Ustadzah Tita Aryani Mengaku Dipecat Setelah 12 Tahun Mengabdi di SDIT Rabbani, Pertanyakan Hak Pesangon

Daerah28 Dilihat

Bengkulu – Ustadzah Tita Aryani mengaku diberhentikan dari pekerjaannya sebagai guru di SDIT Rabbani setelah mengabdi selama 12 tahun. Selain mempertanyakan hak pesangon, ia juga berharap pihak yayasan menerbitkan surat keterangan yang menyatakan masa pengabdiannya di sekolah tersebut.

Kepada wartawan, Ustadzah Tita menuturkan bahwa pada Rabu, 5 Agustus 2026, sekitar pukul 14.25 WIB, dirinya dipanggil ke ruangan kepala sekolah. Setelah berlangsung pembicaraan singkat, ia diberitahu bahwa dirinya dirumahkan atau diistirahatkan dari tugas mengajar. Terhitung mulai 6 Agustus 2026, ia tidak lagi bekerja di SDIT Rabbani.

Menurut Ustadzah Tita, pada hari yang sama terdapat tiga guru yang juga mengalami pemberhentian.

Ia mengatakan alasan yang disampaikan kepadanya adalah karena dinilai tidak mencerminkan akhlak atau karakter guru Rabbani. Menurutnya, alasan tersebut juga tertulis dalam surat pemberhentian yang diterimanya.

Ustadzah Tita berharap pihak yayasan dapat memberikan surat keterangan yang menyatakan dirinya pernah mengajar di SDIT Rabbani selama 12 tahun sebagai bukti masa pengabdian.

Terkait pesangon, Ustadzah Tita mengaku pada Kamis, 6 Agustus 2026, menemui Ustadz Syamlan untuk menanyakan hak tersebut. Menurut pengakuannya, Ustadz Syamlan menyampaikan bahwa persoalan pesangon masih akan dipertimbangkan. Ia juga mengaku mendapat penjelasan bahwa pesangon tidak diberikan karena dirinya dianggap keluar atau berhenti bekerja di tengah jalan.

Namun, Ustadzah Tita membantah anggapan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mengundurkan diri, melainkan diberhentikan oleh pihak yayasan.

Ustadzah Tita juga menunjukkan surat pemberhentian yang diterimanya dari pihak sekolah. Menurut penuturannya, surat tersebut ditujukan kepadanya selaku Wali Kelas 3 Ayyub dan menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan serta evaluasi terhadap kinerjanya, ia dinilai memiliki karakter dan adab yang tidak sesuai dengan karakter guru Rabbani.

Masih berdasarkan penuturan Ustadzah Tita, dalam surat tersebut pihak sekolah menyatakan bahwa terhitung mulai 6 Agustus 2026 dirinya sudah tidak lagi bekerja di SDIT Rabbani. Meski demikian, surat itu juga memuat ucapan terima kasih dari pihak sekolah atas kinerja yang telah diberikannya selama mengabdi di lembaga tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SDIT Rabbani maupun yayasan belum memberikan keterangan resmi terkait pernyataan Ustadzah Tita Aryani. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi untuk mendapatkan penjelasan dari pihak sekolah sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *