Anak Sekolah Jadi Korban Jalan Rusak, Pelindo Baru Janji Bangun 2026
Charger | Bengkulu – Warga Kelurahan Teluk Sepang menyatakan siap menagih janji PT Pelindo Regional II Bengkulu terkait pembangunan jalan pelabuhan menuju stockpile Teluk Sepang yang dijanjikan akan direalisasikan pada tahun 2026. Janji tersebut disampaikan saat Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, melakukan inspeksi mendadak (sidak) belum lama ini.
Ketua RT 04 RW 02 Kelurahan Teluk Sepang, Riswan Gunadi, mengatakan kondisi jalan tersebut telah rusak sejak 2012 dan hingga kini belum juga dibangun.
“Sejak 2012 jalan ini rusak. Kami sudah terlalu lama melewati lubang-lubang besar. Tidak sedikit warga yang mengalami kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak parah,” kata Riswan.
Ia menambahkan, kondisi jalan sangat membahayakan, terutama bagi anak-anak sekolah yang setiap hari harus melewati jalan tersebut karena tidak ada jalur alternatif lain. Hingga kini, jalan evakuasi yang menjadi akses utama warga Teluk Sepang juga belum terealisasi.
“Di Teluk Sepang ini baru ada SD. Anak-anak yang bersekolah di luar harus melewati jalan ini setiap hari. Ini yang seharusnya menjadi perhatian serius,” ujarnya.
Riswan juga mengungkapkan, saat hujan turun, warga kerap terisolasi karena jalan terendam banjir dan berubah menjadi lumpur sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
“Kalau hujan, warga tidak bisa keluar karena jalan terendam dan berlumpur. Alhamdulillah, setelah swadaya masyarakat bersama sopir truk batu bara dengan menimbun koral, sekarang jalan bisa dilewati,” ungkapnya.
Ia menegaskan, jika Pelindo benar-benar berkomitmen membangun jalan menuju Teluk Sepang pada 2026, maka masyarakat siap menagih janji tersebut.
“Kami sangat berharap ada ‘mukjizat’ jalan ini dibangun tahun 2026. Kalau memang sudah dijanjikan, tentu akan kami tagih,” tegas Riswan.
Selain pembangunan jalan menuju pelabuhan, warga Teluk Sepang juga berharap pembangunan jalan utama serta jalan evakuasi segera direalisasikan.
“Untuk jalan evakuasi, kami mendapat informasi dari Pak Lurah bahwa rencananya akan dibangun pada 2026,” pungkasnya.
