Bengkulu – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bengkulu mulai membentuk kepengurusan hingga tingkat kelurahan sebagai tindak lanjut instruksi organisasi. Proses tersebut diawali dengan pelaksanaan musyawarah kelurahan yang digelar pada Minggu (2/8/2026).
Ketua DPD Partai Golkar Kota Bengkulu, Mardensi, mengatakan pembentukan kepengurusan tingkat kelurahan merupakan lanjutan dari pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan yang telah dilakukan sebelumnya.
“Kami dari DPD Partai Golkar Kota Bengkulu menginstruksikan seluruh ketua kecamatan yang telah terbentuk untuk membentuk kepengurusan hingga tingkat kelurahan. Hari ini kami melaksanakan musyawarah kelurahan untuk memilih ketua di masing-masing kelurahan,” ujar Mardensi, Minggu (2/8/2026).
Ia menjelaskan, musyawarah diikuti oleh pengurus dan perwakilan kader Partai Golkar dari enam kelurahan, yakni Pagar Dewa, Sukarami, Pekan Sabtu, Bumi Ayu, Sumber Jaya, dan Betungan. Setiap kelurahan diwakili oleh 10 orang peserta yang bermusyawarah untuk menentukan ketua.
Melalui forum tersebut, masing-masing kelurahan menetapkan ketua Partai Golkar tingkat kelurahan yang kemudian langsung disahkan melalui penyerahan bendera pataka sebagai simbol kepemimpinan.
“Setiap kelurahan bermusyawarah memilih siapa yang berhak menjadi Ketua Golkar di tingkat kelurahan. Setelah itu langsung kami sahkan dengan penyerahan pataka,” kata Mardensi.
Ia menambahkan, setelah ketua kelurahan ditetapkan, tahapan berikutnya adalah penyusunan struktur kepengurusan di masing-masing wilayah. Para ketua terpilih akan diberi kesempatan membentuk susunan pengurus sebelum diterbitkan surat keputusan (SK).
Menurut Mardensi, pelantikan seluruh kepengurusan baru akan dilaksanakan setelah seluruh musyawarah kecamatan dan kelurahan rampung serta SK kepengurusan diterbitkan.
“Setelah semua musyawarah selesai dan SK diterbitkan, kami akan membentuk panitia untuk pelantikan,” ujarnya.
DPD Partai Golkar Kota Bengkulu menargetkan seluruh pembentukan kepengurusan hingga tingkat kelurahan selesai paling lambat Desember 2026. Dengan demikian, pelantikan pengurus diperkirakan dapat dilaksanakan pada awal 2027.











