Daftar ke SMKN 3 Kota Bengkulu? Begini Proses yang Harus Dilalui Peserta dari Luar Kota
Bengkulu, charger.my.id – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Provinsi Bengkulu telah memasuki pekan kedua. Bagi calon peserta didik yang ingin mendaftar di SMKN 3 Kota Bengkulu, khususnya yang berasal dari luar kota, terdapat sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum dapat memilih sekolah dan jurusan tujuan.
Guru SMKN 3 Kota Bengkulu, Lis Endiarti, mengatakan penerapan sistem pendaftaran online yang baru masih menjadi tantangan bagi sebagian orang tua dan calon peserta didik. Karena itu, pihak sekolah terus memberikan pendampingan kepada pendaftar yang mengalami kesulitan.
“Saat ini pendaftaran sudah memasuki minggu kedua. Karena sistem yang digunakan sepenuhnya online, masih banyak orang tua dan siswa yang belum memahami alurnya sehingga kami membantu proses pendaftaran mereka,” kata Lis Endiarti saat dikonfirmasi wartawan charger.my.id di SMKN 3 Kota Bengkulu, Senin (8/6/2026).
Menurut Lis, calon peserta didik yang berasal dari luar Kota Bengkulu harus terlebih dahulu melakukan verifikasi berkas di Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu karena berkaitan dengan perpindahan rayon. Sementara itu, pendaftar dari kabupaten atau kota lain juga diwajibkan memperoleh surat rekomendasi dari Cabang Dinas (Cabdin) di wilayah masing-masing.
Setelah seluruh persyaratan dipenuhi, dokumen diunggah ke sistem pendaftaran online untuk diverifikasi. Apabila verifikasi telah selesai, barulah peserta dapat melihat pilihan sekolah dan jurusan yang tersedia.
“Setelah berkas diverifikasi, sistem akan menampilkan pilihan sekolah dan jurusan yang bisa dipilih oleh peserta,” ujarnya.
SMKN 3 Kota Bengkulu sendiri membuka beberapa program keahlian yang dapat dipilih calon peserta didik, yakni Kecantikan, Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Kuliner, Busana, serta Broadcasting dan Perfilman.
Selain persoalan verifikasi, Lis mengungkapkan masih banyak peserta yang keliru saat mengakses sistem pendaftaran. Sebagian siswa mengira harus membuat akun baru, padahal akun telah disiapkan oleh sistem.
“Peserta cukup login link SPMB 2026 menggunakan NISN yang ditambahkan @spmb.go.id, kemudian password menggunakan tanggal lahir. Setelah masuk, mereka harus melengkapi biodata dan mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, peserta harus memastikan kelengkapan biodata dan dokumen mencapai 100 persen agar proses administrasi berjalan lancar. Berkas yang harus diunggah antara lain Surat Keterangan Lulus (SKL), Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), dan dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan.
Menurut Lis, memasuki pekan kedua pelaksanaan SPMB, para calon peserta didik mulai terbiasa menggunakan sistem sehingga berbagai kendala yang muncul pada awal pendaftaran perlahan dapat diatasi.
“Pendaftar sekarang sudah mulai memahami alurnya. Kendala-kendala yang sebelumnya banyak dikeluhkan juga mulai berkurang,” tutupnya.