charger.my.id
Ketua PPM-LVRI Bengkulu Meriyani: HUT ke-45 Momentum Menjaga Nilai Juang ’45 Lewat Aksi Nyata

Charger | Bengkulu — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-45, Pimpinan Daerah PPM-LVRI Provinsi Bengkulu menggelar perayaan sederhana dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan kepada para anggota veteran. Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat Gedung Veteran, Bengkulu, Kamis (22/1/2026).

Ketua Pimpinan Daerah PPM-LVRI Provinsi Bengkulu, Meriyani, S.IKom., MH, mengatakan bahwa peringatan HUT kali ini dilaksanakan secara sederhana namun sarat makna.

“Pelaksanaan HUT ke-45 PPM-LVRI ini memang kami buat sangat sederhana, hanya dengan pemotongan tumpeng. Namun yang terpenting adalah makna dan semangat yang terkandung di dalamnya,” ujar Meriyani.

Ia menjelaskan, tanggal 22 Januari 2026 merupakan momentum bersejarah karena tepat 45 tahun sejak dideklarasikannya wadah persatuan anak cucu veteran Republik Indonesia yang diberi nama PPM, pada 22 Januari 1981 silam.

“Hari ini kita mengenang kembali sejarah berdirinya PPM sebagai wadah bersatunya anak cucu veteran Republik Indonesia. Ini bukan sekadar perayaan, tetapi pengingat akan tanggung jawab moral kami sebagai generasi penerus,” jelasnya.

Menurut Meriyani, perayaan HUT PPM-LVRI sejatinya bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai luhur kejuangan ’45.

“Perayaan seperti ini sifatnya hanya seremonial. Yang paling penting adalah bagaimana anak dan keturunan veteran, khususnya anak cucu pejuang, benar-benar memahami makna didirikannya organisasi ini dan mampu menjaga serta mengamalkan nilai-nilai luhur kejuangan ’45,” tegasnya.

Lebih lanjut, Meriyani menegaskan bahwa PPM-LVRI Provinsi Bengkulu tidak hanya hadir sebagai organisasi, tetapi juga berkomitmen menunjukkan kerja nyata di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan sosial.

“PPM-LVRI Provinsi Bengkulu bukan hanya sebuah organisasi. Kami menunjukkan kerja nyata di bidang ketahanan pangan dengan membina sembilan kelompok tani dan satu Gapoktan seluas kurang lebih 100 hektare lahan persawahan di Kabupaten Bengkulu Selatan, dan Alhamdulillah bulan lalu kami melaksanakan panen raya,” ungkap Meriyani.

Selain sektor pertanian, PPM-LVRI juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. “Kami juga bergerak di bidang sosial, seperti membantu masyarakat dalam pembuatan kaki palsu dan kegiatan kemanusiaan lainnya. Semua ini sejalan dengan motto PPM-LVRI, yaitu Kreatif, Inovatif, dan Mandiri,” tambahnya.

Meriyani menegaskan bahwa PPM-LVRI merupakan organisasi yang telah diakui secara resmi oleh pemerintah dan memiliki legalitas yang lengkap.

“PPM-LVRI sudah resmi diakui pemerintah sesuai dengan undang-undang keorganisasian. Kami memiliki pengesahan Kementerian Hukum dan HAM, NPWP, serta surat pengakuan terdaftar di Kesbangpol Provinsi Bengkulu,” pungkas Meriyani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *