charger.my.id
Cindy Khairiah Kurniawan Raih Juara 1 Spelling Bee Group B di 18th Annual English 1 Regional Bengkulu

Charger | Bengkulu — Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh siswa Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu. Cindy Khairiah Kurniawan berhasil meraih Juara 1 Spelling Bee Group B dalam ajang 18th Annual English 1 – Regional Bengkulu yang digelar pada Minggu, 23 November 2025.

Kompetisi tahunan tersebut mempertemukan peserta-peserta berbakat dari berbagai sekolah di Bengkulu dan berlangsung dengan persaingan yang sangat ketat. Cindy tampil impresif dengan ketepatan mengeja yang tinggi, kemampuan mempertahankan fokus, serta kepercayaan diri yang kuat. Kombinasi kemampuan tersebut mengantarkan Cindy menjadi yang terbaik di kelompoknya.

Direktur Operasional HighScope Bengkulu, Korneles Kaloma Kuway, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas raihan siswinya itu.

“Cindy menunjukkan performa yang luar biasa. Ketekunan, disiplin, dan semangat belajarnya terlihat sangat jelas dalam kompetisi ini. Kami sangat bangga karena prestasi ini mencerminkan kualitas pembinaan dan dedikasi siswa kami,” ujar Korneles.

Ia juga berharap kemenangan Cindy dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan bahasa Inggris serta berani berkompetisi.

“Kami berharap pencapaian Cindy dapat memotivasi teman-temannya untuk terus mengasah kemampuan, percaya pada potensi diri, dan berani tampil dalam berbagai ajang akademik di masa mendatang,” tambahnya.

Dengan kemenangan tersebut, Cindy Khairiah Kurniawan tidak hanya membawa kebanggaan bagi HighScope Indonesia Bengkulu, tetapi juga menunjukkan bahwa siswa-siswi Bengkulu mampu bersaing dan berprestasi di tingkat regional maupun pada level yang lebih tinggi.

LBH Muhammadiyah Kecam Keras Aksi Penembakan 5 Petani Pino Raya

Charger | Bengkulu – Aksi penembakan terhadap lima perahu Desa Kembang Seri Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan, Senin (24/11/25), mendapat kecaman keras dari Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik (LBH-AP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bengkulu.

Untuk selanjutnya, mendesak Kepolisian Daerah Bengkulu beserta jajarannya untuk untuk mengambil tindakan tegas dan penegakan hukum terhadap pelaku penembakan. Tidak itu saja LBH AP PWM Bengkulu, mendesak dilakukan investigasi mendalam dan menyeluruh terhadap kasus penembakan petani tersebut. Untuk mengetahui apakah ada keterlibatan otoritas keamanan negara dalam aksi penembakan.

Ditegaskan Ketua LBH-AP PWM Bengkulu, Dr. Elfahmi Lubis, SH, aksi penembakan terhadap 5 orang petani Pino Raya ini jelas merupakan tindakan brutal dan biadab serta masuk dalam kategori pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat. Untuk itu kasus ini harus menjadi atensi dan perhatian serius negara untuk menyelesaikan.

“Ini aksi pelanggaran HAM berat, karena korban yang ditembak sebanyak 5 orang. Kita harus pastikan siapa pelakunya dan siapa saja yang terlibat. Kalau informasi yang beredar pelakunya adalah petugas keamanan perusahan saya pikir tidak sesederhana itu. Dari mana petugas keamanan itu memperoleh senjata api, dan setahu saya seorang petugas keamanan perusahaan tidak berhak memiliki senjata api. Untuk itu diperlukan investigasi mendalam untuk mengungkapkan tragedi berdarah ini,” tegas pria yang juga seorang Advokat ini.

Elfahmi Lubis, menegaskan bahwa kasus penembakan ini harus dituntaskan akar masalahnya. Yakni, konflik agraria antara petani dengan pihak perusahaan perkebunan besar. Untuk itu, Pemerintah Daerah, DPRD, dan stakeholder terkait harus segera menyelesaikan akar dari masalah dari kejadian ini. “Aksi penembakan ini kan sebuah reaksi dan dampak saja, tapi penyebab utamanya adalah berlangsungnya konflik agraria antara petani dengan perusahaan yang sudah berlangsung lama. Maka, akar masalah konflik harus dituntaskan” ungkapnya

Sebagaimana diketahui lima petani di Desa Kembang Seri, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, ditembak oknum keamanan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit, Senin (24/11/2025).

Kelima korban penembakan itu yaitu Linsurman, Susanto, Edi Hermanto, Suhardin, dan Buyung. Bahkan, berdasarkan informasi salah satu korban atas nama Buyung kena tembak dada sebelah kanan.

Gibran Parisya Amri Raih Juara 2 Spelling Bee Group C di 18th Annual English 1 Regional Bengkulu

Charger | Bengkulu — Siswa Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu, Gibran Parisya Amri, berhasil meraih Juara 2 Spelling Bee Group C pada ajang 18th Annual English 1 – Regional Bengkulu yang digelar Minggu, 23 November 2025. Kompetisi tahunan tersebut mempertemukan para peserta dari berbagai sekolah di wilayah Bengkulu, dengan tingkat persaingan yang berlangsung ketat sejak babak awal.

Dalam kompetisi ini, Gibran tampil menonjol dengan kemampuan mengeja yang akurat, konsentrasi stabil, serta ketangguhan menghadapi kata-kata sulit yang menjadi tantangan utama di kategori Group C. Konsistensi performanya berhasil mengantarkan dirinya meraih posisi kedua dan menjadi salah satu peserta dengan penampilan terbaik.

Direktur Operasional HighScope Bengkulu, Korneles Kaloma Kuway, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi Gibran mencerminkan kualitas pembinaan dan semangat belajar para siswa di lingkungan HighScope.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian Gibran. Ia menunjukkan dedikasi yang luar biasa dan kemampuan bahasa Inggris yang terus berkembang. Prestasi ini adalah bukti kerja kerasnya serta dukungan lingkungan belajar yang positif di sekolah,” ujar Korneles.

Lebih lanjut, Korneles berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengasah kemampuan dan berani berkompetisi di berbagai ajang akademik.

“Kami berharap prestasi Gibran dapat memotivasi teman-temannya untuk terus percaya diri, mengeksplorasi potensi, dan menunjukkan kemampuan terbaik di setiap kesempatan,” tambahnya.

Pihak sekolah menilai kemenangan ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi HighScope Indonesia Bengkulu, tetapi juga memperkuat citra positif peserta didik Bengkulu yang mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat regional.

Hotel Two K Azana Style Bengkulu Milik Yosia Yodan, Raih Sertifikat IMTI 2025

Charger | Bengkulu — Pada Malam Anugerah Lomba Desa Wisata Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2025 yang digelar di Balai Raya Semarak, Rabu (19/11), PT Yodan Land Group hadir melalui tiga perwakilannya: Rafid Gatam (Manager Humas), Veren Oktarisa (Manager Sales Marketing), dan Eric Extrada (Sales Executive). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu sebagai bentuk apresiasi terhadap pihak-pihak yang berkontribusi dalam pengembangan pariwisata daerah.

Pada kesempatan tersebut, salah satu lini usaha Yodan Land Group, Hotel Two K Azana Style Bengkulu, berhasil meraih Sertifikat Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2025, yang sekaligus memperkuat posisi hotel sebagai penyedia layanan bersertifikat halal.

Veren Oktarisa, selaku Manager Sales Marketing, menyampaikan bahwa sertifikat ini menjadi pengakuan penting atas komitmen hotel dalam memberikan layanan ramah Muslim.

“Sertifikat IMTI 2025 ini semakin memperkuat komitmen kami dalam menyediakan layanan yang sesuai standar halal. Ini bukan hanya penghargaan, tetapi kepercayaan yang harus terus kami jaga,” ujar Veren.

Sertifikat tersebut juga diberikan sebagai bentuk apresiasi Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu kepada Yodan Land Group atas dukungan yang diberikan selama kegiatan kunjungan ke desa-desa wisata di berbagai daerah di Provinsi Bengkulu.

“Kami selalu berusaha hadir dan mendukung setiap program Dispar Bengkulu, termasuk saat mereka turun langsung meninjau desa wisata. Dukungan ini adalah bagian dari kontribusi kami untuk memajukan sektor pariwisata,” tambah Veren.

Selain manajemen hotel, apresiasi juga diberikan kepada Yosia Yodan, selaku Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu dan CEO Yodan Land Group, yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Yosia konsisten mendorong sinergi antara dunia usaha, UMKM, dan sektor pariwisata. Melalui kolaborasi tersebut, ia berharap dapat meningkatkan jumlah wisatawan dan memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami di Yodan Land Group selalu berupaya mendukung UMKM dan sektor wisata di Bengkulu. Harapannya, ekosistem ekonomi dan pariwisata kita terus tumbuh dan memberikan dampak luas bagi masyarakat,” kata Yosia dalam kesempatan sebelumnya.

Dengan adanya penghargaan dan kolaborasi yang terus terjalin, Yodan Land Group berharap dapat mendorong ekosistem pariwisata dan UMKM Bengkulu semakin maju dan berdaya saing di tingkat nasional.

Surati Presiden di Momen HUT, Gubernur Helmi Tegaskan Komitmen Bangun Kawasan Industri

Charger | Bengkulu – Rapat Paripurna dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Provinsi Bengkulu digelar di Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (18/11) pagi. Gubernur Bengkulu Helmi Hasan hadir mengenakan pakaian adat Bengkulu bersama istrinya, Khairunnisa. Keduanya tiba menggunakan delman, didampingi Wakil Gubernur Mian beserta istri, Eko Kurnia Ningsih.

Setibanya di halaman kantor DPRD, Gubernur Helmi dan Wakil Gubernur Mian disambut tabuhan dhol serta tarian silat khas Bengkulu sebagai bentuk penghormatan budaya daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mewujudkan pembangunan Kawasan Industri Provinsi Bengkulu. Ia mengungkapkan bahwa berbagai langkah telah dilakukan, termasuk berkomunikasi langsung dengan Menteri Dalam Negeri serta mengirimkan surat resmi kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Pemprov Bengkulu bersama Forkopimda, ketua dan wakil ketua DPRD, serta seluruh anggota DPRD Provinsi sedang meyakinkan pemerintah pusat. Saya sudah bersurat kepada Menteri Dalam Negeri, kepada Bapak Presiden, dan berdiskusi melalui telepon dengan Menteri Dalam Negeri mengenai pentingnya mewujudkan kawasan industri di Provinsi Bengkulu,” ujar Helmi.

Helmi menegaskan bahwa pembangunan kawasan industri merupakan kebutuhan mendesak untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen yang diminta Presiden Prabowo Subianto.

“Provinsi Bengkulu mungkin salah satu provinsi yang belum memiliki kawasan industri. Rasanya seperti mimpi di siang bolong jika ingin mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen tanpa memiliki kawasan industri. Itu tidak mungkin,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Bengkulu telah melakukan komunikasi dengan Pelindo Pusat untuk menyiapkan lahan seluas 100 hektare sebagai tahap awal pembangunan kawasan industri.

“Kami sudah berkunjung dan menyampaikan permohonan kerja sama dengan Pelindo. Mudah-mudahan apa yang kita harapkan dapat terwujud, dimulai dari penyediaan lahan 100 hektare sebagaimana kawasan industri di Medan,” tutupnya.

Implementasi Sinergi Pembangunan Daerah: Siapa Mengerjakan Apa?

Syaiful Anwar.AB
Dosen UNIHAZ Bengkulu

 

Kata kunci dalam tulisan ini Adalah “sinergi” kata sinergi Adalah adalah Membangun dan memastikan hubungan kerjasama internal yang produktif serta kemitraan yang harmonis dengan para pemangku kepentingan untuk menghasilkan karya yang bermanfaat dan berkualitas. Sekarang, ambil contoh konkrit Pemerintah Kota Bengkulu ingin menjadikan Pantai Panjang Bengkulu menjadi “icon Kota” Nah, dalam membangun tentu tidak saja diserahkan ke Dinas Pariwisata saja, tetapi ada kolaborasi dengan dinas lain yang terkait, dinas Pekerjaan Umum, dinas Perdagangan dan Perindustrian, dinas Pasar, dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup.

Cara kerjanya terpadu, masing-masing dinas menjalankan Tusinya masing masing, tentu dikomandoi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah(Bapeda) Kota bengkulu. Jadi, untuk menjadikan Pantai Panjang sebagai “ICON KOTA” tidak bisa dilaksanakan secara parsial! Pertanyaan bisakah? Jawabannya “harus “ bisa. Sekarang, tidak zamannya nafsi nafsi, harus berkolaborasi dengan tertib administrasi yang baik tentunya!

Lebih lanjut, Sinergi dalam pembangunan pariwisata adalah kerja sama antara berbagai pihak, seperti pemerintah pusat dan daerah, kementerian terkait, lembaga, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat lokal, untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Tujuan utamanya adalah menyelaraskan kebijakan, mengintegrasikan program, mengembangkan infrastruktur dan sumber daya manusia, serta memperkuat ekonomi lokal agar pariwisata bisa menjadi pilar pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
Bentuk-bentuk sinergi
Kolaborasi lintas kementerian: Kementerian Pariwisata berkolaborasi dengan kementerian lain (seperti Lingkungan Hidup, UMKM, Kemenkominfo, Kemenbud) dan lembaga untuk menyelaraskan kebijakan dan program. Keterlibatan pemerintah pusat dan daerah: Sinergi melalui forum diskusi untuk menyelaraskan kebijakan nasional dengan daerah. Pemerintah daerah juga berperan aktif dalam menjalin kerja sama internasional untuk mempercepat pembangunan.

Kerja sama dengan sektor swasta dan masyarakat: Sinergi antara pelaku pariwisata, BUMN, dan asosiasi (seperti ASPPI) untuk menciptakan nilai tambah melalui investasi, promosi, dan transformasi digital.

Kerja sama dengan akademisi: Sinergi antara universitas (seperti UNIZAR), BRIN, dan pemerintah daerah untuk menghasilkan rekomendasi dan strategi konkret berbasis riset, kebijakan, dan praktik di lapangan.
Pengembangan ekosistem pariwisata: Sinergi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem pariwisata, seperti integrasi antara pengembangan pariwisata dengan kesehatan, kebudayaan, dan teknologi digital.

Contoh implementasi
Pengembangan Desa Wisata: Sinergi antara BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) dan Kemenparekraf untuk memperluas program sertifikasi halal bagi UMKM di desa wisata. Pariwisata Berkelanjutan: Melalui kolaborasi, sektor pariwisata didorong untuk lebih ramah lingkungan dan berbasis masyarakat, termasuk pengembangan desa wisata dan ekonomi sirkular.

Pemanfaatan Infrastruktur Digital: Kemenkominfo mengembangkan infrastruktur digital yang terintegrasi dengan 5G di destinasi prioritas, didukung oleh sinergi dari Kemenparekraf dan stakeholder lain. Diplomasi Daerah: DPD RI mendorong sinergi antara pemerintah daerah dengan mitra global untuk mempercepat pembangunan sektor pariwisata dan energi bersih, terutama untuk daerah-daerah seperti daerah daerah lain di Indonesia, salam

HIPMI Bengkulu Resmi Luncurkan Podcast Inspiratif, Hadirkan Tokoh Pengusaha hingga Figur Publik

Charger | Bengkulu – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu resmi meluncurkan program podcast baru sebagai salah satu upaya memberikan inspirasi dan edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan calon pengusaha. Kegiatan peluncuran berlangsung di HIPMI Center pada Jumat (14/11).

“Alhamdulillah hari ini kita sudah launching beberapa kegiatan, salah satunya podcast ini,” ujar Fadli usai acara, mewakili Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan. Ia menjelaskan bahwa podcast tersebut dirancang untuk menghadirkan tokoh-tokoh besar, pengusaha sukses, hingga para anggota HIPMI yang telah mengembangkan bisnisnya, sebagai bentuk motivasi untuk masyarakat Bengkulu.

Podcast ini akan ditayangkan secara rutin melalui kanal YouTube dan juga disebarluaskan ke berbagai platform media sosial seperti TikTok dan Instagram. Dalam satu pekan, HIPMI Bengkulu menargetkan minimal dua hingga empat episode dengan menghadirkan berbagai narasumber. Fadli dan Mam Eci akan menjadi host utama, dengan fokus berbeda. “Saya lebih fokus ke entrepreneur dan politik, sementara Mam Eci fokus ke womanpreneur,” kata Fadli.

Ia menegaskan bahwa podcast ini merupakan langkah strategis untuk memberi dampak luas. “HIPMI ini harus berdampak. Dengan adanya podcast, mudah-mudahan muncul pengusaha-pengusaha baru yang terinspirasi dari tokoh-tokoh besar,” ujarnya. Program ini diharapkan dapat memberikan pemahaman baru, motivasi, serta dorongan bagi masyarakat untuk berbisnis dan mengembangkan usaha.

Fadli juga mengungkap bahwa gagasan podcast tersebut telah dibicarakan sejak lama bersama Ketum Yosia Yodan. “Saya bilang ke Ketum, kayaknya kita butuh podcast. Akhirnya beliau menyiapkan ruangan, saya sekat, saya beli peralatan, dan Alhamdulillah full support dari Ketum Yosia dan seluruh ketua bidang,” tambahnya.

Selain meluncurkan podcast, HIPMI Bengkulu juga meresmikan dua kegiatan lain, yaitu pembukaan “Mi Satu Meter” dan peluncuran Putra Putri Kampus yang sekretariatnya berada di area HIPMI Center. Tiga kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rebranding dan pengembangan HIPMI Center agar semakin aktif dan dikenal masyarakat.

Untuk episode perdana, HIPMI Bengkulu telah sepakat mengundang Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan. Setelah itu, sejumlah tokoh lainnya akan hadir, mulai dari pengusaha besar, akademisi, hingga pejabat publik. Beberapa nama yang telah dikonfirmasi antara lain Kak Gud, Dr. Jumatun Munawarroh, hingga beberapa figur politik seperti anggota DPD RI Destita dan sejumlah kepala daerah.

“Tayang perdana nanti kita menunggu jadwal Ketum untuk wawancara. Kemungkinan awal Desember sudah mulai tayang,” pungkas Fadli.

Dengan hadirnya podcast ini, HIPMI Bengkulu berharap dapat terus menjadi media inspiratif yang tidak hanya menyampaikan isu sosial terkait dunia usaha, tetapi juga mendorong kolaborasi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mengembangkan ekonomi daerah.

Peta Jalan Menuju UNIB Unggul : Mungkinkah?

Syaiful Anwar. AB
Purnatugas FEB UNIB

 

Kawan, sudah lama tidak menulis tentang perguruan tinggi. Kali ini mencoba mengingat Kembali apa yang pernah dilakukan selama masih aktif. Apa yang dilakukan saat aktif? Ya membantu pimpinan mikir peta Jalan menuju Perguruan tinggi unggul! Sejak awal berdiri masalah mutu, terutama mutu sumberdaya manusia (dosen) telah ditancapkan oleh rector Prof. Soekotjo dan Sejak tahun 1995 di masa Rektor Unib Pak Nitza Arbi mulai masalah mutu Perguruan tinggi diperhatikan. Saya ingat betul saya oleh Pak Nitza Arbi, diberi buku tentang mutu perguruan tinggi atau Pendidikan yang ditulis oleh Edward salis. Syaiful, baca buku ini, dan siapkan bahan lokakarya mutu perguruan tinggi dan undang semua pejabat structural kita adakan sosialisasi tentang Mutu perguruan tinggi! Saya diberi waktu satu minggu, untuk mempersiapkan lokakarya itu! Tentu saya tidak sendirian, kami bekerja tim dari “Proyek P2T yang berjibaku untuk itu!

Proses mencapai mutu itu tidak berhenti sampai di situ, berganti Rektor Pak zulkifli, Zainal Muktamar dan sampailah pada Riduan Nurazi masalah mutu perguruan tinggi tetap dibicarakan! Pada akhir akhir masa pengabdian saya dipanggil Riduan Nurazi, Bang tolong tuokan tobo yang mudo mudo untuk Menyusun RPJP UNIB sampai tahun 2030. Sayo jawab” kalu disuruh nyiapkan konsep sayo siap, tapi disuruh ngetik sayo minta ampun! Idak! Abang cari anak mudo yang bisa abang ajak untuk kerjo bantu abang! Kalu cam itu, jadi.

Jadi, sayo ajaklah Rozi, Herawan, Danur, Zayadi, Gerry, masih banyak anak mudo lainnya. Tapi sayo lebih inten berkomunikasi dengan danur serta Pak Ardi Lapiza sebagai pembantu rector empat!kami bekerja dalam suasana “COVIT” lebih banyak ketemu lewat zoom, alhamdulillah konsep itu selesai sebelum saya pension! Nah, berikut dapat dijelaskan jika kita ingin menuju Unggul, maka harus mempertimbangkan factor eksternal dan internal kita yang diperkirakan berpengaruh. Tentu saja dengan visi dan misi yang kuat untuk “mutu Berkelanjutan”

Factor eksternal antara lain social budaya, politik, dukungan dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha dan dunia industry, mahasiswa asing (bea siswa asing, pertukaran mahasiswa asing) Kerjasama luar negeri dan dalam negeri. Kemudian, factor Internal yang harus dikembangkan Adalah Kualitas sumberdaya manusia (dosen dan Tendik), Proses Belajar dan Mengajar (E-Learning, Laboratorium MIPA, laboratorium Bisnis, laboratorium kedokteran/Rumah sakit, memperkuat penelitian dan pengabdian Masyarakat (Kolaborasi dengan luar negeri, menggalakkan publikasi internasional, dan tak kalah penting adalah sarana dan prasarana Information and Technology, untuk mendukung PBM.

Bila, kedua factor internal dan eksternal dapat dimaksimalkan, insyaallah kampus unggul dapat dicapai. Kondisi sekarang, rumah sakit sudah ada, publikasi dan peningkatan kualitas Sumberdaya manusia doctor, guru besar sudah memadai, tinggal lagi memperkuat manajerial! Pendekatan terpadu, sangat dipentingkan! Tinggalkan jalan sendiri sendiri, maksudnya setiap organ yang ada harus satu tujuan yaitu UNIB Unggul dan UNIB menjadi World Class University (WCU) di akhir tahun 2030, wallahualambissawab, salam

SMPN 7 Bengkulu Rayakan Kemenangan Siswa dalam Ajang Badminton Provinsi

charger, Bengkulu — Seorang siswa berbakat dari SMP Negeri 7 Kota Bengkulu, M. Aldi Dwi Saputra kelas 8E, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara 3 tunggal pemula putra pada ajang ALBA Badminton Competition tingkat Provinsi Bengkulu.

 

Kemenangan yang diraih Aldi mendapat apresiasi langsung dari Kepala SMPN 7 Kota Bengkulu, Fairuz Zamani, S.Si., M.Pd., yang menyampaikan bahwa prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus menggali potensi diri dan mengembangkan bakat masing-masing.

 

Fairuz menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata tingginya minat dan kemampuan siswa SMPN 7 dalam bidang olahraga, khususnya bulu tangkis. Prestasi tersebut juga tidak terlepas dari kerja keras, ketekunan latihan, serta pendampingan intensif dari guru pembimbing.

 

Selain itu, dukungan penuh dari pihak sekolah menjadi faktor penting dalam keberhasilan tersebut. Fairuz menyebut bahwa semangat juang siswa dan dedikasi para guru, khususnya guru olahraga, menjadi pondasi kuat berkembangnya prestasi di SMPN 7.

 

Pihak sekolah berharap pencapaian Aldi dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengeksplorasi minat dan bakat di bidang olahraga maupun bidang lainnya. Prestasi ini sekaligus menunjukkan kualitas pembinaan dan komitmen SMPN 7 Kota Bengkulu dalam mencetak generasi muda berprestasi.

 

 

 

 

Kuasa Hukum Berhasil Yakinkan Penyidik, DY Resmi Dapat Penangguhan Penahanan

Charger | Kepahiang – Setelah melalui proses panjang, tersangka berinisial DY akhirnya mendapatkan penangguhan penahanan dari Polres Kepahiang. Keberhasilan tersebut disampaikan oleh salah satu anggota tim kuasa hukum DY, Adv. Rizki Dini Hasanah, S.H, pada Sabtu malam.

Advokat Rizki Dini Hasanah mengatakan bahwa pihaknya bersyukur karena penyidik memahami argumentasi hukum yang disampaikan tim kuasa hukum.

“Alhamdulillah, kita berhasil meyakinkan penyidik. Setelah perjuangan panjang, rekan kita DY akhirnya ditangguhkan penahanannya di Polres Kepahiang. Ini tidak lepas dari kebijaksanaan serta komunikasi yang baik antara tim penyidik Polres Kepahiang dan Bapak Kapolres Kepahiang,” ujarnya.

Sebelumnya, DY sempat ditahan dengan sangkaan Pasal 351 ayat (1) KUHP terkait dugaan penganiayaan.

Kanit Pidum: Penangguhan Dikabulkan, Proses Hukum Tetap Berjalan

Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Kepahiang, Putra, membenarkan bahwa penangguhan penahanan terhadap DY telah dikabulkan.

“Ya, kita mengabulkan penangguhannya. Namun kami berharap tersangka tetap mengikuti proses hukum yang berlaku,” jelasnya.

Kasus Berawal dari Pendampingan Hukum

Rizki Dini Hasanah menjelaskan bahwa kasus yang menjerat DY bermula saat ia mendampingi kliennya dalam proses mediasi dengan suami klien tersebut. Selama menjalankan tugas sebagai penasihat hukum, terjadi insiden antara DY dan pihak pelapor.

“DY menjalankan tugas sebagai penasihat hukum. Namun dalam proses tersebut terjadi insiden dengan pelapor, yang menurut kami sebenarnya tidak ada unsur pidananya. Meski demikian, pelapor tetap melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kepahiang,” kata Rizki.

Terkait langkah selanjutnya, tim kuasa hukum menyatakan akan terus mengkaji dan menyiapkan strategi hukum untuk mendampingi DY dalam proses berikutnya.

“Langkah ke depan akan kita pikirkan bersama tim kuasa hukum DY,” tambahnya.

Advokat Rizki menutup pernyataannya dengan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses penangguhan.

“Alhamdulillah malam ini, setelah perjuangan panjang dan alot, akhirnya kita berhasil menangguhkan penahanan klien kita di Polres Kepahiang. Terima kasih kepada Kapolres dan tim penyidik,” ungkapnya.