charger.my.id
Kepala OJK Bengkulu Tegaskan Penguatan Sinergi dengan Media

Charger | Bengkulu – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan insan pers di Kota Bengkulu. Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Bengkulu, Ayu Laksmi, usai menghadiri acara gathering bersama wartawan yang digelar di Rich Resto, Selasa (9/12/2025).

Ayu Laksmi menyampaikan bahwa peran media sangat strategis dalam mendukung tugas dan fungsi OJK, khususnya dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan berimbang kepada masyarakat terkait sektor jasa keuangan.

“Alhamdulillah, hari ini kami dapat berkumpul bersama rekan-rekan media. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara OJK dan insan pers di Bengkulu,” ujar Ayu.

Dalam kesempatan tersebut, Ayu juga menyampaikan permohonan maaf apabila sebelumnya terdapat hal-hal yang kurang berkenan dalam komunikasi maupun pelaksanaan tugas OJK. Ia menegaskan bahwa hal tersebut menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran berharga bagi internal OJK.

“Ini menjadi koreksi dan pembelajaran yang sangat berharga bagi kami. Sekaligus menjadi bahan introspeksi untuk terus berbenah, agar komunikasi dan sinergi yang sudah terjalin dengan baik tidak terganggu ke depannya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ayu Laksmi menambahkan bahwa OJK Bengkulu akan melakukan evaluasi internal guna memperbaiki berbagai hal yang masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, perbaikan dan penguatan komunikasi akan terus dilakukan demi menjaga hubungan yang harmonis dengan media.

“Kami tentu akan melakukan evaluasi internal dan perbaikan ke depan. Harapannya, kolaborasi antara OJK dan media dapat semakin solid dan memberikan manfaat bagi masyarakat Bengkulu,” tutupnya.

Acara gathering tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban, sekaligus menjadi ruang diskusi terbuka antara OJK Bengkulu dan para wartawan.

Ketum BPD HIPMI Bengkulu Hadiri Peresmian Ruang BCA Prioritas KCU Bengkulu

Bengkulu, 9 Desember 2025 — Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menghadiri acara Peresmian Ruang BCA Prioritas KCU Bengkulu yang berlangsung di Kantor Cabang Utama BCA Bengkulu. Acara ini menjadi salah satu momentum strategis dalam penguatan layanan perbankan premium di Provinsi Bengkulu.

Peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di sektor keuangan nasional dan regional, antara lain:
* Cyrillus Harinowo, Komisaris Independen PT Bank Central Asia Tbk
* Suhardjo Moeliadi, Kepala Kantor Wilayah VI Palembang
* Wahyu Yuwana Hidayat, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu
* Ayu Laksmi Syntia Dewi, Kepala OJK Provinsi Bengkulu

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem layanan keuangan yang inklusif, modern, dan berdaya saing.

 

Momentum untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Dalam sesi wawancara, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menyampaikan apresiasi atas komitmen BCA memperluas fasilitas dan layanan prioritas di Bengkulu. Menurutnya, kehadiran Ruang BCA Prioritas tidak hanya memberikan kenyamanan bagi nasabah, tetapi juga menjadi indikator positif pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Kita menyambut baik hadirnya Ruang BCA Prioritas di Bengkulu. Fasilitas ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi daerah terus berkembang dan semakin dipercaya oleh institusi keuangan nasional. Kami di HIPMI melihat ini sebagai peluang besar untuk mendorong kolaborasi antara dunia usaha dan perbankan.”— Yosia Yodan

Beliau juga menambahkan bahwa dukungan perbankan sangat penting terutama bagi pelaku usaha muda yang membutuhkan akses layanan finansial yang cepat, aman, dan terukur.

“Bagi kami para pengusaha muda, kemudahan akses perbankan adalah fondasi untuk bertumbuh. Semoga kehadiran ruang layanan premium ini semakin memperkuat dinamika bisnis di Bengkulu dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.”

Sinergi Lintas Lembaga untuk Kemajuan Bengkulu. Acara peresmian berlangsung hangat dengan diskusi mengenai arah penguatan ekonomi daerah ke depan. Kehadiran BI, OJK, serta jajaran eksekutif BCA menjadi bukti bahwa pengembangan ekosistem finansial Bengkulu terus bergerak menuju arah yang lebih modern dan kompetitif.

BPD HIPMI Bengkulu melalui kepemimpinan Yosia Yodan menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan lembaga keuangan dan regulator dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pertumbuhan wirausaha muda di provinsi ini.

Rahmad Mulyadi Dorong Penguatan UMKM saat Reses DPRD di Pantai Panjang

Charger | Bengkulu — Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi NasDem, Rahmad Mulyadi, S.Sos., M.M, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan Reses Masa Sidang ke III Tahun 2025 yang digelar di Laurent Resto, Pantai Panjang, Senin (8/12/2025).

Reses yang mengusung tema “Menyerap dan Menyalurkan Aspirasi Masyarakat Kota Bengkulu” tersebut dihadiri oleh warga dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Muara Bangkahulu, Teluk Segara, dan Sungai Serut. Dalam kegiatan itu, masyarakat menyampaikan sejumlah keluhan dan usulan, terutama terkait pengembangan UMKM, drainase (siring), serta penerangan jalan.

Rahmad Mulyadi menegaskan bahwa sektor UMKM harus mendapatkan perhatian serius karena menjadi salah satu penggerak utama ekonomi masyarakat.

“UMKM ini sangat penting untuk meningkatkan ekonomi warga. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kita tindak lanjuti agar pelaku usaha kecil bisa mendapatkan pembinaan dan bantuan dari pemerintah,” kata Rahmad Mulyadi.

Ia menjelaskan, sejumlah warga menyampaikan kendala dalam proses pendaftaran UMKM. Menyikapi hal tersebut, pihak kelurahan telah memberikan solusi dengan membagikan tautan pendaftaran kepada masyarakat.

“Tadi sudah disampaikan bahwa warga yang belum terdaftar diminta mengisi formulir melalui link yang dibagikan oleh Ibu Lurah. Data ini penting agar bantuan UMKM dapat diberikan secara tertib dan sesuai giliran,” ujarnya.

Selain persoalan UMKM, warga Kelurahan Tengah Padang juga mengeluhkan kondisi siring dan lampu jalan yang dinilai belum memadai. Keluhan tersebut, menurut Rahmad, akan dijadikan bahan aspirasi untuk diperjuangkan dalam perencanaan pembangunan ke depan.

“Aspirasi mengenai siring dan lampu jalan sudah kita catat, dan insyaallah akan kita dorong agar dapat direalisasikan pada tahun 2026,” tegasnya.

Melalui kegiatan reses ini, Rahmad Mulyadi berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga pembangunan di Kota Bengkulu dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran.

Sudisman Serap Aspirasi Warga Dapil IV, saat Reses DPRD Kota Bengkulu

Charger | Bengkulu – Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Hanura, Sudisman, S.Sos, menegaskan pentingnya pemerintah daerah menanggapi secara serius setiap keluhan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat pelaksanaan Reses Masa Sidang ke III Tahun 2025 yang digelar di Kantor Camat Kecamatan Ratu Samban, Senin (8/12/2025).

Reses yang mengusung tema “Menyerap dan Menyalurkan Aspirasi Masyarakat Kota Bengkulu” itu dihadiri oleh warga dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, meliputi Kecamatan Ratu Agung dan Ratu Samban. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan lingkungan, terutama terkait drainase, banjir, dan pencemaran limbah.

“Keluhan masyarakat yang disampaikan masih tergolong wajar dan memang harus ditanggapi secara serius oleh Pemerintah Kota dan DPRD. Pembangunan itu tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat, jadi hal-hal yang meresahkan warga harus ditanggulangi,” tegas Sudisman.

Ia mengakui bahwa Kota Bengkulu saat ini menghadapi keterbatasan anggaran, menyusul pemangkasan dana TKD oleh pemerintah pusat sebesar Rp167 miliar untuk tahun anggaran 2025–2026. Namun menurutnya, kondisi tersebut tidak sepenuhnya dapat dijadikan alasan.

“Keluhan ini sebenarnya sudah disampaikan sejak tahun 2024. Kalau terus alasan keterbatasan anggaran yang dikedepankan, menurut saya itu kurang tepat,” ujarnya.

Salah satu persoalan yang disoroti Sudisman adalah kondisi drainase di lingkungan belakang Hotel Mercure. Limbah yang mengalir di siring-siring menimbulkan bau tidak sedap dan membahayakan anak-anak yang kerap bermain di sekitar lokasi tersebut.

“Itu sangat mengganggu masyarakat dan berisiko menimbulkan kecelakaan. Kami akan mengusulkan kepada Komisi II DPRD Kota Bengkulu untuk melakukan sidak ke lapangan,” katanya.

Selain itu, Sudisman juga menyinggung kondisi lingkungan di wilayah Pengantungan RT 11, yang dinilainya sangat memprihatinkan. Menurutnya, lokasi tersebut telah beberapa kali disidak bersama PUPR sejak tahun 2024, namun hingga kini belum ada penanganan optimal.

“Akses jalan ke lingkungan warga sulit dilalui dan rawan banjir karena drainasenya masih drainase alam. Ini seharusnya menjadi prioritas pembangunan,” ujar Sudisman.

Ia menambahkan, pemasangan pagar pengaman di lokasi-lokasi rawan drainase seharusnya bisa segera dilakukan karena tidak membutuhkan anggaran besar.

“Kalau ada pagar, minimal satu potensi musibah bisa kita hilangkan. Apalagi sekarang musim banjir, risikonya tinggi kalau anak-anak jatuh ke drainase tanpa pengaman,” ungkapnya.

Ke depan, Sudisman menegaskan pihaknya akan terus menelusuri dan mendorong prioritas pembangunan lingkungan di Kota Bengkulu agar selaras dengan visi dan misi wali kota.

“Kami ingin membantu kepala daerah agar visi-misi pembangunan benar-benar terlaksana, paling tidak 80 sampai 90 persen,” pungkasnya.