charger.my.id
Tokoh Muda Bengkulu Yosia Yodan Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Komite Tetap KADIN

Charger | Jakarta – Kabar membanggakan datang dari dunia organisasi dan kewirausahaan. Tokoh muda asal Provinsi Bengkulu, Yosia Yodan, resmi ditunjuk sebagai Wakil Ketua Komite Tetap Pengurus Pusat Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia.

Penunjukan ini menjadi bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan atas dedikasi, pengalaman, serta kontribusi Yosia Yodan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan dunia usaha di Indonesia.

Dengan amanah baru tersebut, Yosia Yodan diharapkan dapat berperan aktif dalam memperkuat sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi ini dinilai penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat, inovatif, dan berdaya saing.

Peran strategis di jajaran Pengurus Pusat KADIN Indonesia ini juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong inovasi, meningkatkan daya saing pelaku usaha, serta memperluas peluang bisnis bagi para pengusaha di tingkat nasional hingga global.

Penunjukan ini sekaligus menjadi langkah penting dalam memperkuat peran KADIN Indonesia sebagai wadah utama dunia usaha yang berkomitmen mendukung pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi dan kepemimpinan yang visioner, Yosia Yodan diharapkan mampu membawa kontribusi positif bagi kemajuan organisasi serta perkembangan dunia usaha Indonesia ke depan.

Bank Bengkulu Perkuat Dewan Komisaris, Andaru Pranata Resmi Dilantik sebagai Komisaris Nonindependen

Charger | Bengkulu – Guna memperkuat tata kelola perusahaan serta mendukung peningkatan kinerja Bank Bengkulu dalam menjalankan perannya sebagai bank pembangunan daerah yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Provinsi Bengkulu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan resmi melantik Andaru Pranata, S.E. sebagai Komisaris Nonindependen PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu masa jabatan 2026–2030.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut digelar pada Ahad (8/3) di Aula H. Mochtar Azehari, Graha Bank Bengkulu lantai 7.

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu Nomor 02 Tahun 2026 tentang Pengangkatan Komisaris Nonindependen PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu tertanggal 6 Maret 2026.

Dalam struktur dewan komisaris, Andaru mendampingi Elva Hartati yang juga menjabat sebagai Komisaris Nonindependen.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Eko Kurnia Ningsih, para pemegang saham PT Bank Bengkulu, jajaran direksi dan komisaris Bank Bengkulu, serta tamu undangan lainnya.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan berharap kehadiran Andaru dapat memperkuat fungsi pengawasan serta mendorong peningkatan kinerja Bank Bengkulu.

“Kehadiran Komisaris Nonindependen yang dilantik hari ini diharapkan dapat semakin memperkuat fungsi pengawasan, memberikan arahan strategis, serta mendorong kinerja Bank Bengkulu agar semakin sehat, kuat, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan daerah, baik di kota maupun kabupaten,” ujar Helmi.

Gubernur juga menyampaikan bahwa posisi Direktur Kepatuhan dan Direktur Utama Bank Bengkulu saat ini masih dalam proses.

Di sisi lain, Andaru Pranata merupakan putra daerah Bengkulu yang lahir di Ketahun pada 13 Januari 1993. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi pada Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sebelas Maret.

Sebelum diangkat sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu, Andaru memiliki pengalaman di berbagai bidang, baik di sektor swasta, kewirausahaan, maupun pemerintahan. Karier profesionalnya dimulai sebagai Human Resource Development Manager di PT Muhibat Jaya Abadi pada periode 2015–2016. Setelah itu, ia menjalankan usaha mandiri di bidang perkebunan.

Pada periode 2019–2024, Andaru menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dan dipercaya sebagai pimpinan Komisi III. Ia juga terlibat dalam berbagai alat kelengkapan dewan, seperti Badan Anggaran, Badan Musyawarah, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), serta sejumlah panitia khusus, antara lain Pansus RTRW, Pansus RPJMD, Pansus P4GN, dan Pansus Perizinan Tertentu.

Dalam perannya tersebut, ia turut mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat, antara lain dukungan bagi pelaku UMKM, bantuan sarana budi daya perikanan bagi nelayan, dukungan sarana pertanian bagi kelompok tani, serta percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Provinsi Bengkulu.

Selain itu, Andaru juga aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan. Ia saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu periode 2025–2027 serta pernah menjadi Ketua Karang Taruna Kabupaten Bengkulu Utara dan sejumlah organisasi lainnya.

 

Pelaksana Tugas Komisaris Utama Independen Bank Bengkulu, Riduan, menjelaskan bahwa dalam rangka memperkuat kompetensi di bidang tata kelola dan pengawasan perbankan, Andaru juga telah mengikuti berbagai program pengembangan profesional. Di antaranya Executive Overview for Board of Commissioner of Banking Industry yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia serta memperoleh Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 dari LSP BSMR.

“Dengan pengalaman yang dimiliki, kehadiran Andaru Pranata di jajaran Dewan Komisaris diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat fungsi pengawasan serta mendukung pengembangan Bank Bengkulu agar semakin sehat, kuat, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah,” ujar Riduan.