Permudah pemantauan siswa, SMP Negeri 7 Kota Bengkulu hadirkan aplikasi SIMPATI

Daerah, News23 Dilihat

charger, Bengkulu – SMP Negeri 7 Kota Bengkulu terus berupaya meningkatkan pelayanan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah meluncurkan SIMPATI (Sistem Monitoring Poin dan Absensi Terintegrasi), sebuah aplikasi berbasis web yang digunakan untuk mencatat kehadiran sekaligus poin pelanggaran siswa dalam satu sistem.

Aplikasi ini dibuat untuk menggantikan cara lama yang masih menggunakan buku absensi dan buku pelanggaran. Dengan sistem digital, guru tidak perlu lagi melakukan pencatatan secara manual sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat, mudah, dan rapi. Semua data tersimpan dengan aman dan dapat dicari kapan saja saat dibutuhkan.

Kepala SMP Negeri 7 Kota Bengkulu, Fairuz Zamani, S.Si., mengatakan bahwa SIMPATI dikembangkan sebagai solusi agar pengelolaan data siswa menjadi lebih efektif sekaligus mendukung pembinaan karakter di sekolah.

“Kami ingin memberikan pelayanan yang lebih baik kepada siswa dan orang tua. Dengan SIMPATI, data kehadiran dan pelanggaran siswa dapat dipantau dengan mudah sehingga guru dapat memberikan pembinaan lebih cepat apabila ada masalah,” kata Fairuz.

Melalui aplikasi ini, guru mata pelajaran, wali kelas, guru Bimbingan dan Konseling (BK), serta kepala sekolah dapat melihat data kehadiran dan pelanggaran siswa secara langsung. Orang tua juga bisa memperoleh informasi mengenai perkembangan anaknya sehingga komunikasi antara sekolah dan keluarga menjadi lebih baik.

Sebelum diterapkan di seluruh sekolah, SIMPATI terlebih dahulu melalui tahap perencanaan, pembuatan aplikasi, uji coba, hingga evaluasi. Masukan dari guru, siswa, dan orang tua digunakan untuk menyempurnakan sistem agar lebih mudah digunakan oleh semua pihak.

Selain mencatat absensi dan pelanggaran, SIMPATI juga memiliki fitur pemberitahuan atau notifikasi. Melalui fitur ini, informasi mengenai siswa yang tidak hadir atau melakukan pelanggaran dapat diketahui lebih cepat sehingga sekolah dapat segera mengambil langkah pembinaan.

Menurut Fairuz, tujuan utama SIMPATI bukan hanya mempermudah pekerjaan guru, tetapi juga membentuk kebiasaan disiplin di kalangan peserta didik.

“Kami berharap SIMPATI dapat membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih tertib. Ketika sekolah dan orang tua sama-sama mengetahui perkembangan anak, pembinaan akan menjadi lebih mudah dan hasilnya juga lebih baik,” ujarnya.

Sejak mulai digunakan, SIMPATI memberikan banyak manfaat bagi sekolah. Proses absensi menjadi lebih singkat, pencatatan pelanggaran lebih tertata, dan laporan dapat dibuat dengan lebih cepat. Data yang tersimpan secara digital juga membantu sekolah dalam mengambil keputusan berdasarkan informasi yang jelas dan akurat.

Melalui inovasi ini, SMP Negeri 7 Kota Bengkulu menunjukkan komitmennya untuk terus mengikuti perkembangan teknologi demi meningkatkan mutu pelayanan pendidikan. Ke depan, sekolah berharap SIMPATI dapat menjadi salah satu contoh penerapan digitalisasi sekolah yang mampu mendukung terciptanya peserta didik yang disiplin, bertanggung jawab, dan berkarakter.

Pewarta: FR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *