charger.my.id
Gubernur Bengkulu Paparkan Alokasi Infrastruktur dan Program Prioritas Daerah

Charger | Bengkulu – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan memaparkan berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi Bengkulu saat rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu yang digelar di Balai Semarak, Selasa (30/12/2025).

Dalam rapat tersebut, Helmi Hasan menyampaikan bahwa APBD Provinsi Bengkulu tahun berjalan mengalokasikan anggaran infrastruktur sebesar Rp606 miliar.

Anggaran tersebut difokuskan untuk pembangunan jalan, bangunan perkantoran, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.

“Dari total Rp606 miliar itu, sekitar Rp516 miliar kita fokuskan untuk jalan, dan sisanya sekitar Rp90 miliar untuk bangunan perkantoran serta sarana prasarana. Ini adalah angka tertinggi dalam sejarah APBD Provinsi Bengkulu,” ujar Helmi.

Menurut Helmi, besarnya alokasi infrastruktur tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri, mengingat kemampuan fiskal daerah yang terbatas namun tetap mampu memprioritaskan pembangunan untuk kepentingan masyarakat.

Ia menegaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama yang solid antara Pemerintah Provinsi Bengkulu, Forkopimda, serta DPRD Provinsi Bengkulu.

“Kami berterima kasih kepada DPRD Provinsi Bengkulu, baik pimpinan, fraksi, komisi, maupun Badan Anggaran, karena memiliki persepsi yang sama, yaitu fokus membantu rakyat,” kata Helmi.

Selain infrastruktur jalan, Helmi juga menyoroti program pelayanan dasar, khususnya kesehatan. Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama DPRD telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp44,4 miliar untuk program BPJS Kesehatan gratis (BPJS Kesehatan), yang diperkuat dengan dukungan kabupaten dan kota sehingga total anggaran mencapai sekitar Rp167 miliar.

“Dengan anggaran sebesar itu, tidak boleh lagi ada warga Bengkulu yang terkendala biaya saat berobat atau melahirkan. Semua sudah kita tanggung,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Helmi juga menyampaikan realisasi pengadaan 130 unit ambulans desa dengan anggaran sekitar Rp38,8 miliar, yang dibagi merata ke kabupaten. Sementara untuk Kota Bengkulu, bantuan dialihkan menjadi armada pengelolaan sampah karena kebutuhan ambulans dinilai sudah mencukupi.

Dalam rapat Forkopimda itu, Gubernur Helmi Hasan turut menyinggung upaya normalisasi pelabuhan, pengembangan kawasan industri, serta rencana jangka panjang persiapan kota baru sebagai langkah antisipasi kepadatan wilayah perkotaan di masa depan.

“Semua ini kita lakukan demi mendorong pertumbuhan ekonomi Bengkulu hingga delapan persen dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Helmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *