Bengkulu – Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Dediyanto, meminta rumah sakit mengutamakan penanganan pasien sebelum menjelaskan persoalan ketersediaan ruang perawatan. Hal tersebut disampaikannya usai menyerap aspirasi masyarakat dalam Reses Kedua Masa Sidang II Tahun 2026 di Daerah Pemilihan I yang meliputi Kecamatan Muara Bangkahulu, Teluk Segara, dan Sungai Serut, Sabtu (1/8).
Menurut Dediyanto, selain persoalan infrastruktur dasar seperti jalan dan drainase, masyarakat juga banyak menyampaikan keluhan terkait pelayanan kesehatan, khususnya di rumah sakit.
“Harapan kami, siapa pun masyarakat yang datang ke rumah sakit dapat terlebih dahulu mendapatkan pelayanan dan penanganan. Selanjutnya, pihak rumah sakit perlu memberikan penjelasan yang baik kepada masyarakat mengenai kondisi dan ketersediaan ruang perawatan apabila memang terdapat keterbatasan,” ujar Dediyanto.

Ia mengatakan, aspirasi masyarakat tersebut akan menjadi salah satu perhatian Fraksi PAN dalam menyampaikan pandangan kepada Pemerintah Kota Bengkulu, baik melalui rapat paripurna maupun rapat dengar pendapat.
Selain pelayanan kesehatan, masyarakat juga mengusulkan percepatan pembangunan infrastruktur dasar. Dediyanto menyebut mayoritas aspirasi yang diterima berkaitan dengan perbaikan jalan dan drainase yang dinilai masih menjadi kebutuhan mendesak di sejumlah wilayah.
“Seluruh aspirasi masyarakat sudah kami catat. Bahkan, sebagian sudah langsung kami sampaikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Untuk aspirasi yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu juga akan kami teruskan kepada Gubernur Bengkulu,” katanya.
Ia menilai pembangunan infrastruktur jalan dan drainase perlu terus menjadi prioritas Pemerintah Kota Bengkulu. Menurutnya, dukungan anggaran yang memadai melalui APBD sangat diperlukan agar persoalan jalan rusak dan titik-titik rawan banjir dapat segera ditangani.
Meski demikian, Dediyanto menegaskan sektor pendidikan dan kesehatan juga tetap harus memperoleh perhatian dalam pengalokasian anggaran karena sama-sama menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Sementara itu, Lurah Pematang Gubernur, M. Tahir, mengapresiasi pelaksanaan reses yang turut meninjau langsung kondisi jalan rusak di wilayahnya. Ia mengatakan mayoritas warga berharap adanya percepatan perbaikan jalan dan drainase.
“Kami berharap hasil reses ini dapat diperjuangkan dan disampaikan kepada Pemerintah Kota Bengkulu agar usulan masyarakat terkait jalan dan drainase segera direalisasikan,” ujar M. Tahir.








