Bengkulu – Komitmen PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Bengkulu dalam mendukung upaya pencegahan stunting mendapat apresiasi dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Perwakilan Provinsi Bengkulu. Pelindo Regional 2 Bengkulu dianugerahi penghargaan sebagai Orang Tua Asuh dalam Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Penghargaan tersebut diserahkan pada peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui kolaborasi dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Sebagai tindak lanjut komitmen tersebut, Pelindo Regional 2 Bengkulu menjadi Orang Tua Asuh (OTA) bagi 12 keluarga berisiko stunting di Pulau Enggano. Melalui program GENTING, perusahaan menyalurkan bantuan berupa paket nutrisi selama enam bulan guna membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga penerima manfaat sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar perwakilan Pelindo Regional 2 Bengkulu.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Pelindo Regional 2 Bengkulu juga menegaskan pentingnya sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam upaya menekan angka stunting. Kolaborasi yang berkelanjutan dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan keluarga yang sehat, kuat, dan berkualitas.
“Sinergi ini menjadi kunci dalam mewujudkan keluarga yang sehat, kuat, dan berkualitas, khususnya di wilayah kerja kami,” tambahnya.
Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) merupakan inisiatif nasional Kemendukbangga/BKKBN yang mengajak berbagai pihak, termasuk dunia usaha, untuk menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting. Melalui program ini diharapkan percepatan penurunan prevalensi stunting dapat terus diwujudkan, termasuk di Provinsi Bengkulu.





