Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu menaruh harapan besar kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu agar menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat yang belum terjangkau program pemerintah. Harapan itu disampaikan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, saat melantik dan mengambil sumpah jabatan lima komisioner Baznas Provinsi Bengkulu periode 2026–2031 di Balai Semarak, Selasa (4/8).
“Baznas harus hadir membantu rakyat. Banyak persoalan masyarakat yang tidak bisa dijangkau APBD maupun APBN. Di situlah Baznas harus bergerak cepat memberikan solusi,” tegas Helmi Hasan.
Menurut Helmi, saat ini masyarakat hidup di era keterbukaan sehingga setiap kebijakan dan tindakan pemerintah menjadi perhatian publik.
“Hari ini kita hidup seperti ikan di dalam akuarium. Semua orang bisa melihat dan menyampaikan pendapat. Karena itu Baznas harus menjadi lembaga yang cepat mengeksekusi bantuan ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kepedulian Bengkulu tidak boleh terbatas hanya pada wilayah sendiri. Menurutnya, Bengkulu harus ikut membantu daerah lain yang sedang dilanda bencana, seperti Sumatera Barat, Jawa Barat, maupun provinsi lainnya.
“Kalau kita membantu orang lain, langit akan membantu kita. Bengkulu harus memiliki kepedulian, bukan hanya untuk daerah sendiri, tetapi juga bagi saudara-saudara kita di daerah lain yang tertimpa musibah,” katanya.
Helmi juga mengapresiasi kinerja komisioner Baznas periode sebelumnya yang dinilai telah bekerja dengan baik hingga membawa prestasi bagi Baznas Provinsi Bengkulu.
Kepada komisioner yang baru, ia berpesan agar menjaga kekompakan dan menghindari sikap yang mengedepankan kesukuan maupun kepentingan kelompok.
“Baznas harus diisi orang-orang yang kompak. Jangan membawa persoalan kesukuan. Yang terpenting adalah bekerja cepat dan hadir untuk membantu rakyat,” pesannya.
Lima komisioner Baznas Provinsi Bengkulu periode 2026–2031 yang dilantik yakni Ustaz Yulkamra sebagai Ketua, serta Adi Sukmono, Romli, Harmudiya, dan Nazief sebagai anggota.
Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Bengkulu, Ustaz Yulkamra, menyatakan siap menjalankan arahan gubernur dengan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
“Kami akan mengikuti arahan Pak Gubernur untuk lebih banyak turun ke lapangan membantu masyarakat yang membutuhkan. Langkah pertama adalah memperkuat koordinasi internal agar program Baznas berjalan maksimal,” ujar Yulkamra.
Ia menambahkan, Baznas Provinsi Bengkulu menargetkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) mencapai Rp5 miliar per bulan sebagai upaya memperluas manfaat bagi masyarakat.





