Bengkulu, 4 September 2026 – Komitmen Eco Socio Tech School (EST School) Bengkulu dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan calon pendidik diwujudkan melalui keterlibatan Rezita Ayu Febriyani, S.Pd., Principal Middle School EST School Bengkulu, sebagai pemateri dalam kegiatan Pelatihan Perangkat Pembelajaran yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Soekarno Bengkulu.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris. Pelatihan bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai perangkat pembelajaran sekaligus memberikan pengalaman praktis sebagai bekal untuk mempersiapkan diri menjadi guru yang profesional.
Berbagi Praktik dan Pengalaman di Dunia Pendidikan
Dalam sesi pelatihan, Rezita membagikan pengalaman dan praktiknya di dunia pendidikan, khususnya mengenai penyusunan perangkat pembelajaran yang sistematis untuk mendukung proses belajar yang efektif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik.

Mahasiswa tidak hanya diajak memahami perangkat pembelajaran sebagai bagian dari persiapan mengajar, tetapi juga memahami pentingnya peran guru dalam mengenali kebutuhan, karakter, dan perkembangan setiap peserta didik.
Perangkat pembelajaran, menurut materi yang disampaikan, bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen yang dapat membantu guru merancang pengalaman belajar yang relevan, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Membangun Mindset Guru Profesional
Selain aspek teknis penyusunan perangkat pembelajaran, pelatihan juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun pola pikir sebagai calon guru profesional.
Guru dituntut untuk terus belajar, mampu beradaptasi dengan perubahan, memanfaatkan teknologi secara bijak, serta melakukan refleksi secara berkelanjutan terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
“Guru profesional bukan hanya guru yang mampu menyampaikan materi, tetapi juga guru yang mampu merancang pengalaman belajar yang bermakna, memahami kebutuhan peserta didik, dan terus melakukan refleksi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ungkap Rezita.

Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Hal tersebut terlihat dari berbagai diskusi dan aktivitas yang mendorong mahasiswa menghubungkan konsep perangkat pembelajaran dengan situasi dan praktik nyata di dalam kelas.
Memperkuat Kolaborasi Sekolah dan Perguruan Tinggi
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Tadris Bahasa Inggris diharapkan memperoleh perspektif baru sekaligus bekal yang lebih kuat dalam menghadapi dunia pendidikan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membentuk calon pendidik yang kompeten, kreatif, adaptif, reflektif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Keterlibatan EST School Bengkulu dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi positif antara sekolah dan perguruan tinggi. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus mendukung lahirnya generasi pendidik yang profesional dan mampu menjawab kebutuhan pendidikan di masa mendatang.





