GOLKAR Bengkulu Satu Barisan Dukung Bahlil, Syamsurachman: Jangan Biarkan Isu Memecah Persatuan Partai

Daerah12 Dilihat

Bengkulu – Di tengah dinamika dan berbagai isu yang berkembang di internal Partai Golkar, DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu menegaskan sikap tegas untuk menjaga persatuan dan soliditas organisasi. Seluruh jajaran Golkar di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota menyatakan tetap satu barisan mendukung kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Syamsurachman, menegaskan bahwa tidak ada perubahan sikap politik organisasi Golkar di Bengkulu. Seluruh kader tetap berkomitmen menjaga kekompakan, loyalitas, dan konsistensi dalam mendukung kepemimpinan Bahlil Lahadalia.

Menurut Syamsurachman, kekuatan Partai Golkar terletak pada soliditas kader dan kemampuan seluruh elemen organisasi untuk tetap bersatu menghadapi berbagai tantangan politik.

Ia mengingatkan agar dinamika dan isu yang beredar tidak dimanfaatkan untuk membangun persepsi negatif maupun memunculkan perpecahan di tubuh partai.

Syamsurachman juga menyoroti munculnya berbagai pemberitaan dan isu yang mengaitkan Bahlil Lahadalia dengan wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) serta dugaan persoalan penyadapan.

Ia menilai, setiap informasi yang belum terverifikasi harus disikapi secara bijak dan tidak boleh langsung dijadikan dasar untuk membangun tuduhan atau opini yang berpotensi merugikan organisasi.

“Partai Golkar adalah keluarga besar yang dibangun dengan sejarah panjang, semangat kebersamaan, dan perjuangan. Jangan sampai isu-isu yang belum jelas kebenarannya justru dimanfaatkan untuk memecah persatuan. Kami di Bengkulu tetap solid, satu barisan, dan tegak lurus mendukung kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia,” tegasnya.

Ia menambahkan, perbedaan pandangan dalam kehidupan demokrasi merupakan sesuatu yang wajar. Namun, demokrasi harus tetap mengedepankan etika, kejujuran, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap fakta.

SYAMSURACHMAN: KEPEMIMPINAN BAHLIL PENTING BAGI KETAHANAN ENERGI NASIONAL

Selain menegaskan dukungan terhadap kepemimpinan partai, Syamsurachman juga menilai Bahlil Lahadalia memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional, khususnya di sektor energi.

Menurutnya, pengalaman dan kapasitas Bahlil dalam menjalankan tugas pemerintahan, terutama dalam menerjemahkan kebijakan Presiden Prabowo Subianto di bidang hilirisasi dan ketahanan energi, menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi perubahan geopolitik dunia.

Ia menilai persoalan energi bukan sekadar persoalan ekonomi dan industri, melainkan menyangkut kepentingan strategis bangsa, kemandirian negara, serta keberlangsungan kehidupan masyarakat.

Karena itu, diperlukan kepemimpinan yang berani, responsif, dan memiliki kemampuan mengambil keputusan strategis untuk memastikan kepentingan nasional tetap terjaga.

“Kita melihat bagaimana Pak Bahlil menjalankan amanah Presiden Prabowo, terutama dalam menghadapi tantangan sektor energi. Ini bukan pekerjaan mudah. Ketahanan energi merupakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia, sehingga membutuhkan keberanian, kecermatan, dan kemampuan dalam mengambil langkah strategis,” ujarnya.

KADER GOLKAR DIMINTA FOKUS PADA KERJA NYATA, BUKAN POLEMIK

Lebih jauh, Syamsurachman mengajak seluruh kader Golkar di Provinsi Bengkulu agar tidak terjebak dalam polemik dan berbagai isu yang berpotensi menguras energi organisasi.

Ia meminta seluruh jajaran, mulai dari pengurus provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga desa dan kelurahan, untuk tetap menjalankan tugas politik dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, tantangan terbesar partai politik bukan sekadar menjaga eksistensi organisasi, tetapi bagaimana membuktikan bahwa kehadiran partai benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Golkar, kata dia, harus terus memperkuat konsolidasi internal, membangun komunikasi antarkader, memperluas basis dukungan rakyat, serta menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Jangan habiskan energi untuk polemik yang tidak produktif. Tugas kita adalah memperkuat organisasi, menjaga kepercayaan masyarakat, dan bekerja untuk rakyat. Golkar harus hadir dengan solusi dan kerja nyata, bukan justru sibuk dengan persoalan internal,” tegasnya.

Syamsurachman kembali memastikan bahwa DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu bersama seluruh DPD kabupaten/kota tetap berada dalam satu barisan mendukung kepemimpinan Bahlil Lahadalia.

Baginya, soliditas bukan sekadar pernyataan politik, melainkan komitmen yang harus diwujudkan melalui loyalitas organisasi, konsistensi perjuangan, dan kerja nyata bagi masyarakat.

Sikap Golkar Bengkulu tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa di tengah berbagai dinamika politik nasional, konsolidasi, persatuan, dan penguatan organisasi tetap menjadi prioritas.

GOLKAR BERSAMA RAKYAT. SOLID DALAM PERJUANGAN, NYATA DALAM PENGABDIAN!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *