charger.my.id
Batas Akhir Penyampaian Dokumen 5 Desember 2025, Bank Bengkulu Buka Pendaftaran Calon Dirut dan Dirkep

Charger | Bengkulu — Bank Bengkulu resmi membuka pendaftaran untuk posisi Calon Direktur Utama dan Calon Direktur Kepatuhan, berdasarkan Keputusan RUPSTB 2024 dan keputusan lainnya pada 20 Maret 2025. Masyarakat yang memenuhi kriteria dapat mengajukan lamaran hingga 5 Desember 2025 pukul 17.00 WIB, sebagai batas akhir penyampaian dokumen.

Komisaris Independen Bank Bengkulu, Drs. Riduan., S.IP., M.Si., menegaskan bahwa pembukaan pendaftaran ini merupakan bagian dari upaya perseroan untuk mendapatkan figur pemimpin yang profesional, berintegritas, serta sesuai dengan tuntutan industri perbankan.

“Bank Bengkulu membutuhkan pemimpin yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memahami perannya sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Karena itu, proses seleksi dilakukan secara objektif dan transparan,” ujar Riduan Koto.

Riduan menjelaskan bahwa seleksi calon anggota Direksi dilakukan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“Kami mengedepankan integritas dan rekam jejak. Kandidat terbaik dari dalam maupun luar Bank Bengkulu memiliki kesempatan yang sama selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Persyaratan Umum Calon Direksi

Riduan merinci beberapa persyaratan utama yang harus dipenuhi oleh calon pelamar, di antaranya:

  • Warga Negara Indonesia, sehat jasmani maupun rohani, serta memiliki moral dan akhlak yang baik.
  • Berpengalaman minimal 5 tahun sebagai Pejabat Eksekutif di sektor perbankan.
  • Tidak pernah terlibat tindak pidana yang merugikan keuangan negara atau berkaitan dengan sektor keuangan.
  • Tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi pengurus yang menyebabkan perseroan pailit dalam lima tahun terakhir.
  • Tidak tercela di bidang keuangan dan tidak memiliki kredit macet.
  • Usia 35–55 tahun pada saat pendaftaran.
  • Bagi calon Direktur Kepatuhan, wajib memahami ketentuan OJK sesuai POJK 46/POJK.03/2017.
  • Memiliki Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 dari lembaga tersertifikasi OJK.

Calon pelamar juga diwajibkan melampirkan dokumen pendukung, seperti SKCK, daftar riwayat hidup, surat pernyataan integritas, serta dukungan pemegang saham minimal 10 persen bagi calon Direktur.

Arah dan Harapan Bank Bengkulu

Riduan menambahkan bahwa seleksi ini merupakan momentum penting untuk memperkuat struktur kepemimpinan dan tata kelola Bank Bengkulu.

“Kami berharap figur yang terpilih nanti mampu membawa Bank Bengkulu tumbuh lebih sehat, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus tetap menjadi mitra pembangunan daerah,” tutup Riduan.

Bank Bengkulu mengimbau para profesional perbankan yang memenuhi persyaratan untuk segera mengajukan lamaran sebelum batas waktu yang ditentukan.

BI Bengkulu Proyeksi Ekonomi Melonjak 2026, Digitalisasi dan Hilirisasi Jadi Penggerak Utama

cahrger, Bengkulu- Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu memaparkan proyeksi ekonomi daerah dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025. BI menilai perekonomian Bengkulu pada 2025 tetap solid meski tekanan global meningkat, dan diprediksi memasuki fase percepatan pertumbuhan pada 2026.

Ketahanan ekonomi Bengkulu tahun 2025 terutama ditopang oleh sektor pertanian, konsumsi rumah tangga, serta industri pengolahan. Dukungan pemerintah melalui subsidi upah, stabilisasi harga komoditas unggulan, serta realisasi APBN dan APBD turut menjaga daya beli masyarakat tetap kuat.

Pada 2026, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Bengkulu akan berada pada kisaran 4,5–5,3 persen. Penguatan sektor pertanian, perdagangan, transportasi, serta informasi dan komunikasi menjadi motor yang diproyeksikan mendorong peningkatan aktivitas ekonomi.

Hilirisasi komoditas seperti sawit, kopi, dan pangan dinilai berperan penting menambah nilai ekonomi daerah. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat struktur ekonomi Bengkulu sekaligus menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat.

Namun, BI tetap mengingatkan adanya sejumlah tantangan, termasuk potensi penurunan Transfer ke Daerah (TKDD), cuaca ekstrem yang memengaruhi produksi pangan, serta dinamika perdagangan global yang semakin ketat. Penguatan koordinasi lintas sektor menjadi langkah strategis agar perekonomian tetap stabil.

Inflasi pada 2026 diperkirakan berada dalam rentang sasaran nasional, yaitu 2,5 ± 1 persen. Meski demikian, fluktuasi harga pangan seperti cabai, daging ayam ras, dan telur masih berpotensi mendorong inflasi. BI menekankan pentingnya optimalisasi GNPIP, pasar murah, serta penguatan distribusi pangan.

Transformasi digital juga menjadi sorotan utama, dengan meningkatnya transaksi QRIS, SKNBI, dan RTGS sepanjang 2025. Pertumbuhan jumlah merchant digital menunjukkan bahwa masyarakat Bengkulu semakin terbiasa dengan transaksi non-tunai.

Selesai acara, Area Head Bank Mandiri Bengkulu, Teguh Prakoso, menyampaikan apresiasi kepada BI atas penghargaan yang diberikan kepada Bank Mandiri Bengkulu. Ia menegaskan bahwa masyarakat kini lebih memilih transaksi digital yang aman, cepat, dan realtime, sejalan dengan strategi 17 kantor cabang Bank Mandiri untuk memperkuat transaksi ritel.

Apresiasi serupa juga datang dari Yudi Irawan, S.E., Kepala Kantor ACA Bengkulu. Ia menyebut penghargaan dari BI mencerminkan pesatnya perkembangan digitalisasi layanan keuangan di Bengkulu, yang semakin memperkuat ekosistem ekonomi daerah.

Dengan dorongan hilirisasi, peningkatan infrastruktur, serta sinergi lintas sektor dan perbankan, BI Bengkulu optimistis bahwa perekonomian daerah akan masuk ke fase pertumbuhan yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan pada 2026.

Dialog Strategis Yosia Yodan–Armand Hartono Warnai BYC Fest 2025

Charger | Jakarta — Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menjadi sorotan dalam ajang BYC Fest 2025 setelah terlibat dalam dialog strategis dengan Wakil Presiden Direktur BCA, Armand W. Hartono, membahas inovasi digital hingga peluang kolaborasi dalam mendorong ekonomi daerah.

Momen tersebut menjadi salah satu highlight perhelatan eksklusif yang digelar pada Selasa, 18 November 2025 di Grand Ballroom, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.

Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB ini menghadirkan deretan tokoh inspiratif dari berbagai sektor, mulai dari perbankan, teknologi, hingga ekonomi kreatif. Para pembicara yang hadir di antaranya:

  • Hendra Lembong (President Director BCA)
  • Armand W. Hartono (Deputy President Director BCA)
  • Haryanto T. Budiman (Director BCA)
  • Martin B. Hartono (CEO GDP Venture)
  • Irene Umar (Wamenparekraf)
  • Serta para founder brand kreatif terkemuka

Melalui rangkaian sesi diskusi, peserta BYC Fest mendapatkan wawasan lintas industri sekaligus kesempatan memperluas jejaring dalam suasana hangat dan interaktif.

Di sela kegiatan, dialog antara Yosia Yodan dan Armand W. Hartono berlangsung penuh insight—membahas perkembangan inovasi digital, penguatan ekosistem kewirausahaan, hingga potensi kolaborasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Interaksi ini menjadi gambaran peran penting pengusaha muda dalam percakapan strategis bersama para pemimpin nasional.

Rangkaian acara juga dimeriahkan aktivitas interaktif, networking sessions, serta penampilan spesial dari JUICY LUICY yang menutup acara dengan meriah.

Bagi peserta yang tidak dapat hadir langsung, panitia menyediakan akses live streaming melalui situs resmi bycfest.id, dengan tautan yang tersedia mulai H-1.

Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran, BYC Fest 2025 kembali menjadi ruang bertemunya ide, inovasi, dan pengalaman yang memperkaya seluruh peserta—baik yang hadir onsite maupun online.

HIPMI Bengkulu Resmi Luncurkan Podcast Inspiratif, Hadirkan Tokoh Pengusaha hingga Figur Publik

Charger | Bengkulu – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu resmi meluncurkan program podcast baru sebagai salah satu upaya memberikan inspirasi dan edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan calon pengusaha. Kegiatan peluncuran berlangsung di HIPMI Center pada Jumat (14/11).

“Alhamdulillah hari ini kita sudah launching beberapa kegiatan, salah satunya podcast ini,” ujar Fadli usai acara, mewakili Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan. Ia menjelaskan bahwa podcast tersebut dirancang untuk menghadirkan tokoh-tokoh besar, pengusaha sukses, hingga para anggota HIPMI yang telah mengembangkan bisnisnya, sebagai bentuk motivasi untuk masyarakat Bengkulu.

Podcast ini akan ditayangkan secara rutin melalui kanal YouTube dan juga disebarluaskan ke berbagai platform media sosial seperti TikTok dan Instagram. Dalam satu pekan, HIPMI Bengkulu menargetkan minimal dua hingga empat episode dengan menghadirkan berbagai narasumber. Fadli dan Mam Eci akan menjadi host utama, dengan fokus berbeda. “Saya lebih fokus ke entrepreneur dan politik, sementara Mam Eci fokus ke womanpreneur,” kata Fadli.

Ia menegaskan bahwa podcast ini merupakan langkah strategis untuk memberi dampak luas. “HIPMI ini harus berdampak. Dengan adanya podcast, mudah-mudahan muncul pengusaha-pengusaha baru yang terinspirasi dari tokoh-tokoh besar,” ujarnya. Program ini diharapkan dapat memberikan pemahaman baru, motivasi, serta dorongan bagi masyarakat untuk berbisnis dan mengembangkan usaha.

Fadli juga mengungkap bahwa gagasan podcast tersebut telah dibicarakan sejak lama bersama Ketum Yosia Yodan. “Saya bilang ke Ketum, kayaknya kita butuh podcast. Akhirnya beliau menyiapkan ruangan, saya sekat, saya beli peralatan, dan Alhamdulillah full support dari Ketum Yosia dan seluruh ketua bidang,” tambahnya.

Selain meluncurkan podcast, HIPMI Bengkulu juga meresmikan dua kegiatan lain, yaitu pembukaan “Mi Satu Meter” dan peluncuran Putra Putri Kampus yang sekretariatnya berada di area HIPMI Center. Tiga kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rebranding dan pengembangan HIPMI Center agar semakin aktif dan dikenal masyarakat.

Untuk episode perdana, HIPMI Bengkulu telah sepakat mengundang Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan. Setelah itu, sejumlah tokoh lainnya akan hadir, mulai dari pengusaha besar, akademisi, hingga pejabat publik. Beberapa nama yang telah dikonfirmasi antara lain Kak Gud, Dr. Jumatun Munawarroh, hingga beberapa figur politik seperti anggota DPD RI Destita dan sejumlah kepala daerah.

“Tayang perdana nanti kita menunggu jadwal Ketum untuk wawancara. Kemungkinan awal Desember sudah mulai tayang,” pungkas Fadli.

Dengan hadirnya podcast ini, HIPMI Bengkulu berharap dapat terus menjadi media inspiratif yang tidak hanya menyampaikan isu sosial terkait dunia usaha, tetapi juga mendorong kolaborasi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mengembangkan ekonomi daerah.

BI Bengkulu Raih Tiga Penghargaan di JAMPURNAS 2025, Wahyu: Ini Bukti Komitmen Kami untuk Negeri

Charger | Bandung – Bank Indonesia Provinsi Bengkulu kembali mengharumkan nama daerah dengan meraih tiga penghargaan nasional pada ajang Jambore Pejuang Rupiah Nasional (JAMPURNAS) 2025 yang digelar di Bandung pada 6–9 November 2025. Acara yang dibuka oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, ini diikuti oleh seluruh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) se-Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para Pejuang Rupiah dalam memperkuat program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.

Dalam kegiatan tersebut, BI Bengkulu tampil gemilang dengan meraih tiga penghargaan, yaitu:

  1. Juara 1 Penyelenggaraan CBP Rupiah Terbaik Kelas C
  2. Juara 2 Komunikasi “Kalcer” CBP Rupiah Terbaik
  3. Juara 1 Talenta Pejuang Rupiah Terbaik melalui program Sinergi Pejuang Rupiah

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut.

“Penghargaan ini merupakan bukti bahwa BI Bengkulu berkomitmen kuat dalam memperkuat literasi dan edukasi Rupiah di masyarakat. Kami tidak hanya menyosialisasikan, tetapi juga mengajak generasi muda, komunitas, dan berbagai mitra untuk terlibat langsung dalam membangun kecintaan terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara,” ujar Wahyu.

Lebih lanjut, Wahyu menegaskan bahwa keberhasilan BI Bengkulu tidak lepas dari kerja keras tim serta sinergi dengan berbagai pihak.

“Ini adalah kerja kolektif seluruh tim dan para Pejuang Rupiah di Bengkulu. Semangat mereka luar biasa dalam mengembangkan program-program kreatif, komunikatif, dan berdampak luas. Kami bangga dapat berkontribusi dalam menjaga martabat dan nilai Rupiah di tengah masyarakat,” tambahnya.

JAMPURNAS 2025 sendiri menjadi wadah bagi KPwBI untuk berbagi pengalaman, memperkuat jejaring, dan meningkatkan kapasitas dalam mengimplementasikan CBP Rupiah secara efektif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia mendorong peningkatan literasi publik, memperluas kebanggaan terhadap mata uang nasional, serta memperdalam pemahaman masyarakat tentang peran penting Rupiah dalam stabilitas ekonomi Indonesia.

Ke depan, BI Bengkulu berencana memperluas kolaborasi dengan lembaga pendidikan, komunitas, media, serta pemangku kepentingan lainnya.

“Kami akan terus memperluas jangkauan edukasi CBP Rupiah agar masyarakat semakin memahami pentingnya merawat, menggunakan, dan menghargai Rupiah. Harapan kami, upaya ini dapat memperkuat ekosistem ekonomi Bengkulu yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tutup Wahyu.

Pelabuhan Pulau Baai: Nasib Mu Kini?

Syaiful Anwar. AB
Dosen UNIHAZ Bengkulu

 

Kawan, pendangkalan Pelabuhan pulau Baai terulang Kembali, ditambah cuaca buruk, semakin cepat sedimentasi masuk. Kondisi ini berakibat terganggunya pasokan Bahan Bakar Minyak ke Propinsi Bengkulu. Pelabuhan P Baai memang vital, tak dapat dipungkiri! Oleh karena itu berbagai Upaya, metoda memelihara kedalaman alur! Berikut ini sumbang saran yang telah diberikan oleh para ahli dan tidak kurang-kurang!

Pertanyaannya, siapa yang harus mengeksekusi Tindakan Tindakan pemeliharaan ini? Apakah PT. Pelindo, Departemen Perhubungan Cq. Dirjen perhubungan laut, tentu pengawasan oleh pemerintah daerah! Pemerintah daerah, mendapat tugas tambahan memantau perkembangan penanganan Pelabuhan, walaupun secara tupoksi mungkin tidak!

Ada spekulasi di Tengah-tengah Masyarakat, bahwa Pelabuhan pulau baai sudah tidak layak. Karena itu harus dibuat Pelabuhan baru.

Permasalahan sedimentasi di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu harus diatasi dengan kombinasi metode struktural dan non-struktural. Metode-metode utama tersebut meliputi: Metode Struktural dan Rekayasa. Pengerukan (Dredging): Ini adalah metode paling umum dan terus-menerus dilakukan untuk mengatasi sedimentasi yang sudah terjadi. Tujuannya adalah mengembalikan dan memelihara kedalaman alur pelayaran agar dapat dilalui kapal-kapal besar.

Pengerukan Pemeliharaan (Maintenance Dredging): Dilakukan secara rutin untuk menjaga kedalaman alur, mengingat laju sedimentasi di sana cukup tinggi (diperkirakan mencapai 450.000 hingga 800.000 m³ per tahun). Pengerukan Skala Besar/Bertahap: Proyek pengerukan besar juga dilakukan untuk mencapai kedalaman tertentu (misalnya hingga -12 meter) agar kapal bertonase besar dapat bersandar langsung, mengurangi kebutuhan transhipment di tengah laut.

Penerapan Teknologi Sand By passing: Metode ini melibatkan pemindahan pasir (sedimen) secara mekanis dari satu sisi penghalang (seperti breakwater atau muara pelabuhan) ke sisi lainnya (area abrasi). Tujuannya adalah menyeimbangkan proses alami transportasi sedimen di sepanjang pantai sambil menjaga alur pelayaran tetap dalam.

Pembangunan Struktur Perangkap/Penahan: Pembangunan jeti atau perpanjangan breakwater (pemecah gelombang) dari batu dapat digunakan untuk menahan transportasi sedimen agar tidak masuk ke alur pelayaran pelabuhan.

Pengaturan Tata Letak (Layout) Pelabuhan: Analisis hidrodinamika dan transport sedimen digunakan untuk menentukan tata letak yang optimal untuk meminimalkan masuknya sedimen ke dalam kolam pelabuhan.

Metode Non-Struktural (Pengelolaan Sumber)
Mengurangi Erosi di Hulu: Sedimentasi seringkali diawali oleh erosi di daerah tangkapan air (hulu sungai) yang materialnya kemudian terbawa ke laut. Upaya konservasi tanah dan air di hulu, seperti pengelolaan tata guna lahan yang tepat, dapat membantu mengurangi pasokan sedimen ke pelabuhan.

Pemodelan Numerik: Penggunaan model numerik dan studi hidrografi membantu dalam memahami proses sedimentasi yang terjadi dan mengevaluasi efektivitas berbagai metode penanganan sebelum diimplementasikan secara penuh.

Kombinasi metode pengerukan rutin dan rekayasa struktur pantai yang terencana merupakan pendekatan komprehensif untuk mengelola masalah sedimentasi yang signifikan di Pelabuhan Pulau Baai. Jadi, penanganan Pelabuhan Pulau Baai tidak bisa setengah setengah, harus totalitas. Bukankah sudah ada Inpres? Tidak ada alasan penanganannya setengah hati, kasian rakyat Bengkulu. Terus terulang kelangkaan Bahan bakar minyak, kalau begini ceritanya pertumbuhan 8 persen di akhir tahun kelima masa jabatan Pak Helmi Mian tidak akan tercapai! Salam

BEI Tutup Bulan Inklusi Keuangan 2025 dengan Pertumbuhan Investor Mencapai 19,15 Juta SID

Charger | Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup penyelenggaraan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Oktober 2025 dengan berbagai kegiatan literasi dan edukasi pasar modal yang digelar bersama para pemangku kepentingan di seluruh Indonesia. Program tersebut di antaranya Sekolah Pasar Modal, Road to Capital Market Summit & Expo (Road to CMSE) 2025, CMSE 2025, Guruku Investor Saham, dukungan pada Financial Expo (FinExpo) 2025, serta Virtual Trading Competition (VTC) 2025 powered by IDX Mobile yang diikuti oleh mahasiswa dari Galeri Investasi BEI.

Upaya yang dilakukan secara konsisten tersebut menghasilkan peningkatan signifikan jumlah investor di pasar modal Indonesia. Hingga akhir Oktober 2025, jumlah pemilik Single Investor Identification (SID) tercatat mencapai 19.154.487 investor. Dari jumlah itu, investor baru pada tahun 2025 mencapai 4.282.848 SID, atau tumbuh 58,4% dibandingkan penambahan investor baru sepanjang 2024 yang berjumlah 2.703.578 SID.

Jumlah investor saham juga meningkat pesat, mencapai 8.083.076 SID dengan tambahan 1.701.632 investor saham baru, atau tumbuh 51,2% dibandingkan 1.125.873 di periode yang sama pada 2024.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyatakan bahwa peningkatan jumlah investor menunjukkan meningkatnya minat dan kesadaran masyarakat dalam berinvestasi, terutama generasi muda di bawah 30 tahun.

“Pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen BEI bersama seluruh stakeholders dalam melakukan berbagai kegiatan edukasi dan literasi yang konsisten dan terarah, seperti Sekolah Pasar Modal, Guruku Investor Saham, dan CMSE,” ujarnya.

Sejak Maret hingga Oktober 2025, BEI telah menggelar 101 kegiatan Road to CMSE di berbagai daerah dengan total peserta lebih dari 185 ribu orang serta menghasilkan tambahan 184 ribu investor baru. Sementara itu, penyelenggaraan CMSE 2025 selama dua hari menunjukkan peningkatan antusiasme. Acara tersebut menghadirkan 13 narasumber, 6 moderator, 88 booth, dan 95 tenant.

Tercatat 25.180 pendaftar atau meningkat 105,9% dibanding 2024, dengan total pengunjung mencapai 48.308 orang (naik 12,3%). Sebanyak 11.682 pengunjung hadir langsung (naik 51,4%), sementara 36.626 lainnya mengikuti secara virtual melalui kanal YouTube BEI dan kegiatan nonton bareng (nobar) di kantor perwakilan BEI seluruh Indonesia.

Hingga Oktober 2025, BEI bersama seluruh Kantor Perwakilan di berbagai wilayah telah menyelenggarakan 14.993 kegiatan edukasi yang menjangkau 14.333.853 peserta. Dari keseluruhan kegiatan tersebut, 319.177 peserta telah membuka rekening efek.

Berbagai capaian tersebut menunjukkan komitmen kuat BEI dalam meningkatkan inklusi pasar modal serta literasi keuangan masyarakat melalui pendekatan berkelanjutan, inklusif, dan kolaboratif. Ke depan, BEI berharap semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi aktif dalam pasar modal sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi nasional yang berdaya saing dan berdaulat.