Bengkulu – Anggota DPRD Kota Bengkulu dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Daerah Pemilihan (Dapil) III meliputi Kecamatan Selebar dan Kampung Melayu, Dr. Hj. Desy Maryani, S.H., M.H., menggelar Reses Kedua Anggota DPRD Kota Bengkulu Masa Sidang Kedua Tahun 2026 dengan tema “Menyerap dan Menyalurkan Aspirasi Masyarakat Kota Bengkulu.” Kegiatan reses berlangsung pada 1 hingga 3 Agustus 2026 dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai aspirasi terkait pembangunan dan pelayanan publik.
Dalam dialog bersama warga Kelurahan Betungan, berbagai usulan disampaikan, mulai dari perbaikan jalan, drainase, bahu jalan, pemasangan dan perbaikan lampu jalan, hingga peningkatan pelayanan BPJS Kesehatan. Warga juga berharap berbagai aspirasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.

Menanggapi hal itu, Dr. Hj. Desy Maryani menegaskan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian dan diperjuangkan melalui DPRD Kota Bengkulu.
“Aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat pada reses kali ini berkaitan dengan infrastruktur, mulai dari perbaikan jalan, drainase, bahu jalan, hingga lampu jalan. Seluruh usulan tersebut akan kami perjuangkan sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran,” ujar Desy Sabtu (1/8/2026).
Selain persoalan infrastruktur, masyarakat juga mengusulkan agar layanan BPJS Kesehatan dapat dimanfaatkan lebih optimal, termasuk untuk pemeriksaan kesehatan seperti cek darah dan layanan medis lainnya.
Desy menjelaskan, sebagian besar usulan pembangunan yang telah diajukan pada tahun-tahun sebelumnya sudah direalisasikan. Sementara itu, usulan yang masuk pada tahun 2025 baru dapat direalisasikan sebagian karena keterbatasan anggaran pemerintah.
Menjawab pertanyaan warga mengenai adanya persoalan hukum di salah satu dinas yang dikhawatirkan berdampak terhadap pembangunan, Desy memastikan roda pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
“Terkait adanya persoalan hukum di salah satu dinas, saya berharap masyarakat tidak perlu khawatir. Insya Allah roda pemerintahan Kota Bengkulu tetap berjalan sebagaimana mestinya sehingga program-program pembangunan tetap dapat dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, Lurah Betungan, Nanto, mengapresiasi pelaksanaan reses yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan di lingkungannya.
Menurut Nanto, sejumlah usulan yang selama ini belum tersampaikan akhirnya dapat disampaikan secara langsung kepada anggota DPRD, terutama terkait perbaikan jalan, lampu jalan, dan kebutuhan infrastruktur lainnya.
“Alhamdulillah, usulan masyarakat mendapat respons positif dari Ibu Dr. Hj. Desy Maryani. Kami berharap usulan tersebut dapat direalisasikan secara bertahap, khususnya pada tahun 2027 untuk wilayah RT 03 dan sekitarnya,” ujar Nanto.
Ia juga menyampaikan bahwa proposal pemasangan dan perbaikan lampu jalan telah diajukan. Beberapa titik lampu jalan yang mengalami kerusakan di jalan utama akan segera dilaporkan kepada dinas terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.
Selain itu, Nanto mengungkapkan bahwa sejumlah persoalan yang sempat terjadi telah diselesaikan melalui mediasi. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu pelaksanaan kesepakatan yang telah dicapai bersama.
“Alhamdulillah, beberapa persoalan sudah selesai melalui mediasi. Untuk tindak lanjutnya, kita tinggal menunggu pelaksanaan kesepakatan pada tahun depan. Pihak manajemen Indomarco juga telah menyatakan kesediaannya untuk mengakomodasi hasil kesepakatan bersama yang telah dicapai,” ungkapnya.
Melalui kegiatan reses ini, Dr. Hj. Desy Maryani menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran Pemerintah Kota Bengkulu.











