Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Perkuat Dukungan bagi UMKM

Jakarta, Nasional51 Dilihat

Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. bersama Ketua Umum Bhayangkari meninjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2026) malam. Peninjauan tersebut menjadi wujud komitmen Polri dan Bhayangkari dalam mendukung pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak perekonomian nasional.

Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari menyusuri area bazar untuk melihat secara langsung beragam produk unggulan yang dipamerkan para pelaku UMKM dari berbagai daerah. Kehadiran keduanya mencerminkan sinergi Polri dan Bhayangkari dalam membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan produk lokal.

Kapolri mengatakan, penyelenggaraan bazar tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian terhadap pertumbuhan UMKM dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Bazar ini menjadi bukti nyata bahwa Polri dan Bhayangkari memiliki semangat yang sama dalam mendukung penguatan UMKM. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperluas akses pemasaran produk lokal sekaligus mendorong para pelaku usaha agar semakin mandiri, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing,” ujar Kapolri.

Sementara itu, Ketua Umum Bhayangkari berharap Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para pelaku usaha maupun masyarakat luas.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan produk, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian, membuka peluang usaha baru, serta menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat terhadap produk-produk unggulan dalam negeri,” tuturnya.

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 digelar pada 21 hingga 25 Juli 2026 dengan mengusung tema “Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya”. Kegiatan ini diikuti 374 peserta dengan total 727 stan, terdiri atas 531 stan fesyen, 152 stan kuliner, dan 44 stan dapur bersama.

Beragam produk unggulan dipamerkan dalam bazar tersebut, mulai dari batik, tenun, songket, ulos, kebaya, tas, aksesori, perhiasan, kain tradisional, kerajinan daerah, produk rumah tangga, kosmetik, hingga aneka kuliner dan minuman khas Nusantara. Keanekaragaman produk tersebut menunjukkan besarnya potensi ekonomi kreatif Indonesia yang terus berkembang.

Selain pameran produk, penyelenggaraan bazar juga menghadirkan enam sesi gelar wicara yang membahas strategi pengembangan UMKM, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) untuk promosi, legalitas usaha, hak kekayaan intelektual, hingga penguatan kapasitas pelaku usaha.

Suasana bazar semakin semarak dengan 29 penampilan seni budaya Nusantara, meliputi tari, musik, peragaan busana, serta parade wastra dan produk unggulan UMKM Bhayangkari yang menampilkan kekayaan budaya dari berbagai daerah.

Melalui penyelenggaraan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Polri bersama Bhayangkari menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui penguatan UMKM, memperluas akses pasar bagi produk lokal, serta meningkatkan daya saing pelaku usaha agar mampu berkembang di pasar nasional maupun internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *