Waka I DPRD Bengkulu Tagih Janji Pelindo, Jalan Pelabuhan Rusak Parah Hambat Aktivitas Batu Bara
Charger | Bengkulu – Wakil Ketua (Waka) I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menagih komitmen PT Pelindo Regional II Bengkulu terkait pembangunan jalan akses pelabuhan menuju Teluk Sepang, saat kunjungan kerja bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Rabu (21/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, manajemen PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB) menyampaikan keluhan serius mengenai kondisi jalan pelabuhan yang rusak parah. Jalan tersebut merupakan jalur utama pengangkutan material batu bara menuju pembangkit listrik, sekaligus akses harian karyawan dan masyarakat sekitar.
Teuku Zulkarnain menegaskan bahwa pihak Pelindo sebelumnya telah berjanji akan membangun jalan akses utama pelabuhan pada tahun 2026. Namun, memasuki awal tahun ini, belum ada kejelasan realisasi di lapangan.
“Tahun 2025 kemarin Pelindo berjanji pembangunan dilakukan tahun 2026. Sekarang kita tunggu realisasi dan komitmen mereka,” tegas Teuku.

Menurutnya, DPRD Provinsi Bengkulu meminta kepastian tahapan pembangunan secara rinci, mulai dari jadwal lelang hingga waktu pelaksanaan pekerjaan fisik.
“Tahun 2026 ini kami minta kepastian, bulan berapa mulai dikerjakan. Kalau tidak ada kejelasan, tentu akan kami tindak lanjuti kembali,” ujarnya.
Teuku juga menekankan bahwa Pelindo telah mengakui jalan tersebut merupakan kewenangan mereka, karena menjadi akses utama aktivitas pelabuhan.
“Pelindo sudah mengakui bahwa pembangunan jalan itu menjadi kewenangan mereka,” katanya.
Kondisi jalan yang rusak dinilai semakin memprihatinkan. Saat rombongan DPRD Provinsi Bengkulu dan OPD melakukan inspeksi mendadak ke PT TLB, mereka harus melintasi jalan berlubang besar dengan kedalaman mencapai sekitar satu meter. Jalan tersebut hanya dapat dilewati kendaraan bertipe tinggi, sementara kendaraan operasional dan karyawan harus ekstra berhati-hati.
Selain menghambat distribusi batu bara, kerusakan jalan pelabuhan juga berdampak langsung terhadap keselamatan pekerja dan masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
DPRD Provinsi Bengkulu menegaskan akan terus mengawal komitmen Pelindo agar pembangunan jalan pelabuhan benar-benar direalisasikan pada tahun 2026 sesuai janji yang telah disampaikan.