charger.my.id
Pemprov Bengkulu Serius Wacanakan Pemindahan Makam Fatmawati ke Bengkulu

Charger | Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan rencana pemindahan makam Ibu Fatmawati Soekarno ke tanah kelahirannya di Bengkulu.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, saat menghadiri pelantikan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bengkulu periode 2026–2030 di Hotel Grage Bengkulu, Kamis (7/5/2026).

Dalam sambutannya, Khairil mengatakan bahwa rencana pemindahan makam Ibu Fatmawati bukan sekadar wacana, melainkan telah melalui langkah-langkah konkret yang dilakukan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Ada satu hal yang belakangan menjadi perhatian publik, yaitu terkait rencana pemindahan makam Ibu Fatmawati ke Bengkulu. Perlu kami sampaikan bahwa rencana ini bukan sekadar wacana atau mimpi tanpa upaya nyata,” ujar Khairil Anwar.

Ia menjelaskan, sekitar tiga hingga empat minggu lalu, Gubernur Bengkulu telah bertemu langsung dengan pengurus Yayasan Fatmawati Soekarno di Jakarta yang dipimpin saudara tiri Ibu Fatmawati.

“Secara prinsip, pihak yayasan mendukung rencana tersebut. Namun, keputusan utama tetap berada di pihak keluarga,” katanya.

Menurut Khairil, Gubernur Bengkulu juga telah mengajukan permohonan untuk dapat bertemu langsung dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri guna membahas rencana tersebut lebih lanjut.

“Oleh karena itu, Bapak Gubernur juga telah mengajukan permohonan untuk dapat bertemu langsung dengan Ibu Megawati Soekarnoputri guna membahas hal ini lebih lanjut,” tambahnya.

Khairil menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat serius dalam mewujudkan rencana besar tersebut. Bahkan setelah pertemuan dengan yayasan, pemerintah daerah langsung bergerak melakukan koordinasi dengan Kementerian Sosial.

“Pemerintah daerah sangat serius dalam mewujudkan rencana besar ini. Bahkan setelah pertemuan dengan yayasan, kami langsung diperintahkan untuk berkoordinasi dengan Kementerian Sosial guna mempelajari tahapan-tahapan yang harus dilakukan apabila pihak keluarga nantinya memberikan izin,” jelasnya.

Ia menyebut, berdasarkan hasil koordinasi awal, apabila pihak keluarga telah memberikan persetujuan, maka pemerintah pusat dipastikan akan memberikan kemudahan dalam proses pemindahan makam tersebut.

“Saat ini, pemerintah daerah juga telah mulai membentuk tim pengkajian untuk melakukan kajian secara menyeluruh,” ujarnya.

Khairil juga mengajak seluruh elemen masyarakat Bengkulu untuk mendukung rencana tersebut, termasuk kalangan perguruan tinggi melalui kontribusi kajian akademik.

“Oleh karena itu, dukungan masyarakat Provinsi Bengkulu sangat kami harapkan, termasuk kontribusi dari perguruan tinggi seperti STIA Bengkulu melalui kajian akademik dan pemikiran ilmiah,” katanya.

Ia menambahkan, dukungan juga diharapkan datang dari organisasi kemasyarakatan maupun individu yang memiliki kepedulian terhadap sejarah dan perjuangan bangsa.

“Karena kita mengetahui bahwa makam Bung Karno berada di Blitar, sementara makam Ibu Fatmawati saat ini berada di TPU Karet Bivak, Jakarta. Maka kita memiliki cita-cita besar agar Ibu Fatmawati dapat dimakamkan di tanah kelahirannya, yaitu Bengkulu,” tutur Khairil.

“Mudah-mudahan pihak keluarga berkenan dan pemerintah pusat dapat memberikan dukungan penuh terhadap rencana besar ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *