Asah Fokus dan Disiplin, Puluhan Wartawan Ekonomi BI Ikuti Latihan Menembak

Curup — Puluhan wartawan ekonomi peserta Pelatihan Wartawan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu mengikuti latihan menembak di Lapangan Tembak Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Curup, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada hari ketiga pelatihan tersebut menjadi pengalaman berbeda bagi para wartawan. Tak hanya mendapatkan materi terkait ekonomi dan kebijakan Bank Indonesia, peserta juga diajak mengasah fokus dan kedisiplinan melalui latihan menembak.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda menarik dalam rangkaian pelatihan wartawan.

Menurutnya, kunjungan ke Batalyon A Pelopor Brimob Curup juga menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun hubungan kemitraan antara Bank Indonesia, Brimob, dan insan pers.

“Pelatihan wartawan BI pada hari ketiga ini menurut saya menarik. Alhamdulillah kita bisa berkunjung ke Kesatuan Brimob Batalyon A Pelopor Curup. Bank Indonesia dengan Brimob memiliki interaksi kemitraan yang sangat luar biasa,” ujar Wahyu.

Ia mengatakan latihan menembak bukan sekadar aktivitas olahraga, tetapi juga memiliki manfaat dalam melatih konsentrasi, fokus, dan kedisiplinan.

“Menembak ini ada sisi olahraganya, ada sisi bagaimana kita melatih fokus dan melatih kedisiplinan. Banyak hal yang harus kita perhatikan, mulai dari tahapan-tahapannya hingga keselamatan,” katanya.

Wahyu menilai pengalaman tersebut memberikan manfaat positif bagi para wartawan. Peserta dituntut mempersiapkan diri, berkonsentrasi, serta mampu memperhatikan sasaran dengan baik.

“Bagaimana mempersiapkan, bagaimana fokus, bagaimana kemudian bisa memperhatikan sasaran. Pastinya ini punya manfaat positif untuk kita semua dan menjadi pengalaman berharga,” ujarnya.

Dalam latihan tersebut, para wartawan diperkenalkan dengan sejumlah senjata laras pendek dan laras panjang. Peserta juga mendapat kesempatan mencoba menembak dengan pendampingan dan pengawasan personel Brimob.

Danyon A Pelopor Brimob Curup, Kompol Thomson Sirait, S.Sos., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi yang selama ini terjalin antara Brimob dan Bank Indonesia.

“Kolaborasi ini tetap kita laksanakan. Di samping kita juga bekerja sama dengan Bank Indonesia, baik itu pengamanan objek vital, pendistribusian uang dan kegiatan-kegiatan lain yang memang kita sering dilibatkan oleh pihak Bank Indonesia,” jelas Thomson.

Ia menyebutkan, untuk latihan tersebut peserta diperkenalkan dengan sejumlah jenis senjata laras pendek, di antaranya pistol Glock dan HS. Sementara untuk senjata laras panjang, peserta mencoba senjata jenis MP4.

“Untuk penembakan laras pendek dan laras panjang tadi sudah dicoba rekan-rekan media. Ada pistol Glock, HS dan macam-macam senjata pendek. Kemudian senjata panjang kita siapkan MP4,” katanya.

Thomson menambahkan, setiap jenis senjata memiliki tingkat kesulitan berbeda. Karena itu, peserta harus mengikuti setiap arahan yang diberikan personel Brimob, terutama terkait prosedur dan keselamatan selama latihan.

Kegiatan latihan menembak ini pun menjadi pengalaman tersendiri bagi puluhan wartawan ekonomi peserta Pelatihan Wartawan BI, sekaligus memperkuat sinergi antara Bank Indonesia, media, dan Brimob.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *