BENGKULU — Anggota DPRD Kota Bengkulu, Irman Sawiran, mendorong perusahaan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart menerapkan konsep parkir gratis dengan menyediakan tenaga parkir resmi yang digaji oleh perusahaan.
Menurut Irman, keberadaan minimarket di tengah masyarakat tidak hanya memiliki fungsi ekonomi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga semestinya memberikan manfaat sosial, salah satunya melalui penciptaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
“Keberadaan Indomaret dan Alfamart jangan hanya dilihat dari sisi ekonominya. Perusahaan juga diharapkan bisa memberikan manfaat sosial bagi masyarakat, salah satunya dengan membuka lapangan pekerjaan melalui tenaga parkir,” kata Irman, Selasa (15/9/2026).
Ia menilai, tenaga parkir tersebut dapat menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan dan digaji langsung oleh pihak perusahaan. Dengan konsep tersebut, konsumen tidak perlu dibebani pungutan parkir, namun tetap mendapatkan pelayanan, kenyamanan, serta keamanan kendaraan.
Irman menyebut konsep parkir gratis dengan petugas yang digaji perusahaan dapat menjadi salah satu solusi yang memberikan manfaat bagi semua pihak.
“Konsumen merasa aman dan nyaman, perusahaan ikut menciptakan lapangan pekerjaan, dan masyarakat sekitar juga mendapatkan manfaat dari keberadaan usaha tersebut,” ujarnya.
Terkait kewajiban atau pembayaran pajak parkir, Irman mengatakan hal tersebut tidak semestinya menghilangkan aspek pelayanan kepada konsumen. Perusahaan, menurutnya, dapat memilih kebijakan yang dianggap paling sesuai dalam menanggulangi biaya pelayanan parkir.
“Kalau mereka membayar parkir untuk menanggulangi biaya pelayanan, itu juga tidak menjadi persoalan. Tinggal bagaimana mereka mengambil kebijakan yang pas,” jelas Irman.
Irman menegaskan, persoalan parkir di gerai minimarket tidak semata-mata harus dilihat dari sisi penarikan biaya kepada konsumen. Penyediaan tenaga parkir juga dapat dipandang sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus kontribusi dalam membuka kesempatan kerja bagi masyarakat.
Ia berharap perusahaan ritel modern dapat mengambil kebijakan yang tetap memperhatikan kenyamanan konsumen, keamanan kendaraan, serta manfaat keberadaan usaha bagi masyarakat di sekitar gerai.











