Bengkulu – Persoalan minimnya penerangan jalan dan sulitnya akses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan menjadi aspirasi utama yang disampaikan warga saat Anggota DPRD Kota Bengkulu, M. Rizaldy, menggelar reses di Jalan Merpati 15, Kelurahan Rawa Makmur, Sabtu (1/8). Kedua persoalan tersebut dinilai perlu segera mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan keamanan dan kebutuhan dasar masyarakat.
Salah satu keluhan utama warga adalah masih minimnya penerangan jalan di kawasan Jalan Merpati 15, khususnya di jalur tembus menuju Jalan Kualo. Kondisi tersebut dinilai membuat lingkungan menjadi rawan tindak kriminal dan kerap dijadikan tempat berkumpulnya kelompok remaja yang diduga terlibat aksi gangster.
“Pak, tolong lampu jalan di wilayah dekat tembusan ke Jalan Kualo itu diberikan penerangan karena sering menjadi tempat berkumpul remaja yang kini lagi viral gangster,” ujar salah seorang warga saat menyampaikan aspirasinya.
Menanggapi hal tersebut, M. Rizaldy menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama terkait penyediaan dan perbaikan penerangan jalan di wilayah tersebut.
“Tadi disebutkan ada warga yang mengeluhkan masih banyaknya lampu jalan yang mati di wilayah Merpati 15. Bahkan, kabarnya kawasan ini sering menjadi jalur lintas oknum pelaku tindak kriminal saat melarikan diri ke wilayah tersebut. Aspirasi ini akan kami perjuangkan agar segera ditindaklanjuti,” kata M. Rizaldy.

Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan keluhan mengenai BPJS Kesehatan yang tidak aktif sehingga menyulitkan mereka saat berobat ke rumah sakit.
Menanggapi hal itu, M. Rizaldy memastikan persoalan BPJS Kesehatan menjadi salah satu prioritas yang akan terus diperjuangkan bersama pemerintah.
“Masalah BPJS Kesehatan masih banyak dikeluhkan warga karena ada yang kesulitan berobat akibat BPJS mereka tidak aktif. Kami berkomitmen bahwa persoalan BPJS Kesehatan merupakan prioritas yang harus kami tangani, termasuk memastikan ketersediaan anggarannya,” tutupnya.





