charger.my.id
Keberislaman, Ketaatan dan Kematian

Syaiful Anwar.AB
Purna Tugas FEB UNIB

 

Konsep Islam sebagai “way of life” mencerminkan pemahaman bahwa ajaran agama ini bukan sekadar seperangkat norma untuk diterapkan dalam ritual keagamaan semata, tetapi juga sebagai panduan komprehensif yang mencakup seluruh spektrum kehidupan, termasuk aspek spiritual, sosial, ekonomi, dan politik.

Syarat utama seseorang dikatakan islam adalah “Sesuai dengan rukun Islam yang pertama, syarat utama untuk memeluk Islam adalah mengucapkan dua kalimat syahadat”. Asyhadu an la ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadar rasuulullah. Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan (aku bersaksi) bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Menurut keyakinan Islam, Tuhan akan berperan sebagai hakim, menimbang amal setiap individu . Dia akan memutuskan apakah akhirat seseorang berada di Jahannam (Neraka) atau Jannah (Surga) berdasarkan bobot amal baik atau buruknya.

Selanjutnya, Muslim adalah orang atau seseorang yang menyerahkan dirinya secara sungguh – sungguh kepada Allah. Jadi, dapat dijelaskan bahwa “wujud pribadi muslim” itu adalah manusia yang mengabdikan dan menunjukkan ketaatan dirinya kepada Allah, tunduk dan patuh serta ikhlas dalam amal perbuatannya, karena iman kepada-Nya.

Kemudian, Setelah menyatakan diri sebagai orang islam, maka dibutuhkan ketaatan menjalan aturan dari Allah. Taat secara istilah adalah patuh atau berbakti atas semua arahan serta aturan- aturan yang sedang berlaku. Menaati Allah berarti patuh atas perintah dan aturan-aturan yang dibuat oleh Allah dalam segala hal, baik aturan itu berhubungan dengan sesama manusia dan makhluk lain.

Setelah berikrar dan mentaati seluruh perintah Allah, maka seorang muslim harus menyatakan kesiapannya untuk menerima keputusan Allah tentang kematian. Jadi, seluruh amal perbuatan baik, amal sholeh adalah persiapan, bekal pulang menghadap Allah swt. Bahwa setelah kematian, masih ada peristiwa yang panjang, yaitu alam barzah. Alam barzah adalah suatu dunia lain yang dimasuki seseorang setelah meninggal dunia untuk menunggu datangnya kebangkitan kembali pada hari kiamat. “Pada alam kubur akan datang malaikat mungkar dan nakir untuk memberikan pertanyaan seputar keimanan dan amal perbuatan kita selama di dunia yang fana ini.

Dalam Al-Qur’an surat Yasin ayat 65, Allah SWT menjelaskan bahwa tak ada yang bisa ditutupi saat hari kiamat tiba. Artinya: Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkata lah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksian lah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan. Allah berfirman” setelah kejadian ini allah juga mengabarkan kondisi ummat dalam alam kuburnya dalam surat as sajadah 12” Jika sekiranya kamu melihat orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (kamu akan melihat sesuatu yang sangat luar biasa dan mereka berkata,) “Ya Tuhan kami, kami telah melihat (hari Kiamat yang kami ingkari) dan mendengar (dari-Mu kebenaran ucapan rasul-rasul-Mu). Maka, kembalikanlah kami (ke dunia), niscaya kami akan beramal saleh. Sesungguhnya kami (sekarang) adalah orang-orang yang yakin (akan adanya hari Kiamat).” Amin n salam