical Exhibition tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sarana melatih mental dan kepercayaan diri anak dengan tampil langsung di hadapan orang tua dan masyarakat umum. Panggung ini dirancang sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman yang diterapkan oleh HighScope Indonesia Bengkulu.
Owner HighScope Indonesia Bengkulu sekaligus Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaring serta meningkatkan kompetensi siswa yang menempuh pendidikan di HighScope Indonesia Bengkulu.
“Kita membuka kegiatan Musical Exhibition untuk menjaring anak-anak generasi muda dalam meningkatkan kompetensi mereka yang bersekolah di HighScope Indonesia Bengkulu. Ini merupakan bagian penting dari proses pembelajaran berbasis pengalaman,” ujar Yosia.

Ia menjelaskan, kegiatan ini juga melibatkan peran aktif orang tua agar dapat menyaksikan secara langsung perkembangan serta kemampuan anak-anak mereka. Dengan tampil di hadapan orang tua dan teman sebaya, siswa dilatih untuk lebih berani dan percaya diri.
“Kita mengajak orang tua melihat sendiri kemampuan siswa-siswa kita. Ketika anak tampil di depan orang tua dan teman-temannya, mental mereka terlatih sehingga kepercayaan diri semakin kuat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Yosia menegaskan bahwa HighScope Indonesia Bengkulu tidak hanya menitikberatkan pada pendidikan akademik. Sekolah juga berkomitmen mengembangkan kreativitas, keterampilan sosial, dan karakter anak sebagai bekal menghadapi masa depan.
“HighScope bukan hanya soal akademik, tetapi bagaimana anak-anak berani mengekspresikan diri, mampu bersosialisasi, dan memiliki karakter serta daya tarik positif sebagai generasi muda,” ungkapnya.
Saat ini, jumlah siswa HighScope Indonesia Bengkulu tercatat sekitar 250 anak. Berbagai kegiatan berbasis bakat dan minat terus dikembangkan sebagai bagian dari metode pembelajaran yang menyeluruh, aktif, dan menyenangkan.
Sementara itu, salah satu siswa, Maria Aletta Joanes, tampak antusias dan percaya diri saat tampil bernyanyi dalam Musical Exhibition tersebut. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman positif selama menempuh pendidikan di HighScope Indonesia Bengkulu.
“Saya senang bisa tampil bernyanyi di depan orang tua dan teman-teman. Belajar di HighScope membuat saya lebih berani dan percaya diri,” kata Maria Aletta.
Maria Aletta dikenal sebagai salah satu talenta vokal yang dibina di HighScope Indonesia Bengkulu. Penampilannya mendapat apresiasi dari para orang tua yang hadir dan menjadi bukti bahwa pendidikan yang memberikan ruang berekspresi mampu mendorong perkembangan mental serta bakat anak.
Melalui kegiatan Musical Exhibition ini, HighScope Indonesia Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang inspiratif, mendorong anak-anak untuk berani tampil, kreatif, dan tumbuh menjadi generasi muda yang percaya diri serta berkarakter positif.