Wali Kota Dedy Wahyudi Resmikan Pemanfaatan Gedung Baru Satpol PP Kota Bengkulu
Charger | Bengkulu — Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi meresmikan pemanfaatan Gedung Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu yang berlokasi di samping Polresta Bengkulu, Selasa (23/12).
Usai acara peresmian, Wali Kota Bengkulu menyampaikan bahwa gedung baru tersebut jauh lebih layak dibandingkan kantor Satpol PP sebelumnya dan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta kinerja para personel.
“Markas Satpol PP Kota Bengkulu saat ini berada di samping Mapolresta Bengkulu. Bangunan ini jauh lebih layak dibandingkan lokasi sebelumnya. Meski pembangunannya belum sepenuhnya tuntas dan akan diselesaikan pada tahun 2026, kehadiran gedung ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para anggota Satpol PP,” ujar Dedy Wahyudi.
Ia menegaskan bahwa Satpol PP memiliki peran strategis sebagai perangkat daerah yang mendukung kebijakan Wali Kota, khususnya dalam hal kebersihan dan penataan kota.
“Selama ini mungkin ada anggapan Satpol PP kurang mendapat tempat. Namun saya pastikan, karena Satpol PP adalah OPD penentu dalam kebijakan kebersihan dan penataan kota, ke depan Satpol PP akan lebih sejahtera. Insyaallah, apa pun yang dibutuhkan akan saya kabulkan,” tegasnya.
Bahkan, Dedy Wahyudi secara khusus menyampaikan bentuk perhatian pemerintah daerah agar personel Satpol PP semakin bersemangat dalam bertugas.
“Saya sampaikan agar lebih bersemangat, kendaraan dinas Satpol PP tidak boleh kalah dari kendaraan dinas Wali Kota,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Bengkulu juga menyinggung kesiapan daerah dalam menyambut kunjungan wisatawan serta menegaskan pentingnya pelayanan yang baik dari para pelaku usaha.
“Kalau Kota Bengkulu menjadi tujuan wisata dan banyak dikunjungi, kami siap menerima para wisatawan. Saya imbau pelaku usaha untuk memberikan pelayanan terbaik. Satpol PP akan berkeliling memberi imbauan. Kalau masih terjadi pelanggaran, mohon maaf, kami tidak izinkan berjualan lagi,” ujarnya dengan tegas.
Terkait perayaan akhir tahun, Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa tidak akan ada kegiatan malam Tahun Baru sebagai bentuk penghormatan atas suasana duka di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Sebagai gantinya, Pemerintah Kota Bengkulu akan menggelar UMKM Expo dan Pekan Seni Budaya Bengkulu, termasuk pertunjukan dol kolosal serta pelaksanaan Car Free Night perdana.
“Ke depan, setiap malam Minggu akan rutin kita gelar Car Free Night untuk menghidupkan ekonomi. Jika sukses, Car Free Day juga tetap kita laksanakan di kawasan yang sama,” jelasnya.
Selain itu, Wali Kota Bengkulu juga meminta agar sektor pariwisata semakin diperkuat dengan mengaktifkan kelompok sadar wisata.
“Saya minta Kepala Dinas Pariwisata mengaktifkan Pokdarwis. Kalau kita sadar, para pelaku usaha ini bisa mendatangkan pendapatan. Tapi kalau lingkungan kotor dan pelayanan tidak ramah, orang tidak mau datang lagi,” katanya.
Menutup sambutannya, Dedy Wahyudi menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat yang merayakan Natal serta menyongsong Tahun Baru 2026.
“Kami ucapkan Selamat Hari Natal. Semoga cinta kasih menjadi berkat bagi kita semua, saling menghormati, tenggang rasa, karena kita satu keluarga, keluarga Kota Bengkulu. Dan selamat menyongsong Tahun Baru 2026, tahun penuh harapan dan kesuksesan. Bersama, kita pasti bisa.”
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Sahat Situmorang menyampaikan apresiasi atas perhatian Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu terhadap institusinya.
“Terima kasih atas perhatian Bapak Wali Kota Bengkulu, Bapak Dedy Wahyudi, serta Bapak Wakil Wali Kota Bengkulu, Bapak Roni Tobing. Beliau telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menggunakan bangunan ini sebagai kantor,” ujar Sahat Situmorang.
Menurutnya, lokasi gedung yang strategis sangat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Satpol PP.
“Letaknya sangat strategis, dekat dengan kawasan perkantoran Pemda, calon kantor Wali Kota, serta pasar-pasar. Gedung ini bisa dimanfaatkan secara maksimal, baik untuk latihan maupun pembinaan, karena fasilitasnya sudah cukup layak dan representatif,” pungkasnya.