charger.my.id
RDH dan Rekan Laporkan Dugaan Penipuan dan Pemalsuan Objek Tanah ke Bareskrim Polri

Charger | Jakarta — Tim kuasa hukum dari RDH dan Rekan melaporkan dugaan tindak pidana penipuan dan pemalsuan dokumen terkait objek tanah ke Bareskrim Mabes Polri, Selasa (30/12/2025).

Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Rizki Dini Hasanah,S.H selaku kuasa hukum dari RDH dan Rekan, yang didampingi oleh Arif Hidayatullah.S.H dan Yasmidi Selaku Paralegal

Mereka hadir bersama kliennya, Herman, yang merupakan pemilik Pondok Pesantren Ihyaul Qur’an.

Dalam keterangannya kepada awak media, Kuasa Hukum Rizki Dini Hasanah.S.H menjelaskan bahwa laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penipuan atas objek tanah yang diduga disertai pemalsuan dokumen. Namun demikian, pihaknya belum dapat mengungkapkan secara rinci objek tanah yang dimaksud karena masih dalam proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum.

“Kami hari ini secara resmi melaporkan dugaan penipuan dan pemalsuan yang berkaitan dengan objek tanah klien kami. Untuk detail objek belum bisa kami sampaikan karena menghormati proses penyelidikan yang sedang berjalan,” ujar Dini.

Pihak kuasa hukum berharap laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti secara profesional dan transparan, sehingga kliennya memperoleh kepastian hukum dan keadilan.

“Kami percaya Bareskrim Polri akan menangani perkara ini secara objektif dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, laporan tersebut masih dalam tahap awal penanganan oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri.

Gubernur Bengkulu Paparkan Alokasi Infrastruktur dan Program Prioritas Daerah

Charger | Bengkulu – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memaparkan berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Bengkulu saat rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu yang digelar di Balai Semarak, Selasa (30/12/2025).

Dalam rapat tersebut, Helmi Hasan menyampaikan bahwa APBD Provinsi Bengkulu tahun berjalan mengalokasikan anggaran infrastruktur sebesar Rp606 miliar.

Anggaran tersebut difokuskan untuk pembangunan jalan, bangunan perkantoran, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.

“Dari total Rp606 miliar itu, sekitar Rp516 miliar kita fokuskan untuk jalan, dan sisanya sekitar Rp90 miliar untuk bangunan perkantoran serta sarana prasarana. Ini adalah angka tertinggi dalam sejarah APBD Provinsi Bengkulu,” ujar Helmi.

Menurut Helmi, besarnya alokasi infrastruktur tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri, mengingat kemampuan fiskal daerah yang terbatas namun tetap mampu memprioritaskan pembangunan untuk kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama yang solid antara Pemerintah Provinsi Bengkulu, Forkopimda, serta DPRD Provinsi Bengkulu.

“Kami berterima kasih kepada DPRD Provinsi Bengkulu, baik pimpinan, fraksi, komisi, maupun Badan Anggaran, karena memiliki persepsi yang sama, yaitu fokus membantu rakyat,” kata Helmi.

Selain infrastruktur jalan, Helmi juga menyoroti program pelayanan dasar, khususnya kesehatan. Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama DPRD telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp44,4 miliar untuk program BPJS Kesehatan gratis (BPJS Kesehatan), yang diperkuat dengan dukungan kabupaten dan kota sehingga total anggaran mencapai sekitar Rp167 miliar.

“Dengan anggaran sebesar itu, tidak boleh lagi ada warga Bengkulu yang terkendala biaya saat berobat atau melahirkan. Semua sudah kita tanggung,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Helmi juga menyampaikan realisasi pengadaan 130 unit ambulans desa dengan anggaran sekitar Rp38,8 miliar, yang dibagi merata ke kabupaten. Sementara untuk Kota Bengkulu, bantuan dialihkan menjadi armada pengelolaan sampah karena kebutuhan ambulans dinilai sudah mencukupi.

Dalam rapat Forkopimda itu, Gubernur Helmi Hasan turut menyinggung upaya normalisasi pelabuhan, pengembangan kawasan industri, serta rencana jangka panjang persiapan kota baru sebagai langkah antisipasi kepadatan wilayah perkotaan di masa depan.

“Semua ini kita lakukan demi mendorong pertumbuhan ekonomi Bengkulu hingga delapan persen dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Helmi.

Gubernur Bengkulu Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan dan Program Bantu Rakyat

Charger | Bengkulu – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam meningkatkan layanan kesehatan dan memperkuat program bantu rakyat. Hal tersebut disampaikan Helmi saat rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu di Balai Semarak, Selasa (30/12/2025).

Helmi mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya banyak keluhan masyarakat terkait keterbatasan ruang pelayanan di Rumah Sakit M. Yunus, mulai dari ruang poli, poli jantung, hingga gedung Fatmawati yang belum difungsikan secara optimal.

“Pada tahun pertama kepemimpinan kami, disepakati harus ada anggaran khusus untuk memperbaiki pelayanan di RS M. Yunus. Alhamdulillah, tahun ini gedung Fatmawati empat lantai, ruang poli, dan gedung jantung ditargetkan selesai dan bisa digunakan tahun depan,” ujar Helmi.

Dalam rapat tersebut, Helmi juga menyampaikan upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mendapatkan tambahan rumah sakit rujukan, termasuk rumah sakit vertikal dari Kementerian Kesehatan. Namun hingga kini, Bengkulu belum masuk dalam daftar penerima, kecuali terdapat kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat.

“Kita tetap berharap Bengkulu bisa memiliki minimal dua rumah sakit rujukan. Provinsi lain seperti Lampung, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara sudah lebih dari satu,” katanya.

Selain sektor kesehatan, Helmi turut menyinggung komitmen Pelindo dalam rencana revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai dengan nilai investasi sekitar Rp1 triliun.

“Komitmen revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai sampai hari ini belum pernah diralat. Saya sudah bertemu langsung dengan direksi Pelindo, tinggal kita doakan agar segera terealisasi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Helmi juga memaparkan sejumlah program sosial Pemerintah Provinsi Bengkulu, di antaranya Senabung (Sedekah Nasi Bungkus) yang melibatkan seluruh aparatur pemerintah untuk membantu masyarakat membutuhkan, serta program Orang Tua Asuh bagi anak yatim tingkat SMA dan sederajat.

“Anak yatim tidak hanya membutuhkan bantuan materi, tetapi juga perhatian, kasih sayang, dan motivasi. Target kita, tidak ada satu pun anak yatim di Bengkulu yang merasa sendiri,” tegas Helmi.

Rapat koordinasi Forkopimda tersebut menjadi wadah konsolidasi lintas unsur pimpinan daerah untuk memastikan program pembangunan dan pelayanan publik di Provinsi Bengkulu berjalan selaras dan tepat sasaran.

Yuan Degama Hadiri Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim di DPW PAN Bengkulu

Charger | Bengkulu – Pengusaha Bengkulu, H. Yuan Degama, menghadiri kegiatan doa bersama dan penyerahan santunan kepada anak yatim yang digelar di Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Bengkulu, Selasa pagi (30/12/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Sejumlah pengurus DPW PAN Bengkulu, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yatim turut hadir dalam acara yang bertujuan memperkuat kepedulian sosial tersebut. Acara diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan agar kegiatan sosial ini membawa keberkahan bagi semua pihak.

Dalam kesempatan itu, Yuan Degama menyampaikan bahwa doa bersama dan santunan anak yatim merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus tanggung jawab moral terhadap sesama, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

“Anak yatim merupakan bagian dari masyarakat yang harus kita perhatikan bersama. Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat meringankan beban mereka sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan,” ujar Yuan Degama.

Ia menambahkan, nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan keikhlasan harus terus ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, kegiatan sosial tidak hanya memberikan manfaat secara materi, tetapi juga mampu mempererat tali silaturahmi antar sesama.
Kegiatan doa bersama dan penyerahan santunan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin ke depan, sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun kepedulian sosial serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di Provinsi Bengkulu.

Kapolda Bengkulu Ungkap Dana Sosial Capai Rp166 Juta, Digunakan untuk Bedah Rumah dan Pembinaan Olahraga

Charger | Bengkulu – Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu mengungkapkan bahwa dana sosial yang dihimpun dari iuran internal anggota mencapai sekitar Rp166 juta dan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial, mulai dari bedah rumah warga hingga pembinaan olahraga generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Bengkulu saat press release di Mapolda Bengkulu, Selasa (30/12/2025).

Kapolda Bengkulu menjelaskan, dana sosial tersebut berasal dari iuran harian anggota sebesar Rp2.000 per orang per hari. Dengan jumlah anggota sekitar 7.100 personel, dana yang terkumpul setiap harinya mencapai sekitar Rp14 juta.

“Jika dihitung dalam periode tertentu, dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp166 juta. Dana ini kami kelola dan manfaatkan sepenuhnya untuk kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Kapolda Bengkulu.

Ia menyampaikan, hingga saat ini Polda Bengkulu telah melaksanakan program bedah rumah terhadap sedikitnya lima unit rumah warga yang dinilai tidak layak huni. Ke depan, jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah seiring berjalannya program.

Selain bedah rumah, bantuan juga disalurkan kepada korban kebakaran, warga terdampak musibah, serta perbaikan rumah ibadah yang kondisinya memerlukan perhatian. Kapolda Bengkulu juga membuka peluang bantuan bagi insan pers atau pekerja media yang membutuhkan.

“Kami terbuka. Jika ada masyarakat maupun rekan-rekan media yang membutuhkan bantuan, silakan berkomunikasi dengan kami,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Bengkulu juga menegaskan komitmen Polda Bengkulu dalam pembinaan generasi muda melalui olahraga. Sejumlah atlet binaan berhasil meraih prestasi, termasuk menjuarai Liga 4 dan melaju ke Liga 3, serta mencatat prestasi pada kejuaraan bela diri tingkat nasional.

Menurut Kapolda, pembinaan olahraga ini tidak hanya bertujuan mencetak prestasi, tetapi juga membuka kesempatan khusus bagi atlet berprestasi untuk direkrut menjadi anggota Polri, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami ingin dana yang terkumpul benar-benar kembali ke masyarakat dalam bentuk manfaat nyata, baik melalui kegiatan sosial maupun pembinaan prestasi,” tegasnya.

Menutup press release, Kapolda Bengkulu menegaskan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan media demi pelayanan kepolisian yang humanis dan dipercaya masyarakat.

Peduli Yatim, Gubernur Helmi Hasan Pimpin Santunan dan Doa Bersama di Bengkulu

Charger | Bengkulu – Gubernur Bengkulu sekaligus Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Bengkulu, Helmi Hasan, memimpin kegiatan santunan dan doa bersama anak yatim yang digelar di Sekretariat DPW PAN Provinsi Bengkulu, Selasa (30/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan Peduli Yatim yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, setiap anak yatim menerima paket sembako yang berisi beras, roti, makanan kaleng, biskuit, minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya.

Selain itu, anak-anak juga menerima santunan uang tunai sebesar Rp100.000. Jika ditotal, nilai bantuan yang diterima masing-masing anak mencapai sekitar Rp400.000.

“Program ini rutin kita lakukan, baik sebagai pemerintah daerah maupun sebagai bagian dari gerakan sosial PAN. Tujuannya adalah untuk membantu anak-anak yatim sekaligus mengetuk kepedulian sosial masyarakat,” kata Helmi Hasan.

Ia menjelaskan, kegiatan santunan ini tidak hanya dilaksanakan di tingkat provinsi, tetapi juga diikuti oleh seluruh DPD PAN kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu. Menurutnya, gerakan ini diharapkan membawa keberkahan bagi bangsa dan memperkuat persatuan.

“Kita ingin Indonesia menjadi negeri yang diberkahi, dijaga dari berbagai musibah dan bencana, tetap kokoh, serta tidak mudah terpecah oleh adu domba, pertikaian, maupun konflik sosial,” ujarnya.

Helmi Hasan juga menekankan pentingnya kekuatan doa, terutama doa yang dipanjatkan bersama anak-anak yatim. Ia meyakini bahwa doa memiliki kekuatan besar dalam menjaga keutuhan dan keberlangsungan bangsa.

Sebagai Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan menambahkan bahwa pemerintah provinsi selama ini telah memiliki program pembinaan dan santunan anak yatim yang berjalan secara berkelanjutan. Program tersebut mencakup ribuan anak yatim, baik di jenjang SMA sederajat maupun SMP ke bawah yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota.

“Melalui instruksi Ketua Umum PAN, gerakan Peduli Yatim ini kita mulai hari ini dan akan terus kita lanjutkan ke depannya. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus peduli,” tutup Helmi Hasan.

Tirta Amerta Waterpark Siapkan Promo Spesial Nataru, Hanya Rp 50.000!

Charger | Bengkulu – Tirta Amerta Waterpark, destinasi wisata air favorit di Bengkulu, siap menyambut perayaan Tahun Baru dengan promo spesial Nataru! Menurut Yudhi Kurniawan, Selasa (30/12/2025), pengunjung bisa menikmati hari liburan sepuasnya dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau, yaitu hanya Rp 50.000.

“Promo spesial Nataru ini berlaku khusus tanggal 31 Desember 2025 dan 1 Januari 2026. Pengunjung bisa berenang sepuasnya, menikmati live musik, dan menyaksikan penampilan bintang tamu QQ,” ujar Yudhi.

Tidak hanya itu, pengunjung juga akan mendapatkan susu Zee gratis setiap pembelian tiket. “Kami ingin membuat perayaan Tahun Baru Anda semakin spesial dan berkesan bersama keluarga dan teman-teman,” tambah Yudhi.

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk merayakan Tahun Baru dengan suasana yang menyenangkan dan harga yang sangat terjangkau!.

Penataan dan Penertiban Pasar Panorama Kota Bengkulu Dilaksanakan 29–31 Desember 2025

Charger | Bengkulu — Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bengkulu akan melaksanakan kegiatan Penataan dan Penertiban Pasar Panorama Kota Bengkulu pada tanggal 29 hingga 31 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pasar yang tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.

Pelaksanaan penataan dan penertiban akan dimulai pada Senin, 29 Desember 2025, pukul 13.30 WIB sampai dengan selesai, dan dilanjutkan pada hari-hari berikutnya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Kegiatan ini difokuskan pada penertiban pedagang, pengaturan lapak, serta pemulihan fungsi fasilitas umum di kawasan pasar.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bengkulu berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu dengan melibatkan sebanyak 15 personel guna menjaga ketertiban dan keamanan selama proses penataan berlangsung.

Pemerintah Kota Bengkulu mengimbau seluruh pedagang dan masyarakat di kawasan Pasar Panorama agar dapat bekerja sama dan mematuhi ketentuan yang berlaku demi terciptanya pasar yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pasar rakyat serta mendukung aktivitas perdagangan yang tertib dan berdaya saing.

Bengkulu InFight Camp Gelar Internal Fight, Siapkan Fighter Muda Menuju Level Nasional

Charger | Bengkulu – Bengkulu InFight Camp sukses menggelar Internal Fight sebagai langkah awal pembinaan atlet secara berjenjang. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (27/12/2025) ini diikuti oleh fighter internal dan difokuskan pada pembentukan fondasi mental, teknik, serta kesiapan bertanding para petarung pemula.

Pembina Bengkulu InFight Camp, Dedy Armansyah, yang juga merupakan orang tua dari atlet nasional kebanggaan Bengkulu, Deni Arif dan Deni Daffa, menegaskan bahwa kegiatan ini sengaja dibatasi untuk internal guna memperkuat konsolidasi tim.

“Alhamdulillah, hari ini kami baru saja menyelesaikan internal fight di Bengkulu InFight Camp. Internal fight ini memang hanya diikuti oleh anggota kami sendiri. Untuk saat ini kami belum membuka ke peserta luar, karena kami ingin mempersiapkan internal agar lebih solid,” tegas Dedy.

Ia menjelaskan, fighter yang bertanding merupakan para pemula yang diproyeksikan menjadi tulang punggung Bengkulu di masa depan. Menurutnya, pembinaan tidak bisa instan dan harus dimulai dari tahapan paling dasar.

“Yang bertanding hari ini adalah fighter-fighter pemula. Harapan kami, ke depan mereka bisa berkembang dan menjadi fighter yang dapat diandalkan di event-event nasional. Sejauh apa pun langkah yang ingin ditempuh, semuanya harus dimulai dari langkah pertama,” ujarnya.

Dedy menambahkan, internal fight ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan regenerasi petarung Bengkulu InFight Camp yang selama ini telah menorehkan prestasi hingga level internasional.

“Ini adalah upaya kami untuk menyiapkan estafet petarung Bengkulu InFight Camp agar terus berlanjut dan berkembang lebih jauh,” lanjutnya.

Disiapkan Jadi Agenda Tahunan

Terkait keberlanjutan kegiatan, Dedy memastikan internal fight tidak berhenti sebagai event satu kali. Bengkulu InFight Camp berencana menjadikannya agenda rutin tahunan dengan dukungan berbagai pihak.

“Ke depan kami berencana berkolaborasi dengan BPD HIPMI Bengkulu, sehingga event seperti ini bisa digelar setiap tahun. Tinggal kami atur nomor pertandingan dan regulasinya,” jelasnya.

Untuk tahap awal, aturan pertandingan masih dibatasi, mulai dari boxing dengan pukulan terbatas, boxing dengan bantingan, hingga MMA dengan regulasi terbatas.

“Ke depan bisa berkembang ke submission wrestling, bantingan dan kuncian diperbolehkan, atau bahkan masuk ke rule MMA penuh. Semua akan kami atur bertahap agar kualitas event meningkat dari tahun ke tahun,” kata Dedy.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan BPD HIPMI Bengkulu. Terima kasih juga kepada Yosia Yodan dan seluruh tim serta kru yang hari ini benar-benar bekerja keras demi suksesnya acara,” ucapnya.

Petakan Fighter Potensial, Siap Dibina Serius

Selain memperebutkan medali dan piagam, internal fight ini juga menjadi ajang pemetaan atlet potensial. Dari pertandingan tersebut, tim pelatih mencatat nama-nama fighter yang akan mendapat pembinaan lanjutan.

“Pemenang hari ini kami catat sebagai fighter potensial. Ke depan mereka akan kami bina lebih serius dan diarahkan ke event regional hingga nasional,” tegas Dedy.

Meski animo cukup tinggi, peserta sengaja dibatasi hanya 20 orang agar penyelenggaraan tetap terkendali.

“Kami batasi agar skalanya kecil dulu. Dari sini kami belajar, supaya ke depan bisa menggelar event dengan skala yang lebih besar dan lebih sempurna,” tambahnya.

Sebanyak 10 kelas dipertandingkan, mulai dari kelas 45 kilogram hingga 90 kilogram.

Latihan Terbuka untuk Umum

Dedy juga menegaskan bahwa Bengkulu InFight Camp terbuka bagi masyarakat umum, baik untuk kebugaran maupun pembinaan atlet prestasi.

“Latihan terbuka untuk umum, tapi kami juga membina atlet yang ingin serius hingga ke level nasional dan profesional. Untuk atlet tentu dituntut waktu, tenaga, dan pengorbanan, karena kami melatih dengan seluruh keilmuan yang kami miliki,” jelasnya.

Lokasi latihan berada di Kompleks Stadion Bola Sawah Lebar. Berbagai cabang bela diri full contact dilatih, mulai dari MMA, Muay Thai, Kickboxing, Wushu, Combat Sambo, hingga pengembangan Karate Combat. Bahkan dua fighter Bengkulu InFight Camp telah mendapatkan tawaran tampil di Kejuaraan Nasional pada 1 Februari mendatang.

Untuk pendaftaran, saat ini Bengkulu InFight Camp menerima peserta mulai usia SMP ke atas dan belum membuka kelas untuk anak-anak tingkat SD.

DPRD Dorong Dukungan Pemerintah

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bengkulu sekaligus Pembina Bengkulu InFight Camp dan Ketua Sambo Bengkulu, Asman, turut mengapresiasi pelaksanaan internal fight tersebut.

“Insyaallah pertandingan hari ini berjalan lancar. Fighter berjibaku dengan semangat, dan panitia bekerja dengan sangat baik,” ujar Asman.

Ia menilai event berjenjang seperti ini sangat penting untuk memotivasi atlet agar terus berlatih dan memiliki tujuan yang jelas.
“Dengan adanya event seperti ini, fighter tidak hanya berlatih, tapi juga punya wadah dan jenjang yang nyata,” katanya.

Asman menegaskan, MMA dan bela diri lainnya harus menjadi ruang positif bagi generasi muda Bengkulu.

“Daripada tawuran, keributan di jalan, atau balap liar, lebih baik bakat dan energi anak-anak muda disalurkan ke sini,” tegasnya.
Sebagai anggota dewan, Asman mendorong dukungan konkret dari pemerintah, khususnya terkait sarana dan prasarana latihan.

“Ini membawa nama daerah. Pembinaan harus diakomodir dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menyoroti minimnya publikasi prestasi atlet Bengkulu, meski telah meraih hasil membanggakan di tingkat nasional dan internasional, termasuk medali perak SEA Games Filipina dan medali perunggu di Pekan Olahraga Nasional.

“Ke depan, sinergi dengan pemerintah harus diperkuat agar prestasi anak-anak Bengkulu dikenal dan diapresiasi,” pungkas Asman.

Didukung BPD HIPMI Bengkulu, Internal Fight Event 2025 Bengkulu Infight Camp Cetak Bibit Atlet MMA Berprestasi

Charger | Bengkulu — Internal Fight Event 2025 yang digelar oleh Bengkulu Infight Camp berlangsung sukses di Sasana Infight Camp, Stadion Sawah Lebar, Kota Bengkulu, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus evaluasi kemampuan para atlet Mixed Martial Arts (MMA) binaan Bengkulu Infight Camp.
Ketua Panitia, Dewo Handiko, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman bertanding dan berkompetisi bagi para atlet, sehingga mampu meningkatkan kemampuan teknis sekaligus prestasi mereka ke depan.

“Melalui internal fight event yang diikuti oleh 20 peserta ini, para atlet mendapatkan pengalaman bertanding yang sesungguhnya. Harapannya, kemampuan mereka meningkat dan ke depan bisa berprestasi serta membawa nama Bengkulu di event-event yang lebih besar,” ujar Dewo.

Pembina Bengkulu Infight Camp, Rahmat Novar Riawan, dalam sambutannya membuka acara dengan pantun untuk mencairkan suasana. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar pertandingan, melainkan sarana pembinaan mental, teknik, dan sportivitas atlet.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat juga menyampaikan apresiasi kepada para senior bela diri Bengkulu, di antaranya Asman yang merupakan ketua Sambo Bengkulu dan juga anggota DPRD Kota Bengkulu periode 2024-2029 serta Dedy Armansah, selaku Ketua Umum WUSHU Provinsi Bengkulu.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memotivasi atlet agar mampu menampilkan hasil latihan di arena, sekaligus menjaring bibit-bibit baru petarung MMA yang akan menjadi penerus atlet Bengkulu di masa depan.

“Bengkulu telah membuktikan memiliki atlet dan pelatih yang mampu bersaing hingga tingkat internasional. Ini harus terus kita kembangkan,” tegasnya.

Selain pembinaan atlet, kegiatan ini juga bertujuan menjaga silaturahmi antarpetarung serta menanamkan nilai sportivitas. Rahmat menekankan bahwa fair play merupakan nilai tertinggi dalam setiap pertandingan, yang diwujudkan dengan menghargai lawan, bertanding secara jujur, dan tidak berlaku curang.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari BPD HIPMI Bengkulu, khususnya Ketua Yosiar Yodan, serta pihak-pihak lain yang turut mendukung terselenggaranya acara tersebut. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada para wasit dan juri yang diharapkan dapat menjalankan tugas secara adil dan profesional.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu yang diwakili Ketua OKK, Singgih Tri Wibowo, menyampaikan bahwa kolaborasi antara HIPMI Bengkulu dan Bengkulu Infight Camp merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan olahraga bela diri di daerah.

Ia juga menyampaikan pesan Ketua BPD HIPMI Bengkulu bahwa sportivitas merupakan nilai tertinggi dalam sebuah pertandingan. Menurutnya, latihan dan kompetisi tidak akan bermakna apabila tidak dilandasi nilai kejujuran dan ketulusan.
Dalam sambutannya, Singgih turut membagikan kisah inspiratif petinju dunia Manny Pacquiao, yang lahir dari keluarga sederhana dan tumbuh dalam keterbatasan. Namun, melalui ketekunan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah, Pacquiao mampu bangkit dan meraih puncak prestasi dunia.

“Kisah ini mengajarkan bahwa kesulitan bukanlah penghalang, melainkan proses yang membentuk seseorang menjadi lebih kuat. Atlet-atlet Bengkulu harus menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkembang,” pungkasnya.

Internal Fight Event 2025 diharapkan menjadi agenda rutin Bengkulu Infight Camp dalam mencetak atlet MMA berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.