Bengkulu – Dalam rangka memperkuat kesadaran publik terhadap pentingnya pencegahan dan pemberantasan korupsi, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu menggelar Kampanye Antikorupsi Tahun 2026 di depan Kantor Kejati Bengkulu dan kawasan Simpang Lima Bengkulu, Selasa (28/10/2026). Mengusung tema “Berani Berbeda, Berani Bersuara, Korupsi Kita Berantas Bersama”, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Kejati Bengkulu dalam mengajak masyarakat membangun budaya antikorupsi yang berlandaskan kejujuran, keberanian, dan integritas.
Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Anton Delianto, S.H., M.H., bersama para Asisten, Koordinator, dan Kepala Seksi pada Bidang Intelijen Kejati Bengkulu, turun langsung ke lapangan untuk menyukseskan kampanye tersebut. Keterlibatan jajaran pimpinan dan pegawai ini menunjukkan bahwa upaya membangun kesadaran antikorupsi perlu dilakukan secara nyata dan berkelanjutan, serta melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, jajaran Kejati Bengkulu menyapa masyarakat sekaligus membagikan stiker, brosur, dan tumbler yang memuat pesan-pesan antikorupsi. Spanduk kampanye juga dibentangkan sebagai sarana edukasi publik untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menolak segala bentuk praktik korupsi.
Kampanye ini tidak sekadar menjadi kegiatan sosialisasi, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan keberanian masyarakat dalam bersikap jujur, menolak penyimpangan, dan menyuarakan kebenaran. Pemberantasan korupsi membutuhkan komitmen bersama, tidak hanya dari aparat penegak hukum, tetapi juga dari masyarakat yang berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berintegritas.

Melalui kegiatan ini, Kejati Bengkulu berharap pesan antikorupsi dapat semakin luas menjangkau masyarakat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Budaya antikorupsi perlu dibangun melalui tindakan nyata, mulai dari hal-hal sederhana, seperti bersikap jujur, bertanggung jawab, dan tidak membenarkan segala bentuk penyalahgunaan wewenang.
Semangat “Berani Berbeda, Berani Bersuara, Korupsi Kita Berantas Bersama” menjadi pengingat bahwa keberanian untuk menolak korupsi merupakan langkah penting dalam mewujudkan tata kehidupan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Kejati Bengkulu berkomitmen untuk terus memperkuat edukasi dan sinergi bersama masyarakat guna mendukung upaya pencegahan serta pemberantasan tindak pidana korupsi.










