Bengkulu – Persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan menjadi aspirasi utama masyarakat dalam Reses Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Tahun 2026 yang dilaksanakan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Partai Hanura, Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring.
Kegiatan reses yang mengusung tema “Menyerap, Menyalurkan dan Memperjuangkan Aspirasi Masyarakat Kota Bengkulu” tersebut merupakan rangkaian masa reses pada 15–19 Juli 2026. Reses yang digelar di Kecamatan Muara Bangkahulu, Minggu (19/7/2026), dihadiri ratusan warga dari berbagai kecamatan di Kota Bengkulu, termasuk perwakilan kelompok bank sampah dari Kecamatan Muara Bangkahulu, Teluk Segara, Sungai Serut, dan sejumlah kecamatan lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan BPJS Kesehatan Provinsi Bengkulu serta Direktur Klinik Harmonisasi CHI Medika (HCM) yang berdialog langsung dengan masyarakat mengenai berbagai persoalan layanan kesehatan.
Dalam dialog, masyarakat menyampaikan masih banyak warga yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, baik melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) maupun program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Selain itu, tidak sedikit kartu BPJS milik warga yang sudah tidak aktif sehingga tidak dapat digunakan saat membutuhkan pelayanan kesehatan.
Menanggapi hal itu, Usin Abdisyah Putra Sembiring menegaskan persoalan jaminan kesehatan harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Jangan sampai ada masyarakat yang tidak bisa berobat hanya karena belum memiliki BPJS atau kepesertaannya sudah tidak aktif. Pemerintah daerah harus hadir dengan menambah alokasi anggaran, baik melalui APBD Provinsi maupun APBD Kota, agar seluruh masyarakat memperoleh jaminan pelayanan kesehatan,” tegas Usin.
Menurut Usin, kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang wajib dijamin negara. Karena itu, seluruh warga harus memiliki akses yang sama terhadap layanan kesehatan tanpa terkendala status kepesertaan BPJS.
Selain persoalan BPJS, masyarakat juga mengusulkan peningkatan fasilitas kesehatan, mulai dari pengembangan klinik, perbaikan rumah sakit, hingga peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas milik pemerintah.
Warga juga meminta pemerintah memperbaiki jaringan irigasi di sejumlah wilayah Kota Bengkulu yang dinilai membutuhkan penanganan untuk mendukung sektor pertanian.
Usin memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dihimpun dan diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.
“Semua aspirasi masyarakat akan kami kawal dan perjuangkan. Harapannya, usulan-usulan ini dapat direalisasikan sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah,” pungkasnya.





