charger.my.id
Wakapolda Bengkulu Lepas Tugas, Sampaikan Terima Kasih ke Masyarakat

Charger | Bengkulu – Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol Dicky Sondani resmi berpamitan kepada masyarakat Bengkulu dalam kegiatan ramah tamah dan syukuran pelepasan dirinya menuju penugasan baru di Mabes Polri sebagai Penata Humas, Rabu (10/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dicky menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada masyarakat Bengkulu atas dukungan selama dirinya bertugas di daerah tersebut.

Ia mengatakan selama menjabat Wakapolda Bengkulu, berbagai kegiatan dan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut berjalan aman dan kondusif.

“Alhamdulillah semua kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan situasi Bengkulu juga kondusif,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu terus dijaga agar Bengkulu semakin berkembang menjadi daerah yang sejahtera dan banyak dikunjungi masyarakat.

Hal itu disampaikan langsung oleh Penata Humas Mabes Polri yang turut hadir dalam kegiatan ramah tamah dan syukuran pelepasan tersebut.

Dicky juga menanggapi aspirasi masyarakat yang sempat mendorong dirinya untuk memimpin daerah Bengkulu di masa mendatang. Ia menyebut hal tersebut masih jauh dari pembahasan.

“Kalau itu saya masih jauh, saya 5 tahun lagi pensiun. Kita kembalikan kepada Allah nanti,” katanya.

Meski akan bertugas di Jakarta, ia menegaskan tetap akan menjaga hubungan baik dengan masyarakat Bengkulu. Ia menyebut memiliki ikatan kuat dengan daerah tersebut karena keluarga besarnya juga berasal dari Bengkulu.

“Insya Allah karena saya dan istri saya orang Bengkulu, rumah orang tua saya di Bengkulu, pasti saya akan sering ke Bengkulu untuk bersilaturahmi dengan saudara dan teman-teman,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti karakter masyarakat Bengkulu yang dinilai menjunjung tinggi nilai perdamaian. Menurutnya, pendekatan restorative justice dapat diterapkan dalam penyelesaian berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Dengan adanya KUHP baru, ia menilai tidak semua permasalahan harus diselesaikan melalui jalur pidana dan pengadilan.

“Kalau orang sudah damai, kita damaikan saja. Orang Bengkulu itu sifatnya tidak suka ribut, mereka suka damai,” katanya.

Ia juga berpesan agar masyarakat tetap menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terpengaruh isu yang dapat memecah belah persatuan.

“Jaga kondusivitas wilayah kita. Jangan terpecah belah dan jangan termakan isu,” tegasnya.

Dicky menambahkan, stabilitas keamanan memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyebut Bengkulu memiliki potensi besar dari sektor sumber daya alam seperti batu bara dan kelapa sawit yang dapat menopang perekonomian.

Menurutnya, berdasarkan hasil komunikasi dengan pihak Bank Indonesia, kondisi ekonomi Bengkulu saat ini relatif stabil.

“Kalau ekonomi stabil maka kamtibmas juga akan bagus,” ujarnya.

Terkait penugasan barunya di Mabes Polri, ia menegaskan siap ditempatkan di mana saja sesuai perintah pimpinan.

“Sebagai prajurit Polri, saya siap ditempatkan di mana saja. Perintah pimpinan kami laksanakan,” katanya.

Sementara itu, dalam suasana ramah tamah tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan masyarakat dan alumni sekolahnya, termasuk perkembangan SMA Negeri 2 Bengkulu yang dinilainya memiliki banyak prestasi di bidang akademik maupun olahraga.

“Alhamdulillah prestasi SMA 2 bagus-bagus, dan saya sangat bangga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *