Hadirnya Pemerintah Kota Bengkulu di Tengah Duka Warga
Charger | Kota Bengkulu – Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, hadir langsung dalam takziah malam ketiga atas wafatnya A. Tajudin bin Adnan yang meninggal dunia dalam usia 63 tahun, di kawasan Merpati 20, Kamis (2/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa kehadirannya bersama jajaran pemerintah, mulai dari sekda, camat, lurah, hingga RT dan RW, merupakan bentuk nyata kepedulian serta hadirnya Pemerintah Kota Bengkulu di tengah masyarakat yang sedang berduka.
“Kami hadir untuk menghibur keluarga yang ditinggalkan, dan ini adalah bentuk nyata bahwa pemerintah kota selalu ada di tengah masyarakat, baik dalam suka maupun duka. Tidak banyak kepala daerah yang bisa hadir langsung seperti ini bersama perangkatnya,” ujar Dedy.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Bengkulu telah memberikan pelayanan langsung kepada keluarga almarhum, termasuk penyerahan akta kematian dan pembaruan KTP. Mengingat almarhum merupakan seorang pensiunan, proses administrasi juga langsung dibantu hingga ke Taspen sehingga keluarga tidak perlu repot mengurusnya.
“Semua sudah kita urus langsung, termasuk untuk keperluan Taspen. Jadi keluarga tidak perlu lagi bolak-balik mengurus administrasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dedy menjelaskan bahwa program pelayanan pemerintah tidak hanya berlaku dalam situasi duka, tetapi juga dalam momen bahagia seperti pernikahan.
Pemerintah Kota Bengkulu telah menyiapkan berbagai dokumen penting seperti Kartu Keluarga baru yang terpisah dari orang tua serta KTP bagi pasangan pengantin.
Ia mengakui bahwa di awal pelaksanaan program, masih banyak masyarakat yang meragukan. Namun, dirinya menegaskan komitmen untuk terus menjalankan program tersebut hingga akhir masa jabatan.
“Banyak yang meragukan di awal, tapi saya ingin membuktikan bahwa program ini akan terus berjalan. Mohon doa dari masyarakat Kota Bengkulu agar saya dan wakil wali kota diberikan kekuatan untuk menuntaskan program ini,” ujarnya.
Dedy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah yang tetap menunjukkan dedikasi tinggi, meskipun telah lelah bekerja di siang hari.
“Saya sangat mengapresiasi sekda, camat, lurah, RT, dan RW yang meskipun sudah lelah bekerja seharian, tetap hadir di malam hari untuk menjalankan program 3 in 1 Kota Bengkulu,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, ia mengimbau kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan agar tidak ragu untuk berkoordinasi dengan lurah setempat.
“Bagi bapak dan ibu yang membutuhkan bantuan, silakan hubungi lurah masing-masing. Ada bantuan untuk keluarga kurang mampu, janda-janda miskin, serta anak-anak yatim piatu yang masih sekolah. Tolong disampaikan agar bisa segera dibantu,” tutupnya.