Charger | Bengkulu – Bursa pencalonan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu mulai menghangat. Wartawan senior, Iyud Dwi Mursito, resmi menyerahkan berkas persyaratan pencalonan sebagai Ketua PWI Bengkulu kepada panitia seleksi.
Penyerahan berkas tersebut menjadi langkah awal Iyud dalam mengikuti proses pemilihan Ketua PWI Bengkulu sekaligus menandai dimulainya persaingan menuju kepemimpinan organisasi profesi wartawan tersebut.
Usai menyerahkan berkas, Iyud mengatakan keputusannya maju sebagai calon ketua bukan didorong oleh ambisi pribadi, melainkan karena dorongan dan aspirasi dari rekan-rekan sesama anggota PWI.
“Saya melangkah hari ini karena mendengar langsung aspirasi dari teman-teman sesama anggota. Ini bukan tentang saya, tetapi tentang amanah dan kepercayaan yang mereka titipkan untuk membawa PWI Bengkulu ke arah yang lebih baik,” ujar Iyud.
Dalam pencalonannya, Iyud mengusung semangat menjadikan PWI sebagai rumah bersama bagi seluruh anggota. Menurutnya, organisasi harus mampu merangkul seluruh wartawan tanpa membedakan latar belakang media maupun kelompok tertentu.
Ia berharap PWI Bengkulu menjadi organisasi yang lebih inklusif, sehingga setiap anggota merasa diterima, dihargai, dan memiliki rasa bangga terhadap organisasi.
“Kita ingin merajut kembali rasa kebersamaan itu. Target saya sederhana, bagaimana membuat setiap anggota merasa bangga mengenakan atribut PWI dan benar-benar merasa memiliki organisasi ini. PWI harus menjadi milik kita bersama, bukan hanya milik segelintir orang,” tegasnya.
Selain memperkuat kebersamaan, Iyud juga menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) wartawan sebagai salah satu program prioritas apabila dipercaya memimpin PWI Bengkulu.
Menurutnya, organisasi harus lebih aktif menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi anggota, mulai dari pelatihan, pendampingan profesi, hingga forum diskusi yang mampu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan.
“Organisasi ini harus kembali bernyawa. Caranya adalah dengan memperbanyak ruang belajar bersama melalui pelatihan dan pendampingan. Kita ingin PWI menjadi tempat kompetensi wartawan terus ditempa, sehingga marwah jurnalisme di Bengkulu semakin kuat dan dihormati,” pungkasnya.





