Seleksi Taruna Akpol 2026 Terapkan Tes Komputer dan Soal Akademik Berstandar Olimpiade

Nasional29 Dilihat

Semarang – Seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 menghadirkan sejumlah pembaruan sebagai bagian dari transformasi sistem rekrutmen Polri. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah tes komputer serta peningkatan kualitas soal akademik dengan standar setara olimpiade untuk menjaring calon perwira yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Pelaksanaan tahapan akhir seleksi tingkat panitia pusat dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Gedung Serba Guna Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (24/7).

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Pol. Dr. Anwar mengatakan, penguasaan teknologi kini menjadi kompetensi dasar yang wajib dimiliki seluruh calon anggota Polri, mulai dari tamtama, bintara, hingga taruna Akpol.

“Beberapa hal yang baru di rekrutmen anggota Polri adalah tes komputer. Seluruh peserta, baik tamtama, bintara maupun Akpol, harus mengenal dan mampu mengoperasikan teknologi,” ujar Irjen Anwar.

Menurutnya, penerapan tes komputer bertujuan memastikan para calon anggota Polri memiliki kemampuan dasar dalam mengoperasikan perangkat digital sehingga siap menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin modern.

“Kalau mereka tidak mengerti komputer, teknologi, mengoperasikan komputer maupun gadget, mereka akan ketinggalan,” katanya.

Selain itu, Polri juga meningkatkan standar kualitas tes akademik. Materi ujian kini dirancang setara standar olimpiade, tidak lagi berfokus pada hafalan, melainkan menguji kemampuan berpikir kritis, analitis, serta pemecahan masalah.

“Tes akademik meliputi bahasa Inggris, pengetahuan umum, matematika dan lainnya. Sekarang sudah berstandar olimpiade. Bukan zamannya lagi soal hafalan atau textbook. Yang dibutuhkan adalah kemampuan menganalisis dan memecahkan persoalan, karena itu yang diperlukan Polri di masa depan,” jelas Irjen Anwar.

Hingga tahapan akhir seleksi tingkat panitia pusat, sebanyak 404 peserta mengikuti proses seleksi, terdiri atas 365 calon taruna dan 39 calon taruni. Seluruh peserta telah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat, mulai dari pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, akademik, kesamaptaan jasmani hingga pemeriksaan penampilan (rikpil).

Pada tahapan rikpil tingkat pusat, para peserta dinilai langsung oleh enam pejabat utama Polri, yakni Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, Kalemdiklat Polri Komjen Pol. R.Z. Panca Putra, As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar, Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, Wairwasum Polri Irjen Pol. Tomex Korniawan, serta Gubernur Akpol Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga.

Penerapan tes komputer dan peningkatan standar akademik tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mencetak perwira muda yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kemampuan berpikir kritis, serta siap menghadapi tantangan tugas kepolisian di era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *