Bengkulu – Lolosnya dua atlet futsal putri asal Bengkulu ke pemusatan latihan (training camp/TC) di Jakarta untuk mengikuti seleksi Tim Nasional (Timnas) Putri U-16 Indonesia mendapat apresiasi dari Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Bengkulu memiliki bibit-bibit atlet potensial yang harus terus dibina secara berkelanjutan.
Teuku mengatakan, keberhasilan kedua atlet tersebut juga menjadi pengingat pentingnya sinergi antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan KONI dalam menciptakan sistem pembinaan atlet yang berkesinambungan.
“Pada usia dini hingga usia sekolah, pembinaan memang menjadi tanggung jawab Dispora. Setelah memasuki tahap pembinaan prestasi dan persiapan menuju ajang yang lebih tinggi, peran itu dilanjutkan oleh KONI,” kata Teuku Zulkarnain, Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan, selama ini Bengkulu memiliki potensi atlet yang cukup baik pada jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP). Namun, tantangan mulai muncul ketika para atlet memasuki jenjang sekolah menengah atas (SMA) hingga perguruan tinggi.
Menurutnya, banyak atlet muda yang akhirnya tidak melanjutkan karier di dunia olahraga karena lebih memilih fokus pada pendidikan. Padahal, pada fase tersebut mereka mulai memasuki usia untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON), Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda), maupun Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).
Karena itu, Teuku menilai perlu adanya pemahaman sejak dini kepada para pelajar dan orang tua bahwa menjadi atlet juga memiliki prospek masa depan yang menjanjikan. Saat ini, kata dia, atlet berprestasi memiliki peluang untuk memperoleh jalur khusus dalam penerimaan di perguruan tinggi maupun rekrutmen di Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
“Kita ingin menyampaikan kepada anak-anak bahwa menjadi atlet juga memiliki masa depan yang cerah. Tidak akan sia-sia karena sekarang ada banyak peluang bagi atlet berprestasi, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun berkarier di institusi negara,” ujarnya.
Teuku menambahkan, KONI Provinsi Bengkulu telah menjalin kerja sama dengan Polri dan TNI guna memberikan kemudahan bagi atlet berprestasi dalam proses rekrutmen. Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan penghargaan dengan nilai yang cukup besar bagi atlet yang mampu mengharumkan nama daerah.
“Reward yang disiapkan juga sangat besar, bahkan mencapai Rp1 miliar. Harapan kami, ini menjadi motivasi bagi anak-anak yang berprestasi di bidang olahraga sejak usia sekolah untuk terus menekuni olahraga dan menjadi atlet profesional,” pungkasnya.
Ia berharap keberhasilan dua atlet futsal putri Bengkulu menembus TC seleksi Timnas Putri U-16 Indonesia menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan mengejar prestasi, sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di Bengkulu mampu melahirkan atlet yang berpeluang bersaing di level nasional.
