charger.my.id
Soal Paket Seragam MAN 1 Kota Bengkulu, Konveksi Misya: Tidak Wajib Beli di Tempat Kami

Charger | Bengkulu – Biaya paket seragam dan perlengkapan sekolah bagi siswa baru MAN 1 Kota Bengkulu menjadi perbincangan di kalangan wali murid. Pasalnya, paket perlengkapan yang ditawarkan di salah satu konveksi mencapai Rp3,6 juta untuk siswa laki-laki dan Rp3,8 juta untuk siswa perempuan.

Sejumlah wali murid mengaku keberatan dengan sistem pembelian yang mengharuskan pengambilan dalam bentuk paket lengkap. Menurut mereka, sebagian perlengkapan sebenarnya tidak perlu dibeli karena masih bisa menggunakan milik saudara atau kakak kelas yang sudah tidak terpakai.

“Yang memberatkan itu harus mengambil satu paket. Maksud kami kalau bisa ambil yang dibutuhkan saja. Sebagian mungkin sudah punya seragam dari saudara atau kakak kelasnya,” ujar salah seorang wali murid.

Keluhan serupa juga disampaikan wali murid lainnya. Mereka berharap diberi keleluasaan membeli perlengkapan tertentu saja sesuai kebutuhan.

“Maunya ambil yang dibutuhkan saja. Seperti sepatu, kan bisa beli di luar, harganya lebih murah,” katanya.

Meski demikian, tidak semua wali murid merasa keberatan. Salah seorang orang tua siswa mengaku mendapatkan kemudahan pembayaran dari pihak konveksi.

“Saya awalnya hanya membawa uang Rp1 juta. Saat itu saya sampaikan kondisi saya dan meminta waktu untuk melunasi. Alhamdulillah akhirnya diberi kesempatan membayar bertahap sampai lunas,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah wali murid yang telah berkomunikasi dengan pihak sekolah menyebut bahwa siswa tidak diwajibkan membeli seragam di konveksi tertentu. Orang tua diperbolehkan membuat seragam di tempat lain selama model, desain, dan atributnya sesuai dengan ketentuan sekolah.

Konveksi Misya: Tidak Ada Kewajiban Membeli di Tempat Kami

Dikonfirmasi di Konveksi Misya, Rabu (10/6/2026), pemilik usaha, Suma Misya, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mewajibkan wali murid membeli perlengkapan sekolah di tempatnya.

Menurutnya, orang tua siswa bebas menentukan tempat pembuatan seragam. Namun apabila memilih membeli di Konveksi Misya, pembelian dilakukan dalam bentuk paket lengkap dan tidak melayani pembelian beberapa item saja.

“Kami tidak pernah mewajibkan orang tua murid membeli di sini. Silakan kalau mau membuat di tempat lain. Tetapi kalau membeli di tempat kami memang harus satu paket,” ujar Suma Misya.

Ia juga membenarkan bahwa tidak terdapat Memorandum of Understanding (MoU) atau kerja sama resmi antara Konveksi Misya dengan MAN 1 Kota Bengkulu.

“Tidak ada MoU sama sekali dengan pihak sekolah,” tegasnya.

Suma menjelaskan, paket yang ditawarkan untuk siswa perempuan terdiri dari empat atasan, lima setelan seragam, empat hijab, dua pasang sepatu, dua pasang kaus kaki, satu ikat pinggang, serta satu jaket atau almamater. Menurutnya, seluruh perlengkapan tersebut telah disiapkan sesuai kebutuhan siswa selama bersekolah.

Ia menambahkan, kebijakan penjualan dalam bentuk paket diterapkan untuk mempermudah proses produksi dan pelayanan.

“Kalau satuan akan lebih ribet mengurusnya. Makanya kami buat dalam bentuk paket,” jelasnya.

Menurut Suma, sejumlah orang tua siswa juga menyampaikan bahwa selisih harga paket dengan pembelian perlengkapan secara terpisah tidak terlalu signifikan. Selain itu, sistem paket dinilai lebih praktis karena orang tua tidak perlu mencari kebutuhan sekolah di beberapa tempat berbeda.

“Bahkan ada orang tua yang menyampaikan kalau selisih harganya tidak signifikan. Dengan paket juga mereka tidak perlu repot mencari dan membeli perlengkapan di banyak tempat,” katanya.

Kepala MAN 1 Kota Bengkulu Belum Berhasil Dikonfirmasi

Pada hari yang sama, media ini juga berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala MAN 1 Kota Bengkulu, Hendri Kuswiran, terkait keluhan sejumlah wali murid mengenai paket seragam tersebut.

Namun saat mendatangi MAN 1 Kota Bengkulu, staf sekolah menyampaikan bahwa kepala sekolah sedang tidak berada di tempat. Akibatnya, konfirmasi yang hendak dilakukan media belum dapat terlaksana.

Media ini masih berupaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak MAN 1 Kota Bengkulu guna memperoleh penjelasan yang lebih lengkap dan berimbang terkait mekanisme penyediaan seragam bagi siswa baru tahun ajaran 2026/2027.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *