Tak Lekang oleh Waktu, Persahabatan Alumni SMAN 5 Bengkulu Angkatan 2008 Tetap Terjaga

Daerah5 Dilihat

Bengkulu – Waktu boleh berlalu hampir dua dekade, tetapi persahabatan rupanya tak mengenal batas usia. Suasana itulah yang terasa dalam Malam Kebersamaan Alumni SMA Negeri 5 Kota Bengkulu Angkatan 2008 yang digelar di Ballroom Hotel Two K Azana Style Bengkulu, Rabu (29/7/2026). Bagi mereka, malam itu bukan sekadar reuni, melainkan perjalanan pulang menuju kenangan yang pernah tumbuh bersama di bangku sekolah.

Sejak memasuki ruangan, satu per satu alumni saling menyapa dengan senyum lebar. Ada yang langsung berpelukan, ada pula yang sempat saling menatap beberapa detik sebelum akhirnya mengenali wajah teman yang telah lama tak ditemui. Sapaan sederhana, “Apa kabar?” berubah menjadi obrolan panjang yang dipenuhi tawa dan cerita tentang perjalanan hidup masing-masing.

Sekitar 40 alumni hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Sementara 50 alumni lainnya mengikuti acara secara daring melalui Zoom dari berbagai kota, seperti Medan, Jakarta, Bogor, Jambi, Semarang, Malang, hingga sejumlah daerah lainnya. Meski dipisahkan oleh ratusan bahkan ribuan kilometer, layar virtual malam itu justru menjadi penghubung yang mempertemukan kembali wajah-wajah lama dalam satu kebersamaan.

Kenangan masa putih abu-abu menjadi topik yang tak pernah habis dibicarakan. Cerita tentang guru favorit, tingkah usil di ruang kelas, hingga momen-momen sederhana yang dulu dianggap biasa, kini justru menjadi bagian paling berharga yang mengundang gelak tawa.

Namun di balik canda itu, terselip pula kisah-kisah kehidupan yang menginspirasi. Kini mereka telah menapaki jalan yang berbeda. Ada yang mengabdikan diri sebagai dokter, advokat, aparatur sipil negara, pengusaha, akademisi, hingga profesional di berbagai bidang. Meski demikian, malam itu tak ada sekat profesi ataupun jabatan. Semuanya kembali menjadi teman sekelas yang pernah berbagi bangku, mimpi, dan cerita.

Kehadiran alumni secara virtual menambah hangat suasana. Teknologi menjadi jembatan yang mempertemukan mereka tanpa harus berada di tempat yang sama. Saling menyapa melalui layar, berbagi senyum, dan mengabadikan momen bersama membuktikan bahwa jarak tak lagi menjadi alasan untuk memutus tali silaturahmi.

Lebih dari sekadar temu kangen, Malam Kebersamaan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat jejaring alumni. Berbagai gagasan tentang kolaborasi, pengembangan sumber daya manusia, hingga kegiatan sosial mulai dibicarakan sebagai langkah bersama yang akan diwujudkan pada masa mendatang.

Pada kesempatan yang sama, Alumni SMA Negeri 5 Kota Bengkulu Angkatan 2008 turut menyampaikan dukungan kepada Emil Reza Satyagraha, alumni Angkatan 2002, yang maju sebagai Calon Ketua Ikatan Alumni Cendana (IKA CENDANA) Periode 2026–2029. Dukungan tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan lintas angkatan dalam membangun organisasi alumni yang semakin solid dan bermanfaat.

Menjelang acara berakhir, kamera-kamera ponsel kembali diangkat untuk mengabadikan kebersamaan. Senyum, tawa, dan pelukan menjadi penutup malam yang penuh makna. Mereka kemudian pulang ke kota masing-masing dengan membawa lebih dari sekadar foto bersama. Yang mereka bawa adalah keyakinan bahwa persahabatan yang dibangun sejak masa SMA tetap hidup, tetap hangat, dan akan selalu memiliki ruang untuk saling menyapa.

Sebab, bagi Alumni SMA Negeri 5 Kota Bengkulu Angkatan 2008, waktu mungkin telah mengubah banyak hal. Namun satu hal yang tetap sama: persahabatan yang tak lekang oleh waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *