Feronike Tegaskan FSP KEP SPSI Bengkulu Harus Solid dan Profesional

Daerah14 Dilihat

Bengkulu — Proses pembentukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak, Gas Bumi, dan Umum (FSP KEP SPSI) Provinsi Bengkulu mendapat dukungan kuat dari Feronike Agusfriana, S.S.T.Pel., alias Mimi.

Feronike menegaskan, kehadiran FSP KEP SPSI di Bengkulu harus mampu menjadi wadah perjuangan pekerja yang solid, profesional, dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi anggota.

Menurutnya, pembentukan organisasi bukan sekadar membangun struktur kepengurusan, tetapi harus diikuti dengan konsolidasi yang kuat dan komitmen memperjuangkan kepentingan pekerja.

«“Kami sangat mendukung proses pembentukan FSP KEP SPSI di Provinsi Bengkulu. Ini merupakan momentum yang baik untuk membangun wadah perjuangan pekerja yang solid, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota,” tegas Feronike.»

Pernyataan tersebut disampaikan Feronike menyikapi langkah FSP KEP SPSI Pusat yang menunjuk Amiruddin Andi, SE sebagai caretaker Ketua DPD FSP KEP SPSI Provinsi Bengkulu.

Penunjukan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun struktur organisasi FSP KEP SPSI di Bengkulu, termasuk melakukan konsolidasi pekerja dan mempersiapkan pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di sejumlah kabupaten/kota.

Feronike menilai proses tersebut harus dilakukan secara terukur, terbuka, dan tetap berpegang teguh pada aturan serta mekanisme organisasi.

Ia menegaskan, seluruh elemen pekerja harus mengedepankan persatuan dan menghindari kepentingan yang dapat menghambat proses pembentukan organisasi.

«“Proses pembentukan organisasi harus dilakukan dengan semangat kebersamaan, persatuan, profesionalisme, serta tetap mengedepankan aturan dan mekanisme organisasi,” ujar Feronike.»

Menurut Feronike, FSP KEP SPSI memiliki peluang besar berkembang di Bengkulu mengingat cakupan sektor yang dinaunginya cukup luas, mulai dari industri kimia, energi, pertambangan, minyak dan gas bumi hingga sektor umum.

Karena itu, ia berharap organisasi tersebut nantinya mampu hadir hingga tingkat kabupaten/kota dan Pimpinan Unit Kerja (PUK), sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan langsung oleh pekerja.

Feronike juga menekankan pentingnya membangun hubungan industrial yang sehat. Serikat pekerja, perusahaan, dan pemerintah, menurutnya, harus mampu menjalankan peran masing-masing secara profesional demi menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif.

«“Kami berharap FSP KEP SPSI ke depan tidak hanya menjadi wadah perjuangan hak-hak pekerja, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis bagi perusahaan dan pemerintah dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif, produktif, dan berkeadilan,” katanya.»

Ia mengajak seluruh pekerja di Provinsi Bengkulu untuk ikut mengambil bagian dalam proses konsolidasi dan pembentukan organisasi tersebut.

«“Organisasi yang kuat dibangun dari kebersamaan, komunikasi dan kepercayaan. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen pekerja untuk bersatu dan berkontribusi dalam membesarkan FSP KEP SPSI di Bengkulu,” tegas Feronike.»

Feronike berharap proses pembentukan DPD dan DPC FSP KEP SPSI di Bengkulu dapat berjalan cepat, tertib, dan sesuai mekanisme organisasi. Baginya, kekuatan serikat pekerja ditentukan oleh soliditas anggotanya serta keberanian memperjuangkan kepentingan pekerja secara profesional.

Dengan dimulainya proses konsolidasi tersebut, FSP KEP SPSI diharapkan segera memiliki struktur organisasi yang kuat di Provinsi Bengkulu dan mampu menjadi kekuatan baru dalam memperjuangkan kesejahteraan, perlindungan, serta hak-hak pekerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *